KEHAMILAN
6 Agustus 2020

Tidak Ingin Melahirkan Caesar, Ini 3 Persiapan Melahirkan Normal yang Harus Dilakukan

Apa saja ya, Moms?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Setiap persalinan adalah unik karena ini dilakukan secara individual oleh setiap orang yang berbeda karakter.

Bahkan, Moms mungkin memiliki pengalaman yang sangat berbeda dari satu persalinan ke persalinan yang lainnya. Entah itu persalinan dengan proses lahiran normal atau melalui vagina dan proses lahiran dengan operasi bedah caesar.

Tentu saja, Moms menginginkan momen melahirkan yang menjadi pengalaman positif dan sesuai yang diharapkan.

Sebagian besar Moms pasti berharap proses persalinan dengan lahiran normal, karena proses penyembuhan yang dipercaya lebih cepat daripada penyembuhan pasca operasi.

Untuk itu, ketika Moms mulai memasuki semester kedua usia kehamilan, Moms mungkin harus merencanakan persiapan melahirkan normal seperti yang Moms inginkan.

Semua rencana itu dibuat dengan pertimbangan yang cermat dan terpenting adalah sesuai tujuan yaitu ibu dan bayi yang sehat hingga hari lahiran itu tiba.

Berikut ini adalah uraian persiapan melahirkan normal yang harus Moms pikirkan.

Persiapan melahirkan normal ini dapat mencakup berbagai subyek seperti mencari dokter dan rumah sakit yang mendukung proses dan persiapan melahirkan normal, persiapan mental dan fisik, serta barang-barang yang masuk dalam list persiapan melahirkan normal hingga hari yang ditetapkan.

Baca Juga: Melawan Rasa Takut Menjelang Persalinan

Mencari Tim Medis yang Mendukung Persalinan Normal

Melahirkan Normal Tanpa Jahitan, Mungkinkah? Ini Kata Dokter Kandungan

Foto: Orami Stock Photos

Saat melakukan persiapan lahiran normal, Moms tentu akan memiliki banyak pertanyaan dan pilihan untuk dibuat. Apakah saya bisa melahirkan secara normal?

Apa jenis kelas persiapan persalinan yang harus saya ambil untuk persiapan melahirkan normal ini? Serta rumah sakit bersalin seperti pa yang harus saya percayai hingga lahiran nanti? Itu adalah berbagai hal yang harus Moms cari tahu jawabannya.

Itu semua bisa menjadi sedikit membingungkan, sehingga memutuskan dokter dan rumah sakit yang tepat adalah hal utama yang harus dilakukan.

Meskipun ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, berikut adalah beberapa hal yang harus ditawarkan oleh rumah sakit bersalin yang bisa Moms pilih.

1. Keunggulan Tim Medis dalam Persalinan

Moms tentu ingin memastikan bahwa Moms dan Si Kecil akan ditangani oleh tenaga medis ahli yang terbaik. Rumah sakit harus memiliki tim spesialis bersertifikat untuk memandu Moms melakukan persiapan melahirkan normal.

Dikutip dari Centre State Materinity, rumah sakit tentu saja harus memiliki dokter spesialis Ob-Gyn, dokter anak, dan tenaga perawat yang bersertifikat dan sudah biasa menangani berbagai kondisi ibu hamil.

Para tim tenaga medis ini merupakan orang-orang yang biasa berpartisipasi dalam pengembangan profesional sehingga mereka tetap up to date di bidang masing-masing.

2. Pilihan Persalinannery [SCN]

Mirip dengan Neonatal Intensive Care Unit (NICU), SCN mencakup tim ahli neonatologi dan perawat khusus yang terlatih dalam perawatan bayi prematur yang lahir setelah 32 minggu kehamilan dan memerlukan pengamatan cermat atau perhatian khusus lainnya.

Memilih rumah sakit dengan fasilitas SCN, tentu saja akan membuat Moms menjadi lebih tenang dalam melakukan persiapan melahirkan normal karena yakin apapun yang terjadi, Si Kecil berada di tangan yang tepat.

Baca Juga: 8 Keuntungan Persalinan Normal, Baik untuk Ibu dan Bayi

4. Pilihan Persalinan

Proses melahirkan adalah salah satu peristiwa monumental. Rumah sakit yang baik bagi Moms yang sedang persiapan melahirkan normal adalah rumah sakit yang memberi Moms kebebasan untuk membuat rencana melahirkan.

Termasuk perihal teknik melahirkan dan pendekatan apa yang Moms inginkan selama persalinan. Ini semua menyangkut berbagai hal bahkan hingga obat pereda rasa sakit yang ingin Moms gunakan.

4. Perawatan Pascapersalinan untuk Moms dan Si Kecil

Dalam segala persiapan melahirkan normal ini, Moms telah melakukan kerja keras. Sekarang tentu Moms ingin rileks dan terikat dengan bayi dan keluarga yang terus memberikan dukungan. Itu berarti beberapa perawatan pascapersalinan ini harus dimiliki oleh rumah sakit yang Moms pilih.

Misalnya, kamar yang nyaman dan tidak bising, tim perawat yang selalu memandu Moms dari awal hingga proses pengasuhan serta menyusui.

Layanan kamar bintang lima dan makanan ala restoran boleh menjadi pertimbangan karena Moms pantas mendapatkannya.

Baca Juga: Manfaat Vitamin K yang Membantu Pemulihan Pasca Melahirkan

5. Dukungan Menyusui

Menyusui adalah salah satu hal tersehat yang dapat Moms lakukan untuk Si Kecil. Tetapi itu bisa disertai dengan tantangan karena beberapa Moms biasanya merasa kesulitan pada hari-hari pertama menyusui.

Saat melakukan persiapan persalinan normal, pastikan rumah sakit yang Moms pilih menawarkan pusat laktasi dengan konsultan laktasi bersertifikat. Kelas menyusui juga harus mulai dipersiapkan sebelum Moms melahirkan.

6. Rawat Jalan, Fasilitas Kelas Pranatal dan Pasca Melahirkan

Moms yang hamil dengan kondisi sehat, tentu saja akan membantu dan memastikan Si Kecil tumbuh dengan sehat sejak masih janin.

Kelas kesehatan & kebugaran kehamilan sangat bermanfaat ketika sedang melakukan persiapan melahirkan normal, karena ini dapat membantu Moms mengoptimalkan kondisi fisik sebelum dan selama kehamilan.

Ini meliputi semua hal seperti vaksin, terapi untuk berhenti merokok, manajemen nutrisi dan berat badan, serta manajemen penyakit kronis.

Kelas prenatal diambil untuk memastikan Moms dan keluarga siap untuk kehamilan dan persalinan normal yang diinginkan, serta siap merawat Si Kecil yang baru lahir bahkan hingga pelatihan memberikan CPR jika memang dibutuhkan.

Selain itu, rumah sakit dengan program pengobatan janin atau Fetal Medicine diperlukan untuk membantu Moms mempersiapkan persalinan yang sehat jika Moms ingin mengantisipasi atau mengalami kehamilan berisiko tinggi.

Baca Juga: 7 Jenis Olahraga yang Bantu Persalinan Normal Lebih Lancar

Fisik dan Mental Untuk Persiapan Melahirkan Normal

persiapan melahirkan normal

Foto: Orami Stock Photos

Jika Moms pernah menunggu lama di ruang bersalin untuk proses lahiran normal, tentu Moms pernah merasakan betapa lamanya waktu berputar. Ini berbeda jauh ketika kita berkegiatan di luar seperti di kantor atau di tempat lainnya.

Dikutip dari Parents.com, sebuah studi National Institutes of Health menemukan bahwa persalinan untuk Moms yang baru pertama kali melahirkan rata-rata sekarang membutuhkan waktu 2,6 jam lebih lama daripada 50 tahun yang lalu.

Agar menghabiskan waktu ekstra di ruang bersalin tidak begitu menyakitkan dan lebih menyenangkan, Moms perlu mengetahui bagaimana mengelola semua kerja keras yang akan Moms lakukan. Ini demi proses lahiran normal yang bisa menjadi pengalaman yang jauh lebih mudah.

1. Bergabunglah dengan Kelas Pranatal

Moms tidak boleh ragu untuk ikut dan mendaftar sedini mungkin pada kelas pranatal atau kursus melahirkan jika memang serius sedang melakukan persiapan melahirkan normal. Biasanya kelas-kelas seperti kelas yoga ini bisa diikuti ketika Moms menginjak usia kehamilan di semester kedua.

Moms bisa bertanya kepada instruktur yang melatih Moms bagaimana persiapan melahirkan normal dan caesar serta prosesnya. Jangan takut untuk bertanya semua tentang pertanyaan yang sulit dan terdengar 'bodoh' sekalipun, karena dengan ini Moms bisa tahu tahapan kerja apa yang diharapkan.

"Semakin Anda siap, semakin banyak pilihan yang Anda miliki selama persalinan. Setelah persalinan atau proses lahiran normal dimulai, tidak ada kejutan yang besar," kata Instruktur Yoga Bersertifikat dan Spesialis Prenatal yang berbasis di Boston, Lynette Miya, MN, RNP.

Baca Juga: 5 Tips Menyiapkan Diri Sebelum Persalinan

2. Fokus

Rupanya olahraga seperti yoga bagi Moms yang sedang hamil tidak hanya melatih seluruh tubuh untuk meningkatkan kelenturan dan menambah stamina.

Akan tetapi, ada hal lainnya yaitu membantu pikiran Moms yang sedang persiapan melahirkan normal untuk lebih rileks dan itu adalah kunci persiapan melahirkan normal.

"Hal terpenting yang dipelajari wanita melalui yoga adalah bagaimana fokus," kata Carmela Cattuti, L.P.N., Instruktur Yoga Bersertifikat dan Spesialis Prenatal lainnya yang juga asal Boston.

3. Hilangkan Pikiran Negatif

Beberapa instruktur pranatal percaya bahwa pikiran-pikiran negatif seperti 'kamu tidak bisa melahirkan tanpa bedah caesar', dapat mempengaruhi pikiran bawah sadar Moms dan menciptakan hambatan mental selama persiapan melahirkan normal hingga prosesnya.

Tidak hanya membuat stress, terkadang pikiran seperti ini juga membuat rasa sakit. Ubah bacaan dan bijak dalam bersosial media adalah kunci agar Moms tidak terpengaruh dan persiapan melahirkan normal yang Moms lakukan tidak terganggu.

Baca Juga: Emosi Negatif Hadir saat Hamil, Ini Cara Mengatasinya

4. Cari Dukungan

Doula adalah profesional nonmedis yang dilatih untuk memberikan dukungan emosional dan fisik serta informasi kepada ibu hamil selama proses persiapan melahirkan normal, hingga hari melahirkan itu tiba.

Dikutip dari sumber yang sama dengan sebelumnya, sebuah studi menunjukan bahwa dukungan terus menerus dari doula terlatih rupanya berpengaruh terhadap waktu persalinan yang menjadi lebih pendek.

Pada akhirnya ini menunjukan berkurangnya kebutuhan untuk epidural, C-section, oksitosin untuk induksi dan forceps hingga setengahnya.

5. Bagikan Ketakutan Moms

Jangan ragu untuk memberi tahu dokter bahwa Moms merasa takut, karena biasanya dokter akan membantu memberi nasihat terbaik dalam persiapan melahirkan normal.

Tak jarang dokter juga tahu bagaimana cara mengurangi kecemasan yang Moms alami. Jika dokter Moms tampaknya tidak mendengarkan atau kurang berbelas kasih, pertimbangkan untuk mencari dokter baru.

Baca Juga: Moms, Pastikan Tetap Kuat sampai Persalinan dengan Konsumsi Makanan Ini

Persiapkan Tas dan Barang yang Diperlukan untuk Dibawa Pada Hari Lahiran

persiapan melahirkan caesar.jpg

Foto: Orami Stock Photos

Ketika Moms sudah memasuki beberapa minggu terakhir usia kehamilan, itu artinya Moms hanya tinggal menghitung mundur hari. Salah satu yang paling penting dan tidak boleh dilupakan dalam persiapan melahirkan normal adalah barang-barang yang harus dibawa.

Tas yang akan Moms bawa ke rumah sakit kelak, harus sudah terisi dengan barang-barang yang diperlukan untuk persiapan melahirkan normal.

Hal ini dikarenakan Moms bisa saja mendadak mengalami kontraksi atau pecah ketuban. Sangat masuk akal untuk mengemasnya beberapa minggu sebelum jadwal yang ditetapkan.

Apa yang akan dibawa adalah barang-barang yang bisa jadi dapat membantu Moms merasa lebih nyaman seperti earphone, buku, dan barang lainnya. Namun, ini dia beberapa hal yang tidak boleh Moms lupakan.

1. Dokumen Penting

Meskipun dokter atau klinik tempat Moms berobat sudah memiliki catatan detail tentang persiapan persalinan normal yang Moms ingin lakukan, Moms tetap wajib membawa salinan dokumen atau catatan tersebut. Biasanya ini berbentuk buku catatan kesehatan selama hamil.

Ini dikarenakan Moms tidak tahu kapan dan siapa dokter serta bidan yang sedang bertugas saat Moms dalam keadaan darurat ingin melahirkan. Moms bisa menaruhnya dalam satu kantong dokumen terpisah yang digabung dengan keperluan dokumen lainnya seperti kartu asuransi.

Baca Juga: 10 Cara Mengurangi Kecemasan Menjelang Persalinan

2. Baju Tidur dan Sandal

Rumah sakit tentu saja akan memberikan pakaian selama Moms menginap di sana saat persalinan dan pasca persalinan. Akan tetapi Moms mungkin akan merasa lebih nyaman saat mengenakan baju tidur, daster atau kaos rumahan yang biasa Moms gunakan.

Pastikan tidak membawa baju yang baru atau favorit karena khawatir akan kotor karena ternoda oleh darah persalinan. Usahakan membawa baju yang lengan pendek atau longgar sehingga lengannya mudah digulung, karena tangan Moms akan dipasang selang intervena (IV) dan juga rutin melakukan pengecekan tekanan darah.

Saat melakukan persiapan melahirkan normal, jangan lupa membawa sandal karena Moms mungkin akan diminta lebih sering bergerak agar bukaan vagina bertambah dan proses lahiran bisa lebih cepat.

Selain itu, saat Moms sudah melahirkan, Moms bisa mulai berjalan-jalan di aula rumah sakit bersama Si Kecil kesayangan.

3. Minyak Aromaterapi

Dalam hal persalinan, apa pun yang membantu Moms untuk rileks layak untuk dibawa ke rumah sakit. Moms bisa menyiapkan sebotol minyak wangi atau aromatheraphy agar pasangan Moms bisa memberikan pijatan yang menenangkan di saat Moms menunggu waktunya lahiran tiba.

Selain itu, jika Moms terbiasa dengan menggunakan bantal tertentu, pastikan tidak mencoretnya dari list persiapan melahirkan normal karena ini akan sangat membantu ketika Moms harus berada di posisi nyaman saat tidur di rumah sakit.

Baca Juga: Daftar Barang yang Wajib Ada di Tas untuk Persiapan Melahirkan

4. Makanan Ringan

Menunggu waktu lahiran akan sangat menegangkan bagi Moms dan juga pasangan. Secara tidak sadar ini akan sangat menguras energi, sehingga mengemas beberapa makanan ringan dan minuman favorit masih layak untuk dilakukan.

Pilihlah makanan yang mudah dibawa dan boleh dikonsumsi Moms yang sedang hamil, seperti chocobar, minuman elektrolit, makanan ringan, dan permen.

5. Perlengkapan Entertain atau sesuai Hobi

Jika Moms dan pasangan memiliki kegemaran atau hobi seperti membaca buku, bermain PS, bermain medsos, foto, dan hal lainnya, maka pastikan untuk tidak lupa membawanya karena semua ini pasti dapat membunuh rasa bosan dan kekhawatiran selama di rumah sakit.

Jika itu barang elektronik seperti iPad, maka jangan lupakan alat pengisi dayanya.

6. Pakaian atau Outfit Pasca Melahirkan

Saat sudah melahirkan, Moms akan pulang dan tentu saja butuh pakaian yang nyaman digunakan terlebih sekarang waktunya untuk terus menyusui Si Kecil. Bawalah pakaian yang nyaman untuk menyusui dan perlengkapannya seperti apron menyusui.

Jangan lupa memasukan bra menyusui, celana dalam serta pembalut khusus ibu hamil dalam list barang bawaan Moms ke rumah sakit karena Moms tentu masih akan mengalami pendarahan postpartum.

Baca Juga: 5 Aktivitas bersama Bayi untuk Mengurangi Depresi Pascamelahirkan

7. Perlengkapan dan Pakaian Bayi

Kini anggota keluarga Moms bertambah dan ada Si Kecil yang butuh perhatian lebih serta harus diurus dengan baik. Mulai hari itu dia akan ikut Moms pulang ke rumah, sehingga jangan pernah lupa untuk mengemas beberapa pakaiannya, lampin, popok, kaos kaki, topi serta selimut yang mudah digunakan oleh tubuh mungilnya.

Tidak hanya pakaian, Moms harus siap dengan satu tas tambahan yang berisi tisu kering, tisu basah atau baby wipes, hand sanitizer, handuk kecil, minyak telon, dan juga peralatan lainnya untuk mengganti popok. 

Artikel Terkait