BALITA DAN ANAK
12 September 2019

Perkembangan Balita 1-3 Tahun dalam Menggambar dan Menulis

Cek apakah keterampilan corat-coret Si Kecil sudah sesuai usianya
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menulis dan menggambar memerlukan keterampilan motorik halus. Kemampuan ini akan sangat dibutuhkan Si Kecil di masa yang akan datang. Tidak heran, kemampuan ini menjadi kemampuan dasar yang perlu dikuasai oleh Si Kecil.

Namun, terkadang banyak orang tua yang bingung harus mulai mengajarkan menulis dan menggabar sejak kapan. Nah, agar tidak salah, yuk cari tahu perkembangan perkembangan balita dalam menggambar dan menulis apakah sudah sesuai dengan umurnya melalui milestones ini.

Baca Juga: 5 Aktivitas Untuk Mempersiapkan Balita Belajar Menulis

Perkembangan Balita pada Usia 12-18 Bulan

12-18 Bulan.jpg

Foto: babycenter.com

Balita di usia ini meniru orang yang lebih besar saat menulis. Di usia 12-13 bulan, beberapa balita sudah bisa menggenggam krayon dan mencoret-coret kertas dengan tidak sengaja.

Sekitar 16 bulan, ia mulai pandai membuat coretan, bukan sekadar memukul-mukulkan krayon atau spidol ke kertas.

Anak mencorat-coret di dinding? Tandanya perkembangan menulisnya sudah baik!

Perkembangan Balita pada Usia 19-25 Bulan

19-25 Bulan.jpg

Foto: verywellfamily.com

Coretan balita mulai berbentuk meski ia belum bisa menulis angka dan huruf. Anak terpesona dengan krayon, pulpen, pensil warna, dan apapun yang bisa ia gunakan untuk menggambar.

Balita mulai menghabiskan lebih banyak waktu untuk satu gambar serta lebih memenuhi kertas, bukan sekadar satu coretan per kertas. Anak bisa meniru gambar garis meski mungkin belum lurus.

Coba gunakan kertas berukuran 46 x 56 cm. Biasanya anak di umur ini bisa mewarnai atau menggambar tanpa keluar kertas. Kertas yang terlalu kecil akan menyulitkan anak-anak.

Anak mulai memegang alat gambar menggunakan jempol dan ujung jari meski masih mencorat-coret dengan menggerakkan lengan ke depan dan belakang.

Jika anak usia 2 tahun masih memegang krayon dengan genggaman, tidak bisa meniru garis vertikal, cenderung memukul-mukul atau memakan krayon dibanding menggambar dengannya, atau mencorat-coret keluar kertas ukuran 46 x 56 cm, Moms tampaknya perlu berbicara dengan bagian terapi okupasi.

Baca Juga: Bikin Latihan Menulis Balita Lebih Menyenangkan dengan 3 Aktivitas Ini!

Perkembangan Balita pada Usia 26-30 Bulan

25-36 bulan.jpg

Foto: blogspot.com

Anak usia 29-30 bulan mulai membuat seni, bukan sekadar corat-coret tak berarti. Mereka lebih tertarik pada mewarnai dan melukis, mulai menambahkan warna, serta mencoba merepresentasikan benda nyata.

Jika Moms melihat lebih dekat, anak terlihat mulai melibatkan bahasa dalam gambar yang ia buat. Coretan yang besar adalah benda, sedangkan tulisan cakar ayam adalah huruf. Bahkan, Si Kecil juga mulai menandatangani gambar.

Anak di umur ini biasanya memegang krayon dengan jari-jarinya meski tampak masih kaku. Sebagian krayon mungkin bersandar di atas tangannya atau berada di bawah tangannya. Kebanyakan anak juga bisa menggunakan kuas dan cat.

Anak 3 tahun yang tidak mencorat-coret kertas jika diberi alat gambar, tidak bisa meniru Moms membuat garis vertikal, horizontal, dan lingkaran, serta masih menggenggam krayon dengan kepalan sebaiknya dikonsultasikan ke ahli terapi okupasi.

Baca Juga: 5 Cara Mengajarkan Balita Menulis Namanya

Perkembangan Balita pada Usia 31-36 Bulan

31-36 Bulan.jpg

Foto: futurity.org

Di usia 2,5 tahun, anak bisa memegang pensil atau krayon tebal dengan posisi menulis yang ajek. Menurut pakar perkembangan anak asal Amerika Serikat Nina Lief, anak di usia ini menguasai gerakan turun dan naik yang dibutuhkan untuk membuat huruf V yang lebih sulit dan memerlukan keterampilan dibanding garis lurus.

"Di umur 2,5-3 tahun, anak mulai bisa membuat lingkaran. Sebagian anak mulai bisa menulis beberapa coretan mirip huruf, bahkan ada juga yang mulai menulis namanya saat menginjak umur 3 tahun," jelasnya seperti dikutip dari Babycenter.com.

Jangan memaksa anak belajar menulis, ya, Moms. Tunggu sampai dia benar-benar tertarik dan antusias. Menulis adalah kemampuan yang tidak memiliki batas waktu formal.

Jadi, meski anak terlihat terlambat, perkembangan balita Moms bisa jadi masih sesuai umur.

(EMA)

Artikel Terkait