PROGRAM HAMIL
3 September 2019

Perlu Diketahui, Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid

Jika ingin mengetahui masa subur, mulailah secara teratur mencatat periode haid!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Menghitung masa subur setelah haid adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesempatan dalam memperoleh keturunan. Jadi, jika Moms sedang merencanakan untuk punya anak, perlu dilakukan pencatatan periode haid.

Ayo disimak cara menghitung masa subur wanita setelah haid!

Siklus Haid

Perlu Diketahui, Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid 3.jpg

Foto: freepik.com

Siklus haid adalah rentang waktu sejak hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya. Siklus haid yang normal adalah setiap 21-35 hari. Hari ke-1 (satu) pada siklus haid adalah hari pertama haid terjadi. Tepatnya saat dinding rahim meluruh dan keluar bersama darah dari vagina.

Pada masa haid, sel telur akan berkembang di dalam ovarium. Saat sel telur sudah matang, ovarium akan melepaskan sel telur tersebut, peristiwa ini disebut ovulasi.

Namun, siklus haid kadang juga berubah dan itu normal.

"Kebanyakan wanita tidak mendapatkan menstruasi pada hari yang sama di bulan itu. Jadi, masalah siklus berubah itu normal-normal saja," ungkap Mary Rosser, asisten profesor dan dokter yang menangani kebidanan dan ginekologi di Montefiore Medical Center di Bronx, New York.

Waktu Ovulasi

Perlu Diketahui, Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid 2.jpg

Foto: freepik.com

Kapan ovulasi terjadi? Biasanya, ovulasi terjadi sekitar 12–14 hari sebelum hari pertama haid selanjutnya. Namun, hal ini bergantung pada siklus haid masing-masing individu.

Jika siklus haidnya pendek, misalnya hanya 22 hari, maka ovulasi dapat terjadi hanya beberapa hari setelah haid berakhir. Jadi, waktu ovulasi bisa berbeda pada tiap wanita. Untuk itu, penting bagi Moms mengetahui siklus haid agar dapat memperkirakan waktu ovulasi.

Baca juga: Penting! Ini 15 Fakta Ovulasi yang Harus Kita Ketahui

MENGHITUNG MASA SUBUR

Perlu Diketahui, Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid 4.jpg

Foto: freepik.com

Waktu ovulasi erat hubungannya dengan masa subur seorang wanita. Selain proses ovulasi, kehamilan juga sangat ditentukan oleh proses sperma menjangkau sel telur. Agar dapat hamil, sel telur yang telah matang ini harus dibuahi dalam waktu 12 hingga 24 jam. Begini tahapannya:

  • Masa subur terjadi di sekitar waktu ovulasi, kira-kira lima hari sebelum ovulasi terjadi.
  • Rata-rata wanita yang siklus haidnya teratur 28 hari, mengalami masa subur di antara hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah hari pertama haid terakhir. Namun, bila siklusnya berbeda, bisa kembali ke informasi di atas.
  • Hal yang menjadi tantangan adalah lama masa haid wanita bisa berubah dari waktu ke waktu, biasanya berlangsung 2-7 hari. Kondisi ini membuat ovulasi dapat berbeda sepekan lebih cepat atau lebih lambat dibanding periode sebelumnya.
  • Teori yang mengatakan ovulasi terjadi sebulan sekali tidak sebenarnya tepat. "Ini menjelaskan mengapa keluarga berencana alami sering kali tidak berhasil, mengapa kontrasepsi hormonal kadang gagal, dan mengapa ada kehamilan kembar dengan tanggal konsepsi yang berbeda,” ungkap Dr. Roger Pierson, direktur unit penelitian biologi reproduksi di Universitas Saskatchewan, Kanada. Ia mengatakan 40% dari subyek penelitiannya memiliki potensi biologis yang signifikan untuk menghasilkan lebih dari satu telur dalam satu bulan. Selain itu, mereka bisa subur kapan saja dalam sebulan.

Baca juga: Kenali 5 Penyebab Masalah Kesuburan Pria Berikut Ini Yuk, Moms

Indikator Masa Subur Setelah Haid

4 Cara Halus Membicarakan Rencana Kehamilan Bersama Pasangan 1.jpg

foto: freepik.com

Untuk semakin memperkuat prediksi hari paling subur, ada beberapa indikator lain yang bisa Moms gunakan:

Meningkatnya suhu basal tubuh

Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh saat bangun di pagi hari. Suhu normal adalah 35,5–36.6 derajat Celsius. Jika suhu tubuh naik sedikit lebih tinggi dari angka tersebut, ini bisa berarti Moms sedang mengalami ovulasi.

Lendir dari Mulut Rahim

Lendir yang keluar dari mulut rahim dapat memiliki konsistensi encer hingga kental. Perubahan lendir ini menunjukkan perubahan kadar hormon estrogen pada tubuh, yang juga menjadi pertanda apakah ovulasi segera terjadi. Pada masa subur, lendir ini berwarna bening, licin, dan elastis. Cairan inilah yang akan memperlancar dan melindungi jalannya sperma menuju rahim untuk bertemu sel telur.

Nyeri pada perut atau salah satu bagian punggung

Beberapa wanita merasakan nyeri di bagian perut atau punggung saat menjelang ovulasi. Rasa sakit ini dapat juga dijadikan salah satu tanda untuk membantu mendeteksi masa subur.

Lebih bergairah

Sebagian wanita merasa lebih bergairah, lebih bersemangat, dan lebih mudah bersosialisasi saat mengalami masa subur.

Begitulah cara menghitung masa subur setelah haid. Semoga, setelah memahaminya, Moms menjadi lebih terbantu dalam merencanakan kehamilan dan mengevaluasi kesehatan reproduksi.

Baca juga: Bisakah Hamil Saat Melakukan Seks di Luar Masa Subur? Ini Penjelasannya!

(HEN/DIN)

Artikel Terkait