BAYI
7 Mei 2019

Perut Bayi Bunyi Setelah Menyusui, Tanda Lapar Atau Suatu Masalah Kesehatan?

Suara perut bayi dapat menggambarkan kondisi kesehatan usus bayi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Beberapa orang sering mengasumsikan perut bunyi sebagai penanda lapar. Namun, bagaimana jika perut bunyi setelah selesai makan?

Inilah yang banyak terjadi pada bayi baru lahir setelah menyusui.

Kondisi ini juga sering membuat Moms bingung, apakah perut bayi bunyi karena lapar atau ada suatu masalah di bagian perut Si Kecil.

Simak kemungkinan apa saja yang bisa membuat perut bayi bunyi berikut ini.

Bunyi Sistem Pencernaan Bayi Baru Lahir

Bunyi Sistem Pencernaan Bayi Baru Lahir.jpg

Foto: parents.com

Kadang bukan suara perut bayi yang terdengar, tetapi itu adalah bunyi sistem pencernaan lebih rendah, usus kecil dan usus besar yang sedang berfungsi.

“Suara usus dimulai sekitar satu jam setelah kelahiran. Saat sistem pencernaan bayi baru lahir berfungsi, proses memberi makan, mencerna makanan dan membuangnya akan menghasilkan perut bayi bunyi,” ungkap Joy Haskin, perawat bersertifikat dari California State University, Bakersfield, seperti dikutip dari howtoadult.com.

Hal tersebut tidaklah mengkhawatirkan dan merupakan hal yang normal terjadi.

Baca Juga : Perut Bayi Buncit, Normalkah?

Perut Bayi Bunyi Karena Gas

Perut Bayi Bunyi Karena Gas.jpg

Foto: motherandbaby.co.uk

Suara yang dihasilkan ASI atau susu formula saat bergerak melalui sistem pencernaan bayi baru lahir cukup normal dan umumnya tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada bayi.

Perut bayi bunyi yang mungkin akan mengganggu adalah jika diakibatkan oleh gas berlebih.

Suara menggeram akibat gas pada perut bayi bisa menyakitkan ketika gas terjebak dalam lekukan usus atau tempat lain selama beberapa menit.

Rasa sakitnya bahkan dapat mengganggu tidur bayi dan membuatnya rewel.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat gas dalam perut bayi, Moms bisa merubah posisi Si Kecil dan membantunya bersendawa.

Baca Juga : Cara Mencegah dan Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Caranya, posisikan bayi di pundak Moms dan tepuk pundaknya secara perlahan hingga bayi bersendawa.

Perhatikan juga posisi menyusui, baik langsung melalui payudara Moms atau menggunakan botol.

Memastikan puting Moms tertutup sempurna dengan mulut bayi saat menyusui, dapat mengurangi masuknya gas ke dalam perut bayi.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah makanan yang Ibu menyusui konsumsi.

Hindari makanan yang rentan menyebabkan gas berlebih pada perut bayi.

“Beberapa makanan sehat pun dapat membuat perut bayi jadi kelebihan gas. Sehingga jika sedang menyusui, hindari brokoli, kol, bawang putih, dan bawang bombay, karena rentan menyebabkan gas dalam perut bayi,” ungkap dokter Laura Jana, MD, seperti dkutip dari parents.com.

Perut Bayi Bunyi Yang Perlu Diwaspadai

Perut Bayi Bunyi Yang Perlu Diwaspadai.jpg

Foto: pedsurgentcare.com

Perubahan suara pada usus dan perut bayi yang signifikan bisa menandakan adanya masalah.

Jika biasanya suara perut bayi baru lahir terdengar lebih dalam serta bergemuruh, tapi Moms mulai mendengar suara perut bayi agak menukik atau nyaring, maka perlu segera menghubungi dokter untuk memeriksakan perut bayi. Karena kondisi ini sering terkait dengan awal penyumbatan usus.

(GS/CAR)

Artikel Terkait