PROGRAM HAMIL
23 Januari 2019

Perut Kecil Saat Hamil, Apakah Berbahaya?

Duh, kok tidak seperti orang hamil pada umumnya?
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Duh, kok perut kecil saat hamil? Apakah ada masalah dengan janin. Banyak orang yang takut dengan bahaya perut kecil.

Chrissie Hammonds, seorang bidan mengungkapkan bentuk perut kecil mungkin menunjukkan bahwa ukuran janin yang kecil.

Namun, umumnya hal ini aman selama Moms rutin melakukan pemeriksaan.

Baca Juga : Alasan Penting Mengapa Calon Ayah Harus Rajin Mengusap Perut Ibu Hamil

Jenis Pemeriksaan Perut Saat Hamil

bentuk perut kecil saat hamil 01
obgynwc.com

Umumnya, tenaga kesehatan seperti dokter dan bidan akan melihat ukuran perut dan menentukan ukuran janin di dalamnya.

Biasanya dilakukan dengan menekan lemBut bagian perut yang disebut dengan palpasi. Tak perlu takut menyakiti janin sebab janin telah dilindungi oleh cairan ketuban.

Bidan juga akan mengukur ukuran rahim dengan mengukur ukuran perut.

Biasanya akan dilakukan dengan pita pengukur mulai dari tulang kemaluan sampai bagian atas rahim. Pengukuran ini juga biasa disebut dengan tinggi fundus.

Biasanya ukuran perut saat hamil ini akan diambil pada usia 24 minggu jika Moms mengalami kehamilan pertama.

Lalu, pada kehamilan kedua atau berikutnya pada usia lebih dari 28 minggu.

Tinggi fundus umumnya biasanya sama dengan jumlah usia kehamilan dan hanya lebih atau kurang dari 2 cm. Misalnya saat hamil 32 minggu, tinggi fundus umumnya diantara 30 cm sampai 34 cm.

Bentuk perut kecil tidak selamanya berbahaya sebab Moms juga harus melihat faktor lain seperti tinggi, berat badan, riwayat keluarga dan kehamilan sebelumnya.

Sebab, ukuran perut saat hamil juga sangat ditentukan oleh fisik Moms sendiri. Jadi, jangan terlalu panik jika bentuk perut kecil saat hamil.

Pantau Perkembangan Janin dengan USG

bentuk perut kecil saat hamil 02
lopmudra.com

Jangan melihat kondisi janin hanya dengan ukuran bentuk perut saja. Moms bisa melakukan pemindaian ultrasound atau yang dikenal dengan USG.

Cara ini akan jauh lebih akurat melihat tumbuh kembang janin dibanding hanya melihat bentuk perut saat hamil.

Moms bisa melakukannya setiap melakukan pemeriksaan rutin ke dokter maupun bidan.

Janin Sehat Tapi Bentuk Perut Kecil Saat Hamil

bentuk perut kecil saat hamil 03
share.upmc.com

Lalu, mengapa ukuran janin yang sehat tetapi bentuk perut terlihat kecil?

Bisa jadi ada banyak faktor seperti banyaknya cairan ketuban sehingga membuat bentuk perut tampak terlihat kecil meski ukuran janin memang normal.

Posisi janin, tinggi badan Moms, bentuk dan otot perut juga sangat mempengaruhi kondisi ini.

Moms juga perlu mengingat bahwa janin mungkin punya pertumbuhan yang berbeda.

Janin terlihat kecil untuk sementara waktu namun akhirnya bisa mengalami lonjakan pertumbuhan di akhir kehamilan.

Beberapa janin juga memiliki ukuran kecil karena riwayat keluarga yang serupa.

Baca Juga : Membaca Gerakan Bayi dalam Perut

Secara umum jika janin aktif meski bentuk perut ibu hamil kecil, maka akan baik-baik saja. Namun, ada banyak faktor jika janin tidak tumbuh dengan sempurna.

Beberapa penyebab antara lain masalah dengan plasenta atau mengalami penyakit kehamilan seperti preeklamsia.

Jika janin dalam kondisi tersebut, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan agar memastikan janin mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan.

Namun jika pertumbuhan janin memang sangat melambat, biasanya Moms akan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Banyak kasus kelahiran prematur terjadi karena kondisi janin yang tak memungkinkan.

Meski bentuk perut kecil tidak selalu berbahaya, Moms juga tetap perlu rutin memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan.

Apakah Moms termasuk yang memiliki bentuk perut kecil saat hamil?

(GSA)

Artikel Terkait