DI ATAS 5 TAHUN
24 Maret 2020

4 Tahapan Perkembangan Sosial Emosional Anak SD, Wajib Tahu!

Seperti apa kemampuan sosial emosional yang seharusnya dikuasai anak SD?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Perkembangan sosial emosional anak memang tidak terlalu kentara, tapi sebenarnya sama penting dengan perkembangan fisik/motorik maupun perkembangan kognitif.

Menurut U.S. Department of Mental Health & Human Services, perkembangan sosial emosional anak berkaitan dengan kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, mengendalikan perasaan dan perilaku, bergaul dengan teman sebaya, juga berinteraksi dengan orang dewasa.

Kemampuan sosial emosional anak sangat berpengaruh pada kesuksesan akademis dan kelancaran fungsi berbagai area kehidupannya, sehingga perlu dipantau perkembangannya.

Tahapan Perkembangan Sosial Emosional Anak SD

Terlepas dari kecepatan perkembangan setiap anak yang berbeda, tonggak perkembangan sosial emosional berikut umumnya dicapai anak pada rentang usia tertentu.

Baca Juga: 4 Tahapan Perkembangan Motorik Anak SD, Catat!

1. Kelas 1 (6-7 Tahun)

Tonggak Perkembangan Sosial Emosional Anak SD (Usia 6-12 Tahun) 1.jpg

Foto: Freepik.com

Rasa kemandirian anak semakin meningkat di awal sekolah, tapi semakin membutuhkan perhatian dan persetujuan dari orang tua. Si Kecil juga mulai memahami kalau hubungan pertemanan sebenarnya bisa dipengaruhi oleh berbagai hal di luar kendalinya.

Di akhir kelas 1 SD, berbagai tonggak perkembangan sosial emosional anak yang umumnya sudah dicapai adalah:

  • Mudah bertengkar dan baikan dengan teman, juga mulai sering berkomentar tentang temannya.
  • Mudah tersinggung perasaannya, tapi juga mulai bisa mengerti perasaan orang lain.
  • Selalu ingin menyenangkan orang lain dan selalu ingin jadi nomor satu.
  • Bisa membedakan salah dan benar, dan mulai mencari celah dalam aturan supaya bisa mendapatkan keinginannya.
  • Tumbuh kesadaran akan pandangan orang lain terhadap dirinya.
  • Mulai memahami perasaan malu.

2. Kelas 2 dan 3 (7-9 Tahun)

Tonggak Perkembangan Sosial Emosional Anak SD (Usia 6-12 Tahun) 2.jpg

Foto: Freepik.com

Di usia ini anak mulai punya beberapa teman baik, tapi hubungan pertemanannya masih mudah berubah akibat pengaruh berbagai faktor.

Si Kecil juga sangat ingin diterima oleh teman sebayanya, dan banyak mencoba berbagai kepribadian baru untuk tahu mana yang paling cocok untuknya.

Di akhir kelas tiga, sebagian besar anak akan menunjukkan perkembangan sosial emosional seperti:

  • Mulai suka menjadi bagian dari suatu kelompok.
  • Bisa membedakan fakta, fiksi, dan fantasi.
  • Menunjukkan perubahan emosi ekstrim, tapi cepat kembali lagi seperti sedia kala.
  • Mulai melihat dunia kesehariannya dari berbagai sudut pandang berbeda.
  • Semakin menyadari pandangan orang lain tentang dirinya.
  • Mulai berbagi rahasia dan candaan dengan temannya.
  • Ingin bersikap baik, tapi belum cermat dalam mengikuti perintah.

Baca Juga: 7 Mainan untuk Membantu Perkembangan Anak Autis

3. Kelas 4 dan 5 (9-11 Tahun)

Tonggak Perkembangan Sosial Emosional Anak SD (Usia 6-12 Tahun) 3.jpg

Foto: Freepik.com

Di kelas empat dan lima, anak mulai menyesuaikan diri dengan perubahan fisik dan sebagian di antaranya juga ada yang mulai memasuki masa puber.

Menurut studi yang dilansir National Institutes of Health, pada rentang usia ini kebutuhan anak untuk diterima sebagai bagian kelompok semakin besar, sehingga fokusnya lebih besar untuk teman dan komunitasnya.

Berikut adalah perkembagan sosial emosional lain yang ditunjukkan anak di akhir kelas 5 SD.

  • Lebih bisa mengendalikan emosi, tapi masih sering mengalami mood swing dan rasa tidak percaya diri.
  • Mulai pandai mengatasi konflik dan bernegosiasi.
  • Mulai mengetes sejauh mana mereka bisa mengubah batasan dan aturan yang sudah ada.
  • Mulai banyak mengambil keputusan untuk dirinya sendiri.
  • Memiliki hubungan pertemanan yang lebih kompleks dan kuat.
  • Lebih banyak aktif di kegiatan dengan teman ketimbang keluarga.
  • Memahami bahwa hubungan pertemanan bukan sekadar tentang persamaan minat.
  • Mulai tertarik pada teman lawan jenis atau pura-pura tertarik pada teman lawan jenis agar diterima oleh teman sebaya.

4. Kelas 6 (11-12 Tahun)

Tonggak Perkembangan Sosial Emosional Anak SD (Usia 6-12 Tahun) 4.jpg

Foto: Freepik.com

Di tahun terakhir sekolah dasar, bisa dibilang anak berada dalam masa transisi menjadi seorang remaja. Kemandiriannya semakin matang dan pengaruh teman pun semakin kuat, sehingga perlu terus didampingi dan dipantau kondisi sosial emosionalnya.

Beberapa tonggak perkembangan yang ditunjukkan anak kelas 6 SD di antaranya adalah:

  • Sangat peduli dengan pandangan orang lain tentang dirinya, tapi juga meyakini kalau pengalaman dan emosinya tidak dialami oleh orang lain.
  • Mulai bisa membaca perspektif dan emosi orang lain.
  • Mampu menentukan sudut pandang dalam melihat suatu masalah.
  • Mulai bisa mengendalikan reaksinya terhadap suatu hal.
  • Mulai bisa menempatkan diri di berbagai situasi dan lingkungan berbeda.

Baca Juga: 6 Tips untuk Membantu Perkembangan Anak Prasekolah

Untuk mendukung perkembangan sosial emosional anak yang sehat dan positif, penting sekali untuk menjaga kelancaran komunikasi antara orang tua dan anak serta menerapkan batasan dan aturan tegas ya, Moms.

Bagaimana menurut Moms, apalagi yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung perkembangan sosial emosional anak?

(WA)

Artikel Terkait