KESEHATAN
29 November 2017

Pertolongan Pertama Atasi Cedera Saat Olahraga Setelah Melahirkan

Motivasi untuk tubuh kembali ideal boleh saja, tapi perhatikan risiko cedera ini, Moms!
Artikel ditulis oleh -
Disunting oleh -

Keinginan untuk mendapatkan kembali berat tubuh seperti sebelum hamil seringkali menjadi motivasi para ibu yang baru melahirkan untuk kembali berolahraga. Beragam olahraga bisa dipilih sesuai minat, durasi, dan tentu saja disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Motivasi tersebut tentu sangat bagus untuk menjaga kebugaran dan stamina Moms agar selalu sehat saat menjaga buah hati. Namun, Moms juga perlu mengingat olahraga apapun itu sebaiknya dilakukan secara bertahap.

Sebab bukan tak mungkin Moms bisa mengalami cedera seperti lecet, memar, terkilir, kram dan keseleo yang paling sering terjadi saat berolahraga. Nah, bila hal ini terjadi, segera lakukan beberapa langkah ini sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi cedera:

1. Stop Kegiatan

Istirahatkan bagian yang cedera, tak perlu ngotot melanjutkan olahraga. Hindari aktivitas yang memberatkan kerja otot yang cedera, untuk mencegah cedera lebih parah. Jika cedera terjadi pada bagian tungkai kaki, gunakan alat bantu seperti kruk (crutch) untuk membantu menopang beban tubuh.

Baca Juga: Pakai Korset Setelah Melahirkan, Perlu Atau Tidak?

2. Kompres dengan Es

Lakukan kompres dingin bagian yang cedera untuk mengurangi memar, pembengkakkan dan rasa nyeri. Jika tak punya kompres es, gunakan saja sebongkah es batu yang dihancurkan, lalu bungkus es dengan handuk atau ice bag. Tempelkan di bagian yang cedera selama 15-20 menit. Ulangi tiap 2 jam dan lakukan selama 3 hari.

Baca Juga: 6 Perubahan Payudara Setelah Melahirkan, Mitos Atau Fakta Ya?

3. Perban untuk Kurangi Bengkak

Setelah dikompres, bebat atau perban bagian yang cedera dengan elastic bandage atau kain. Gunanya untuk mengurangi pembengkakan dan perdarahan lebih bnayak. Jangan bungkus terlalu ketat karena dapat menghambat peredaran darah.

Baca Juga: 10 Tips Relaksasi untuk Mama Setelah Melahirkan

4. Posisi Tubuh Lebih Tinggi

Ganjal bagian yang cedera menggunakan bantal dan posisikan bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung, untuk mengurangi perdarahan di area yang cedera. Cara ini juga efektif mendorong cairan agar keluar dari area yang membengkak dan mencegah terjadinya penggumpalan darah.

Baca Juga: Mau Hilangkan Stretchmark Setelah Melahirkan? Pakai Saja Bahan Alami Berikut

Pada Kondisi Apa Harus Dibawa ke Rumah Sakit?

Bila cedera terjadi pada tulang atau persendian, misalnya tulang retak, patah tulang, atau dislokasi sendi, segera ke rumah sakit. Perlu bantuan 2-3 orang untuk mengangkat tubuh orang yang cedera agar posisi tulang atau sendi tidak bergeser semakin parah.

Bagaimana Menghindari Cedera?

Cedera saat berolahraga sebetulnya bisa dihindari dengan mengenakan pakaian dan perlengkapan olahraga sesuai anjuran, lakukan pemanasan dan peregangan terlebih dahulu sebelum berolahraga, juga pendinginan setelah berolahraga.

Selain itu, cukup minum, dan tingkatkan kebugaran dengan latihan kekuatan dan kelenturan. Bila terlanjur mengalami cedera, lakukan langkah penanganan pertama saat cedera lalu lanjutkan dengan latihan sports injury rehabilitation yang disarankan dokter atau terapis yang kompeten.

Baca Juga: Cara Merawat Miss V Setelah Melahirkan

Mengingat risiko cedera tadi, jadi jika Moms ingin berolahraga lakukan sesuai dengan porsi dan kemampuan diri, ya, Moms...

(MEG)

Artikel Terkait