KEHAMILAN
20 Mei 2020

Perokok Pasif Berisiko Tinggi Mengalami Infertilitas, Bagaimana Bisa?

Perokok pasif sama berisikonya dengan perokok aktif
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Kebanyakan orang mengerti bahwa merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, paru-paru, dan pembuluh darah.

Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa paparan asap rokok dapat menyebabkan perokok pasif mengalami infertilitas, terutama pada wanita.

Studi: Paparan Asap Rokok Menyebabkan Wanita Lebih Sulit Hamil

Perokok Pasif Berisiko Tinggi Mengalami Infertilitas, Bagaimana Bisa? 1

Foto: pixabay.com

“Paparan asap rokok (perokok pasif) dalam rumah tangga buruk bagi kesuburan wanita. Sekalipun mungkin seseorang itu tidak merokok di rumah, asap masih dapat ditemukan di rambut dan pakaian perokok, yang dapat membahayakan anggota keluarga lainnya,” kata spesialis kesuburan Cynthia Austin, MD., seperti dikutip dari Cleveland Clinic.

Para ilmuwan di University of Rochester Medical Center bahkan telah menemukan bahwa wanita yang sering terpapar asap rokok orang lain, baik ketika masih anak-anak ataupun setelah dewasa, secara signifikan lebih mungkin mengalami masalah kesuburan dan mengalami keguguran.

Dalam studi tersebut, empat dari lima wanita melaporkan bahwa mereka terpapar asap rokok (perokok pasif) sejak masih anak-anak hingga dewasa.

Baca Juga: 4 Dampak Buruk Jika Ibu Hamil Menjadi Perokok Pasif

Setengah dari seluruh peserta dibesarkan oleh orang tua yang merokok dan hampir dua pertiga dari mereka terpapar asap rokok selama mengikuti survei.

Hasilnya, lebih dari 40% wanita tersebut mengalami kesulitan hamil (infertilitas yang lebih dari setahun) atau mengalami keguguran, beberapa di antaranya terjadi berulang kali.

Sementara hasil penelitian lain yang diterbitkan dalam Oxford Journals of Human Reproduction, menemukan bahwa paparan asap rokok pada perokok pasif juga dapat menurunkan peluang keberhasilan pada wanita yang menjalani program bayi tabung (IVF) atau program hamil dengan bantuan teknologi lainnya.

Bagaimana Bisa Perokok Pasif Berisiko Mengalami Infertilitas?

Perokok Pasif Berisiko Tinggi Mengalami Infertilitas, Bagaimana Bisa? 2

Foto: pixabay.com

Menurut Action on Smoking Healthy, asap yang dihirup perokok pasif merupakan campuran dari setidaknya 4.000 senyawa kimia dan 117 diantaranya telah diketahui dapat memengaruhi sistem reproduksi manusia, yang di kemudian hari dapat menyebabkan perokok pasif mengalami infertilitas.

American Pregnancy Association sendiri mengungkapkan bahwa seorang wanita dapat terpapar asap rokok tanpa menyadarinya. Hal tersebut dikarenakan asap rokok menjadi residu yang sering kali menempel pada furnitur, karpet, baju, dan lain-lain.

Asap yang dihasilkan oleh rokok umumnya dapat bertahan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Sehingga jika suatu tempat atau sebuah barang berbau seperti asap, bahkan ketika tidak ada orang disekitarnya yang sedang merokok, maka itu berarti ruangan atau benda tersebut telah terpapar residu tembakau.

Baca Juga: Ini Bahayanya Jika Anak Menjadi Perokok Pasif!

Berita buruknya, racun yang merusak tubuh dan sistem reproduksi dapat masuk ke dalam aliran darah ketika Moms menyentuh sesuatu yang mengandung residu rokok atau menghirup partikel-partikel residu tersebut di udara.

Lalu, Bagaimana Agar Perokok Pasif Dapat Meminimalisir Risikonya?

Perokok Pasif Berisiko Tinggi Mengalami Infertilitas, Bagaimana Bisa? 3

Foto: pixabay.com

Untuk menurunkan risiko tersebut, langkah utama yang paling penting untuk dilakukan tentu saja sebisa mungkin tidak berada di dekat orang yang merokok atau di tempat yang telah terpapar residu rokok.

Namun, jika Dads adalah seorang perokok dan masih sulit untuk berhenti, American Pregnancy menyarankan agar Dads sebaiknya hanya merokok ketika berada di luar rumah. Selain itu, pastikan agar Dads mengganti pakaiannya sebelum masuk ke dalam rumah.

Baca Juga: Melindungi Si Kecil Sebagai Perokok Pasif

Selain itu, setelah terpapar residu rokok, penting bagi Moms dan Dads untuk mencuci tangan hingga benar-benar bersih.

Artikel Terkait