3-12 BULAN
8 Juli 2019

3 Pertolongan Pertama Bila Bayi Tersiram Air Panas

Jangan panik dan lakukan tiga langkah pertolongan pertama ini saat bayi tersiram air panas
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Rasa ingin tahu Si Kecil yang tinggi atau kurangnya pantauan orang tua, kerap kali membuat bayi tertimpa masalah yang tidak diinginkan.

Misalnya saat Si Kecil bermain dengan listrik atau meraih panci dan tersiram air panas mendidih yang tentu akan menyebabkan luka bakar.

Jika buah hati mengalami hal ini, jangan panik dan lakukan langkah-langkah berikut untuk memberikan pertolongan pertama bila bayi tersiram air panas.

Baca Juga: 4 Pertolongan Pertama Pada Balita Saat Alami 'Kecelakaan'

1. Siram Air

bayi tersiram air panas

Pertolongan pertama pada bayi tersiram air panas yang bisa Moms lakukan adalah dengan membuka pakaian bayi dan aksesori yang dikenakan bayi, terutama pada bagian yang tersiram air panas.

Bayi yang tersiram air panas dan mengalami luka bakar ringan atau berat, perlu melakukan satu hal yang sama, yaitu nyalakan air dingin mengaliri tubuh bayi yang tersiram air panas setidaknya selama 10 menit.

“Kulit akan mulai menjadi dingin dan Si Kecil mungkin akan tetap merasa kesakitan, tetapi penting untuk mengurangi rasa panas terbakar,” ungkap Charlie Weeks-Bell, Ahli P3K dan pelatih utama di St. John Ambulance, Inggris.

Baca Juga: Cara Memotong Kuku Bayi yang Benar Agar Tak Melukai Jarinya

2. Tutupi Luka

bayi tersiram air panas

Bila bayi tersiram air panas, lapisi luka bakar dengan bahan longgar, ringan, dan tidak mudah lengket atau menempel di kulit. Misalnya seperti bahan plastik.

Jangan gunakan plester atau bahan kain seperti kapas, karena dapat menempel di luka bakar bayi akibat tersiram air panas. Angkat bagian tubuh yang mengalami luka bakar untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

Usai menyiram luka bakar dengan air dingin, jangan oleskan bagian yang tersiram air panas dengan es, pelembap, minyak, salep, mentega, tepung, krim, atau bedak untuk luka bakar. Ini akan membuat kerusakan luka bakar akibat tersiram air panas semakin parah.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Ringan yang Harus Diketahui

3. Kunjungi Dokter

bayi tersiram air panas

Setelah melakukan dua langkah pertolongan pertama di atas, Moms kini bisa melihat kembali seberapa parah luka bakar yang dialami saat bayi tersiram air panas.

“Jika melihat ada luka melepuh, maka bayi perlu segera di bawa dan diperiksa oleh Dokter,” ungkap Dr. James J. Gallagher, Direktur di William Randolph Hearst Burn Center, New York Presbyterian Weill Cornell Medical Center.

Beberapa pertimbangan penting untuk membawa Si Kecil yang mengalami luka bakar akibat tersiram air panas, adalah jika bayi dan balita berusia di bawah lima tahun. Anak di usia tersebut masih sangat sensitif, sehingga memerlukan diagnosis lebih dalam dari dokter.

Selain itu, luka bakar yang lebih besar 1% dari tubuh (sebesar tangan), terlihat dalam dan parah, maka juga perlu berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin.

Jangan abaikan luka bakar akibat bayi tersiram air panas, karena tanpa perawatan yang tepat, Si Kecil bisa mengalami infeksi yang memengaruhi kesehatannya.

(GS)

Artikel Terkait