PROGRAM HAMIL
25 Februari 2020

7 Potret Perjalanan IVF Adiezty Fersa dan Gilang Dirga, Semoga Lancar!

Kita lihat yuk Moms perjuangan pasangan ini
placeholder

Sumber: instagram.com/gilangdirga

placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Menanti kahadiran buah hati setelah menikah adalah hal-hal yang ditunggu setiap pasangan.

Ada yang memilih untuk menunda untuk memiliki anak karena ingin merasakan masa-masa pacaran dulu, ada juga yang ingin langsung memiliki anak.

Mungkin ini yang tengah dirasakan oleh Gilang Dirga dan Adiezty Fersa. Tiga tahun menikah, Gilang dan Adiez masih belum dikaruniai anak.

Bahkan Adiez harus rela mengalami keguguran berulang kali akibat faktor pembuahan yang tidak sempurna.

Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Dibicarakan dengan Pasangan Sebelum Memulai Program Hamil

Perjalanan Program IVF Gilang Dirga dan Adiezty Fersa

Bagaimana ya perjalanan program IVF keduanya dari awal? Kita cek yuk, Moms!

1. Bayi Mengalami Kelainan Jantung Bawaan Berat

gilang dirga dan istri, gilang dan adiezty, program IVF

Foto: instagram.com/adieztyfersa

Kebahagiaan karena akan bertemu dengan buah hati yang selama ini ditunggu-tunggu pernah dirasakan oleh Gilang dan Adiez.

Sayangnya di usia kehamilan 22 minggu, calon anak Gilang dan Adiez ini harus keluar dari rahim sang istri.

Dalam salah satu postingan Instagramnya, Gilang pernah mengungkapkan apa alasan bayi ini tidak bisa bertahan.

“Kami harus mengikhlaskan bayi kami di usia kehamilan 22 minggu karena kelainan jantung berat bawaan si bayi. Penyebabnya lagi-lagi 'pembuahan yang tidak sempurna'," tulis Gilang Dirga.

2. Menjalani Analisis Sperma

gilang dirga dan istri, gilang dan adiezty, program IVF

Foto: instagram.com/gilangdirga/

Berkaca dari pengalaman kehamilan sebelumnya, Gilang Dirga dan istri lebih berhati-hati untuk mencoba memiliki anak kembali.

Pada 6 Januari 2020 lalu, Gilang dan Adiez mulai menjalani program IVF dengan rutin berkonsultasi dengan dokter.

Bahkan, untuk mempersiapkan hal ini, Gilang pun sudah menjadwalkan untuk melakukan analisis sperma.

Tes sperma ini biasa dilakukan untuk mengetahui kesuburan laki-laki.

Baca Juga: Ini Pengaruh Kurang Tidur pada Kualitas Sperma

3. Menambah Jenis Suntikan

gilang dirga dan istri, gilang dan adiezty, program IVF

Foto: instagram.com/gilangdirga/

Sama dengan Gilang Dirga, sang istri pun menjalani beberapa pemeriksaan.

Mulai dari kondisi telur di dalam rahim, hingga melakukan pengecekan laboratorium.

Sementara itu, Adiezty melakukan pengecekan kembali mulai dari kondisi telur di dalam rahim hingga cek laboratorium.

"Oh iya, per-tanggal 6 itu suntikan aku juga nambah. Nggak cuma Pergoveris aja, tetapi ada Cetrotide juga yang berfungsi untuk mencegah terjadinya ovulasi (pecah sel telur)," tulis Adiezty di salah satu unggahan fotonya.

4. Mengikuti Kelas Edukasi Program IVF

gilang dirga dan istri, gilang dan adiezty, program IVF

Foto: instagram.com/gilangdirga/

Agar program IVF yang dijalani bisa berjalan dengan lancar, Gilang dan Adiez juga mengikuti kelas edukasi untuk mengetahui informasi yang lebih detail mengenai IVF.

Keduanya mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dan juga melakukan cek laboratorium untuk progesterone dan estradiol.

Progesterone adalah hormon steroid yang berperan untuk mempersiapkan tubuh perempuan sehat agar dapat segera hamil, sekaligus mampu bekerja sama dengan beberapa hormon lainnya.

Baca Juga: Membesarkan Otot dengan Steroid Anabolik, Pengaruhi Kesuburan Pria?

Sedangkan estradiol adalah pemeriksaan menggunakan sampel darah untuk mengukur konsentrasi estradiol dalam darah.

5. Memiliki 7 Sel Telur Matang

gilang dirga dan istri, gilang dan adiezty, program IVF

Foto: instagram.com/gilangdirga/

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, perjalanan program Gilang Dirga dan istri menemukan titik terang.

Ketika melakukan USG, Adiez mengungkapkan bahwa sel telurnya bertambah menjadi 7 buah.

“Alhamdulillah ada 7 telur yang matang yang berarti nggak perlu tambah suntikan lagi. Berarti juga malamnya aku harus disuntik Ovidrel (pemecah telur), waktu injeksinya harus tepat 36 jam sebelum tindakan OPU (Ovum Pick Up),” jelas Adiezty.

6. Tahap Ovum Pick Up (OVU)

gilang dirga dan istri, gilang dan adiezty, program IVF

Foto: instagram.com/gilangdirga/

Gilang dan Adiez akhirnya sampai pada tahap OVU. Di tahap ini, dokter akan melakukan proses pengambilan telur dari Adiezty. Lalu akan dipertemukan di laboratorium oleh sel sperma.

"Aku diharuskan puasa sekitar 6 jam sebelum tindakan dan harus dalam keadaan steril paginya (jadi setelah mandi nggak boleh pakai make up, lotion, deodorant dan parfum,” cerita Adiezty.

Baca Juga: Selain Makan Sehat, 5 Hal Ini Memaksimalkan Kualitas Sperma

Namun menurutnya, tindakan OPU yang dijalani tidak berlangsung lama hanya 30 menit saja.

7. Ingin Memiliki Anak Kembar

gilang dirga dan istri, gilang dan adiezty, program IVF

Foto: instagram.com/gilangdirga/

Akhirnya setelah melakukan serangkaian tes dan pemeriksaan untuk program IVF, Gilang Dirga dan Adiezty pun sampai pada tahap penanaman embrio di dalam rahim.

Tidak mau menyia-nyiakan hal ini, Gilang dan Adiezty berencana untum mentransfer 2 embrio sekaligus untuk ditanam di rahim sang istri.

Wah, selamat ya Gilang dan Adiezty. Semoga semuanya berjalan lancar sampai Si Kecil lahir nantinya.

Artikel Terkait