KESEHATAN
20 Desember 2019

Phenoxyethanol pada Skincare, Pengganti Paraben yang Aman untuk Kulit Bayi

Dengan fungsi yang sama, phenoxyethanol bisa menjadi pengganti paraben
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Erwanto
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Meski penggunaan paraben dinilai aman dalam jumlah yang kecil, tetap saja banyak orang yang ragu menggunakan skincare dengan bahan tersebut.

Apalagi bila Moms memiliki bayi yang punya kulit sensitif, tentunya menjadi lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit, kan?

Paraben sendiri berfungsi sebagai bahan pengawet agar skincare dan kosmetik tidak mudah berjamur atau rusak.

Nah Moms, ternyata saat ini sudah ada bahan dengan manfaat yang sama dengan paraben, tapi keamanannya lebih terjamin, yakni phenoxyethanol. Yuk mengenal lebih dalam kegunaan phenoxyethanol pada skincare!

Baca Juga: Paraben dalam Kosmetik, Apakah Benar-benar Berbahaya?

Phenoxyethanol pada Skincare

Phenoxyethanol dalam Skincare

Dilansir dari Cosmetic Info, phenoxyethanol adalah cairan yang agak lengket dengan aroma seperti mawar. Bahan ini berfungsi sebagai pengawet untuk mencegah perkembangbiakan bakteri pada produk.

Phenoxyethanol umum digunakan dalam skincare, makeup mata, parfum, blush on, foundation, lipstik, sabun mandi, dan detergen.

Kalau Moms melihat daftar komposisi dalam produk, phenoxyethanol biasa ditulis sebagai Phenoxyethanol, 2-Phenoxyethanol, Euxyl K® 400 (campuran phenoxyethanol dan 1,2-dibromo-2,4-dicyanobutane), atau PhE.

Baca Juga: Pewarna pada Skincare Bayi, Amankah?

Keamanan Phenoxyethanol pada Skincare

Phenoxyethanol dalam Skincare

Menurut European Union (EU), phenoxyethanol diperbolehkan digunakan pada produk skincare dan kosmetik dengan konsentrasi maksimal 1%.

Cosmetic Info pun mengatakan bahwa anggapan phenoxyethanol akan berbahaya bagi bayi hanyalah sebuah mitos.

Tapi pada 2008, The U.S. Food and Drug Administration (FDA) pernah melarang penggunaan produk dengan campuran phenoxyethanol dan chlorphenesin. Sebab, dua campuran bahan tersebut bisa menimbulkan muntah dan diare pada bayi yang masih menyusui.

Namun, saat ini FDA menyatakan phenoxyethanol pada skincare dan bahan tambahan makanan aman digunakan.

Para peneliti di The Cosmetic Ingredient Review (CIR) juga menentukan bahwa phenoxyethanol aman diaplikasikan secara topikal (dioles) dengan konsentrasi 1 persen atau lebih sedikit.

Baca Juga: Pewangi pada Skincare, Berbahayakah?

Meski penggunaan phenoxyethanol pada skincare telah dinyatakan aman, Moms tetap harus ekstra hati-hati untuk mengaplikasikannya pada kulit Si Kecil.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai pemakaian produk perawatan kulit pada bayi. Jangan sampai kulit buah hati rusak akibat salah memakai produk!

Artikel Terkait