3-12 BULAN
6 November 2020

Perkembangan Bayi 19 Bulan, Ini yang Harus Diperhatikan

Ketahui dan beri stimulasi yang tepat agar Si Kecil tumbuh optimal di usia 19 bulannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Amelia Puteri

Saat ini usia anak Moms sudah mencapai 19 bulan? Tidak terasa ya, Moms, ternyata saat ini Si Kecil sudah mencapai usia 1,5 tahun dan menuju usia 2 tahun.

Dilansir dari situs web California Department of Education, selama tahap usia 19 bulan, Si Kecil mulai mendefinisikan dirinya sendiri. Sehingga, penting bagi orang tua untuk mengajak anak melakukan aktivitas yang memacu imajinasi dan kosa katanya.

Lalu, seperti apa saja perkembangan bayi 19 bulan yang bisa Moms perhatikan supaya bisa lebih mengoptimalkan tumbuh kembangnya?

Perkembangan Bayi 19 Bulan

Perkembangan Bayi 19 Bulan 1.jpg

Foto: freepik.com

Sebelum membicarakan apa saja kemampuan dari perkembangan bayi 19 bulan, akan dibahas terlebih dahulu bagaimana berat dan tinggi idealnya nih, Moms.

Meskipun perkembangan setiap bayi berbeda, tergantung faktor lingkungan dan genetik, tetapi menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bayi 19 bulan memiliki berat rata-rata 10 kg pada anak perempuan, 11 kg pada anak laki-laki dan tinggi rata-rata 81 cm pada anak perempuan, 83 cm pada anak laki-laki.

Apabila Moms merasa Si Kecil belum mencapai berat rata-rata atau kurva kenaikan berat badannya masih di bawah standar, Moms bisa memberikan beberapa makanan penambah berat badan. Apa saja?

Baca Juga: Cara Mempelajari dan Melatih Emosi Batita Agar Tidak Jadi Pemarah

1. Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Perkembangan Bayi 19 Bulan makanan penambah bb.jpg

Foto: freepik.com

Berikut ini beberapa makanan penambah berat badan bayi yang bisa Moms berikan untuk perkembangan bayi 19 bulan.

Keju

University of Wisconsin menyatakan bahwa keju adalah cara yang bagus untuk menambah berat badan bayi.

Berbagai jenis keju seperti keju cheddar, keju soft goat, atau cream cheese tidak hanya bisa dikonsumsi sebagai finger food, tetapi juga bisa digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan.

Moms bisa menyisipkan keju dalam kentang tumbuk, bubur, atau dilumerkan dengan nasi atau pasta. Pasti Si Kecil sangat suka, Moms.

Avokado

Perkembangan Bayi 19 Bulan avokado.jpeg

Foto: unsplash.com

Avokado dapat meningkatkan asupan kalori harian bayi yang mendukung perkembangan bayi 19 bulan, juga mengandung jenis lemak sehat yang baik untuk jantung dan asam lemak omega-3. Moms bisa menyajikan avokado dengan cara dihancurkan.

Telur

Telur merupakan bahan makanan berkalori tinggi dan bisa disajikan dengan ragam variasi. Sebutir telur mengandung sekitar 70 kalori lho, Moms.

Telur bisa disajikan dengan cara digoreng, direbus, scrambled, dan bisa ditambahkan dengan keju, krim, atau margarin. Rasa yang dihasilkan juga sangat nikmat dan umumnya disukai anak-anak.

Minyak dan Mentega

Perkembangan Bayi 19 Bulan mentega.jpeg

Foto: unsplash.com

Minyak dan mentega bisa menjadi topping yang sangat kaya kalori, lho Moms. Letakkan satu sendok teh mentega yang berbasis susu atau kedelai di atas sayuran, pasta, atau kentang tumbuk Si Kecil, atau gunakan minyak dan mentega untuk tumisan.

Moms bisa menggunakan minyak sehat seperti minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari.

Yogurt

Setiap jenis yogurt memiliki manfaat yang berbeda. Namun, hanya yogurt susu murni yang cocok untuk dikonsumsi bayi.

Yogurt memberikan Si Kecil lemak baik, kalori, probiotik, dan vitamin yang terkandung dalam susu murni. Tertarik memberikan Si Kecil yogurt untuk dikonsumsi, Moms?

2. Kemampuan Bayi 19 Bulan pada Umumnya

Perkembangan Bayi 19 Bulan 2.jpg

Foto: freepik.com

Pada perkembangan bayi 19 bulan, ada beberapa kemampuan yang sudah bisa dilakukan oleh Si Kecil.

Melansir dari situs web The Center of Parenting Education, berikut beberapa kemampuan bayi 19 bulan yang umumnya terjadi:

  • Melakukan kebalikan dari sebagian besar instruksi yang diberikan orang tua.
  • Jarang mematuhi perintah lisan apapun.
  • Menggunakan "Tidak!" sebagai kata utama.
  • Tidak mau menunggu, karena “sekarang” adalah waktu yang sangat penting.
  • Tidak tahan frustrasi.
  • Belum memiliki konsep berbagi.
  • Masih terbatas dalam memahami kata-kata.
  • Belum dewasa secara emosional sehingga mudah mengamuk atau tantrum.
  • Memiliki banyak sekali energi dan melakukan aktivitas apapun guna menyalurkan tenaga tersebut.
  • Mudah teralihkan perhatiannya dari objek atau aktivitas yang sedang dilakukan.

Meski terdengar masih banyak hal-hal yang belum dikuasai dengan baik oleh Si Kecil pada perkembangan bayi 19 bulan, tetapi ternyata pada usia ini ada banyak sekali yang sedang dipelajarinya dalam kemampuan sosial-emosional serta bahasa dan cara berpikirnya juga lho, Moms. Apa saja yang sedang dipelajari?

3. Kemampuan Sosial-Emosional

Perkembangan Bayi 19 Bulan 3.jpg

Foto: freepik.com

Berikut ini perkembangan bayi 19 bulan tentang kemampuan sosial dan emosionalnya.

  • Belajar mengatasi frustrasi.
  • Belajar menerima batas.
  • Belajar bagaimana menenangkan diri dari tantrum atau amukan.
  • Belajar menerima cara-cara mengekspresikan diri, misalnya dengan tahu kalau menangis adalah hal yang boleh dilakukan tetapi tidak dengan menendang.
  • Belajar bahwa tidak apa-apa merasa marah karena meski begitu Moms dan Dads tetap mencintainya.
  • Belajar bahwa Moms dan Dads akan selalu menjaganya tetap aman, tak peduli apapun yang terjadi.

4. Kemampuan Bahasa dan Cara Berpikir

Perkembangan Bayi 19 Bulan 4.jpg

Foto: freepik.com

  • Belajar menggunakan bahasa untuk mengekspresikan perasaan Si Kecil.
  • Belajar bahwa bahasa digunakan untuk menjelaskan gagasan-gagasan, misalnya seperti bagaimana Moms dan Dads sebagai orang tuanya menjelaskan aturan makan.
  • Belajar tentang konsep sebab dan akibat, misalnya ketika Dads mengajak ia makan, itu berarti Si Kecil harus duduk di kursi makan.

Wah, ternyata kemampuan perkembangan bayi 19 bulan sangat menakjubkan ya, Moms?

Tidak salah kalau masa-masa sebelum usia 24 bulan ini disebut sebagai golden age. Sebab, pada usia ini anak-anak sedang bertumbuh dan berkembang secara optimal.

Stimulasi Aktivitas Bayi 19 Bulan

Nah, Moms, jika mau perkembangan bayi 19 bulan berlangsung optimal, tentu Si Kecil harus diberikan stimulasi dan mainan edukatif yang tepat, nih.

Menurut jurnal penelitian berjudul Contribution of Plays and Toys to Children’s Value Education, anak-anak lebih senang belajar dengan melihat dan melakukan daripada membaca, mendengarkan, dan memahami.

Bermain adalah “pekerjaan” penting bagi anak-anak karena fungsi dasarnya ialah untuk memfasilitasi adaptasi anak-anak ke dunia. Melalui game, anak-anak dapat memahami bagaimana cara kerja di dunia.

Berikut ini beberapa aktivitas yang dapat menstimulasi perkembangan bayi 19 bulan:

1. Bermain di Lumpur

Perkembangan Bayi 19 Bulan bermain lumpur.jpg

Foto: freepik.com

Kata siapa bermain kotor-kotoran itu berbahaya, Moms? Nyatanya, dengan bermain lumpur, dapat mendukung perkembangan bayi 19 bulan. Ini karena anak bisa mengembangkan keterampilan motorik halus dan koordinasi mata tangannya, lho.

Selain itu, Si Kecil juga bisa belajar tentang tanah, tumbuhan, dan lain-lain. Jika tidak ingin terkena penyakit, batasi waktu bermain lumpur dan segera ajak Si Kecil mandi setelah beraktivitas ya, Moms.

Baca Juga: Perbedaan Gerakan pada Motorik Kasar dan Halus

2. Perburuan Harta Karun di Luar Rumah

Sebagai salah satu kegiatan menarik untuk perkembangan bayi 19 bulan, apakah Moms terbiasa mengajak Si Kecil refreshing keluar rumah setiap pagi atau sore?

Mengapa tidak dibarengi dengan stimulus aktivitas berikut ini, Moms? Berikan ember pada Si Kecil dan ajak ia untuk mengumpulkan berbagai hal menarik yang ditemukan.

Misalnya saja tongkat, daun, batu, bunga, rumput, biji-bijian, dan lain-lain. Pada saat mengumpulkan, Moms bisa menjelaskan karakteristik barang yang ia temui.

Moms dapat mengajari Si Kecil untuk mencium, meraba, bahkan memecahkan benda-benda tersebut.

3. Menjadi Koki

Perkembangan Bayi 19 Bulan koki masak.jpg

Foto: freepik.com

Beberapa hal yang bisa dikembangkan dari permainan ini ialah kemampuan motorik halus, koordinasi bilateral, dan koordinasi mata tangan pada anak. Ini tentunya berguna dalam mengoptimalkan perkembangan bayi 19 bulan.

Moms cukup siapkan tepung, biji-bijian (beras, kacang hijau), ayakan, pengocok, sendok, dan lain-lain. Lalu, gabungkan tepung dan biji-bijian dalam sebuah wadah. Biarkan Si Kecil bermain dan menjelajah.

Moms bisa mengajari anak untuk mengaduk, menuang, mencari mainan tersembunyi, atau sekadar mencampur bahan-bahan dengan tangan Si Kecil.

Baca Juga: Ingin Mulai Mengajari Anak Memasak? Begini Aturannya, Moms!

4. Menempel Selotip di Lantai

Permainan yang satu ini cukup seru lho Moms untuk perkembangan bayi 19 bulan. Awalnya, Moms bisa menempel selotip secara random di lantai. Lalu, minta Si Kecil menarik kembali selotip-selotip tersebut.

Terdengar sederhana, tetapi sebenarnya permainan ini sangat baik untuk perkembangan motorik halus, kekuatan pegangan, penguatan bahu, keseimbangan, dan kekuatan tubuh.

5. Menggiring Bola

Perkembangan Bayi 19 Bulan bola.jpg

Foto: freepik.com

Cukup sediakan keranjang pakaian atau kardus bekas, letakkan di dekat tembok, dan minta Si Kecil menggiring bola ke kardus tersebut.

Selain menantang, permainan ini bisa menstimulasi keterampilan motorik kasar, koordinasi mata tangan, dan keterampilan persepsi visual. Sangat keren ya, Moms?

Stimulasi Mainan Edukatif Bayi 19 Bulan

Setelah mengetahui beberapa aktivitas untuk perkembangan bayi 19 bulan, berikut ini beberapa mainan edukatif yang bisa Moms berikan untuk Si Kecil.

1. Stacker

perkembangan bayi 19 bulan stacker.jpg

Foto: orami.co.id

Mainan edukatif stacker biasanya terdiri dari beberapa warna dan bentuk. Melalui mainan ini, Si Kecil bisa melatih kemampuan motorik, kemampuan kognitif, pengetahuan akan warna, bentuk, dan ukuran.

Menumpuk cincin dengan ukuran berbeda-beda adalah cara yang bagus bagi bayi untuk mengembangkan kemampuan visual-spasialnya. Plus, Si Kecil pun bisa belajar tentang konsep lebih besar dan lebih kecil.

2. Puzzle

Puzzle merupakan mainan edukatif yang sangat baik karena bisa membantu Si Kecil melatih pola dan pemecahan masalah. Selain itu, puzzle juga bisa melatih kemampuan motoriknya seperti kekuatan pegangan dan koordinasi tangan mata.

Moms bisa membelikan berbagai bentuk puzzle, misalnya puzzle angka, binatang, tumbuhan, karakter kartun, dan lain-lain.

Baca Juga: 5 Manfaat Bermain Puzzle Bagi Balita

3. Mainan Musik

perkembangan bayi 19 bulan musik.jpg

Foto: orami.co.id

Playgroup NSW menyatakan ada beberapa alasan mengapa musik penting bagi balita, yakni meningkatkan kemampuan sensorik, kemampuan baca tulis dan berhitung, mengembangkan kosakata, membangun koordinasi, dan peningkat mood.

Untuk itu, tak ada salahnya menyediakan beberapa mainan musik di rumah bagi Si Kecil yang berusia 19 bulan, Moms.

Baca Juga: Pilihan Buku Yang Cocok Digunakan Oleh Balita

4. Buku

Moms, sejak usia 19 bulan, bayi sebenarnya sudah bisa mengerti apabila diberikan buku, lho.

Penelitian berjudul Using Toys to Support Infant-Toddler Learning and Development menyatakan, buku merupakan cara yang sangat baik dan menyenangkan bagi anak-anak untuk menemukan nama benda dan mempelajari bahwa gambar mewakili hal-hal nyata.

Tak hanyak itu, buku juga meningkatkan literasi, melatih bahasa, kosakata, prediksi, dan pertanyaan 5W (what, where, when, who, why).

Sediakan buku yang berisi gambar benda sehari-hari, binatang, tanaman, dan lain-lain. Supaya lebih aman, Moms bisa membeli buku yang berbahan karton tebal agar tidak mudah disobek Si Kecil.

Moms, itulah informasi seputar perkembangan bayi 19 bulan yang bisa dijadikan acuan. Semoga Si Kecil sehat selalu dan perkembangannya bisa berjalan optimal, ya!

Artikel Terkait