BALITA DAN ANAK
20 Mei 2020

Polusi Udara Menghambat Tumbuh Kembang Anak, Benarkah?

Anak tetap bisa terpapar polusi udara ketika di dalam rumah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Begita
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sebuah studi di Sekolah Kedokteran, Mount Sinai, New York AS, Icahn, menyatakan bahwa polusi jadi penyebab lingkungan terbesar dari penyakit dan kematian di dunia saat ini.

Kabar buruknya lagi, polusi udara menghambat tumbuh kembang anak dan mengganggu kemampuan belajar anak.

Philip J. Landrigan, Profesor Ilmu Kesehatan Anak dan Lingkungan di Icahn menulis dalam jurnal bertajuk Pollution and Child Development, menyatakan paparan polusi dalam 1000 hari pertama kehidupan, dari konsepsi hingga usia 2 tahun, sangat berbahaya.

Selama masa ini, kata dia, tubuh anak-anak tumbuh dan sistem organ mereka bergerak melalui proses perkembangan yang kompleks yang dapat dengan mudah terganggu.

Baca Juga: Sangat Bermanfaat, Ini 6 Jenis Permainan yang Penting Bagi Tumbuh Kembang Balita

Polusi Udara Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Benarkah Polusi Udara Bisa Menghambat Tumbuh Kembang Anak?

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari laman Bernard Van Leer, selain polusi udara menghambat tumbuh kembang, juga dapat, meningkatkan risiko penyakit mereka, dan menyebabkan kerusakan permanen pada otak, paru-paru, organ reproduksi, dan sistem kekebalan tubuh.

Polusi udara, terutama polusi udara partikulat, adalah bahaya di seluruh dunia.

Paparan seorang ibu terhadap polusi udara partikulat selama kehamilan dapat melukai otak anaknya dan dengan demikian mengurangi kecerdasan anak, mempersingkat rentang perhatian dan meningkatkan risiko attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Jurnal lain menyebutkan, paparan polusi udara selama masa bayi dan anak usia dini menyebabkan kerusakan paru-paru dan menyebabkan asma, radang paru-paru dan penyakit paru kronis

Laman organisasiBLF polusi udara mempengaruhi paru-paru anak sejak sebelum dan sesudah kelahiran. Pada anak-anak dengan asma, tingkat polusi udara yang tinggi terkait dengan peningkatan serangan asma.

Polusi udara dapat mempengaruhi kualitas udara yang kita hirup ketika kita berada di dalam ruangan, di luar rumah dan di dalam mobil.

Sumber Polusi Udara di Dalam Rumah

Benarkah Polusi Udara Bisa Menghambat Tumbuh Kembang Anak?

Foto: Orami Photo Stock

Organisasi pendanaan masalah paru-paru di Inggris tersebut, mengajak Moms untuk lebih jauh mengetahui sumber polusi udara.

Sehingga, baik anak di kota-kota besar dan kecil, dapat dilakukan upaya untuk menghindar dari sumber polusi udara.

Di luar rumah, sumber polusi udara ialah emisi transportasi. Sementara di dalam rumah, bukan berarti tidak ada sumber polusi udara.

Sedangkan sumber polusi udara yang dapat terhirup di dalam rumah antara lain;

Paparan bahan kimia yang kita gunakan saat membersihkan atau menghias, seperti cat, tiner, atau minyak tanah.

Kepulan asap dari pemanas dan proses memasak, kandungan bahan-bahan bangunan yang digunakan dalam konstruksi, juga bisa jadi sumber polusi udara yang mengancam anak.

Asap rokok, rokok elektrik, tentu harus dijauhkan dari anak-anak.

Baca Juga: 5 Perilaku Menyebalkan Balita yang Justru Bermanfaat untuk Tumbuh Kembangnya

Mengurangi Risiko Sakit karena Polusi Udara

Benarkah Polusi Udara Bisa Menghambat Tumbuh Kembang Anak?

Foto: Orami Photo Stock

BLF merekomendasikan sejumlah saran untuk mengurangi risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh polusi udara pada anak.

Pertama, tidak merokok selama kehamilan. Pastikan anak Anda tidak menghirup asap rokok setelah mereka lahir, dengan berhenti merokok sendiri dan menghindari lingkungan yang berasap.

Moms direkomendasi mengajaknya keluar dengan cara berjalan kaki jika memungkinkan, daripada mengemudi.

Ketika di dalam mobil, Anda dan anak-anak dapat menghirup udara yang tercemar, dari asap lalu lintas, uap bensin, asap tembakau, dan bahan kimia. Bahkan, tingkat polusi udara seringkali bisa lebih tinggi di dalam mobil Anda daripada di luar.

Kenakan masker pada anak, atau bawa anak ke ruangan yang tidak tercium bau bahan bangunan atau cat, ketika rumah direnovasi.

Optimalkan penggunaan exhaust fan di dapur, untuk mengusir jauh uap dari masakan setiap Anda memasak.

Baca Juga: Seberapa Penting Peran Kalsium Untuk Tumbuh Kembang Balita?

Nah, ternyata polusi udara memang berpengaruh pada tumbuh kembang dan kesehatan Si Kecil. Jadi, sebisa mungkin jauhkan Si Kecil dari sumber polusi udara ya Moms. Baik yang di luar rumah, maupun di dalam rumah.

Artikel Terkait