PROGRAM HAMIL
30 Mei 2020

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil

Jangan lupa dicatat dan ditanyakan ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Konsultasi program hamil dapat dilakukan oleh setiap pasangan yang berencana untuk memiliki momongan. Tahap konsultasi ini umumnya meliputi diskusi yang diikuti dengan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi faktor risiko yang nantinya dapat mempengaruhi kondisi kehamilan.

Pertanyaan Penting Saat Konsultasi Program Hamil

Guna memastikan Moms mendapatkan informasi yang lengkap, di bawah ini merupakan beberapa pertanyaan umum ke dokter saat promil yang dapat Moms tanyakan saat melakukan konsultasi promil.

Baca Juga: 5 Sumber Lemak Sehat Untuk Dikonsumsi Saat Program Hamil

1. Berapa Lama Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Bisa Hamil?

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil 1

Foto: freepik.com

Tentu saja dokter tidak dapat menentukan dengan pasti kapan Moms akan bisa hamil. Akan tetapi, dokter kandungan Moms mungkin dapat memberikan prediksi berdasarkan pada usia, riwayat kesehatan, dan pengalaman konsepsi Moms di masa lalu.

2. Kapan Perlu Melakukan Skrining Genetic Carrier?

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil 2

Foto: pexels.com

Mengetahui riwayat medis dan riwayat penyakit sebelum hamil merupakan hal yang sangat penting karena dapat ditularkan pada janin yang akan Moms kandung nantinya. Oleh karena itu, ACOG merekomendasikan agar semua wanita melakukan screening genetic carrier sebelum hamil. Jangan ragu untuk menanyakan pada dokter mengenai kapan sebaiknya Moms melakukannya.

“Jika seorang wanita diketahui sebagai pembawa penyakit tertentu, pasangannya juga harus diuji karena jika keduanya adalah pembawa, maka bayinya memiliki peluang 25 persen untuk mewarisi penyakit itu dan 50 persen kemungkinan menjadi pembawa,” kata Mark P. Trolice, M.D., spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Pusat IVF dan Associate Professor OB / GYN di UCF College of Medicine, seperti dikutip dari POPSUGAR AU.

3. Apakah Kondisi Kesehatan Moms Berpengaruh Pada Peluang Hamil?

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil  3

Foto: pexels.com

Dikutip dari Parents, Mary Jane Minkin, M.D., seorang profesor klinis di Departemen Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi di Yale University School of Medicine, menjelaskan bahwa beberapa kondisi medis dapat mempengaruhi peluang hamil. Ini termasuk PCOS, endometriosis, gangguan tiroid, dan bahkan PMS. Selain itu, jumlah, motilitas, atau morfologi sperma calon Dads juga dapat mempersulit pembuahan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat mendiskuskisakannya dengan dokter saat promil. Jangan lupa pula untuk menanyakan apakah obat-obatan yang saat ini Moms ataupun Dads sedang konsumsi aman digunakan selama program hamil. Mengingat beberapa obat-obatan dapat mempengaruhi hormon dan mengganggu konsepsi.

Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Respiratory Journal menemukan bahwa beberapa obat asma juga dapat mempengaruhi peluang hamil seorang wanita.

Baca Juga: Kondisi Menstruasi Bisa Jadi 'Gambaran' Peluang Hamil, Simak Ini!

4. Kapan Perlu Minum Vitamin dan Suplemen?

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil  4

Foto: pexels.com

Pertanyaan umum ke dokter saat promil lainnya yang tidak kalah penting untuk ditanyakan adalah mengenai vitamin dan suplemen yang perlu Moms konsumsi. Umumnya dokter merekomendasikan agar calon Moms mulai mengonsumsi suplemen asam folat sekitar 3 hingga 6 bulan sebelum menjalani promil.

Dr. Minken mengatakan bahwa asam folat sangat penting dikonsumsi calon Moms karena dapat menurunkan risiko cacat tabung saraf dan beberapa cacat lahir lainnya.

Selain suplemen asam folat, dokter Moms mungkin juga merekomendasikan vitamin prenatal, terutama jika Moms kekurangan nutrisi tertentu.

5. Kapan dan Seberapa Sering Harus Berhubungan Intim?

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil  5

Foto: pexels.com

Meskipun terkesan sangat pribadi, tidak perlu malu untuk menanyakan pertanyaan umum ke dokter saat promil ini. Apalagi jika Moms dan Dads tergolong pasangan yang cukup jarang atau sulit untuk bertemu. Menanyakannya secara langsung justru akan sangat membantu dokter untuk dapat memberikan saran berdasarkan pada situasi Moms dan Dads.

Baca Juga: Konsumsi Susu Untuk Program Hamil, Perhatikan Ini!

6. Kapan Harus Berhenti KB Jika Ingin Segera Hamil?

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil  6

Foto: unsplash.com

Menurut Baby Gaga, jika Moms sedang menggunakan kontrasepsi, maka jangan lupa untuk menanyakan mengenai waktu yang tepat untuk berhenti sebelum mulai mencoba hamil.

Seorang wanita yang menggunakan alat kontrasepsi dalam waktu cukup lama, biasanya akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa hamil dibandingkan dengan mereka yang hanya menggunakannya dalam waktu singkat.

7. Bagaimana Cara Meningkatkan Kesuburan dan Peluang Hamil

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil  7

Foto: unsplash.com

Saat melakukan konsultasi program hamil, tidak ada salahnya Moms juga menanyakan mengenai hal-hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesuburan dan peluang hamil.

Overlake Obgyn menyebutkan bahwa dokter umumnya dapat merekomendasikan diet, gaya hidup ataupun informasi kesehatan umum yang dapat membantu meningkatkan peluang Moms untuk hamil.

Dokter juga dapat memantau kondisi medis Moms jika mungkin memiliki riwayat endometriosis, PCOS, atau kondisi lainnya. Jika diperlukan, berdasarkan hasil diskusi dan pemeriksaan, dokter dapat pula merekomendasikan Moms untuk berkonsultasi dengan spesialis kesuburan.

Baca Juga: Benarkah Yoga Meningkatkan Peluang Hamil? Ini Faktanya

8. Kapan Sebaiknya Melakukan Promil Dengan Teknologi Reproduksi Berbantuan?

8 Pertanyaan Yang Penting Ditanyakan Ke Dokter Saat Promil  8

Foto: pixabay.com

Teknologi reproduksi berbantuan seperti IVF atau IUI memang banyak dipilih oleh pasangan sebagai solusi untuk memiliki momongan dengan cepat. Akan tetapi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukannya. Tanyakan apakah Moms memenuhi syarat untuk menjalani TRB, kapan waktu terbaik jika ingin melakukannya, dan seperti apa prosedurnya.

Mengapa demikian? Sebagaimana dijelaskan Chelsea Fertility, TRB seperti IVF biasanya direkomendasikan untuk beberapa kasus yang berbeda. Misalnya, ketika perawatan kesuburan sebelumnya terbukti tidak berhasil, infertilitas faktor pria yang parah, atau dalam kasus infertilitas wanita yang disebabkan oleh usia lanjut, cadangan ovarium yang buruk, obstruksi tuba atau endomeriosis.

Apalagi selain terkenal dengan biayanya yang cukup mahal, IVF sebenarnya juga bukanlah prosedur mudah yang dapat 100% membuat Moms segera hamil.

Pada dasarnya tugas OB / GYN adalah memastikan bahwa Moms memiliki pengalaman paling positif dan sehat mulai dari pembuahan hingga melahirkan. Jadi, jangan pernah ragu untuk menanyakan pertanyaan umum ke dokter saat promil di atas atau pertanyaan apa pun yang mengganjal perasaan Moms pada OB / GYN yang sudah Moms pilih.

Artikel Terkait