BAYI
4 April 2020

Posisi Tidur Ini Berbahaya untuk Bayi, Hati-hati!

Hindari posisi tidur yang berbahaya ini Moms, kadang tidak disadari!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Selain akan menentukan kualitas tidur bayi, posisi tidur Si Kecil yang benar juga akan menghindarkannya dari masalah dan risiko saat bayi tidur.

Namun, jangan sampai karena ingin sekali membuat bayi tidur dengan aman dan nyaman, Moms malah membuat bayi berada dalam bahaya.

Salah satunya saat memberikan seperangkat sleep positioner pada bayi. Meski diklaim aman, namun hal tersebut justru membuat posisi tidur bayi menjadi lebih berbahaya karena bisa menyebabkan kekurangan napas. Hal tersebut diungkapkan oleh Food and Drug Administration (FDA) AS.

Produk yang dikenal sebagai ‘anti-roll’ ini justru dapat mencegah bayi bernapas dengan baik. Posisi tidur yang berbahaya untuk bayi dalam sleep positioner terdapat pada adanya dua bantal yang ditinggikan dan juga guling yang menempel pada tikar.

Biasanya, bayi di bawah 6 bulan ditempatkan di atas tikar di antara bantal untuk menjaganya berada dalam posisi tertentu saat tidur.

Baca Juga: Bolehkah Bayi Tidur dengan Posisi Tengkurap?

Sleep Positioner Meningkatkan Risiko SIDS

Hati Hati Posisi Tidur Ini Berbahaya untuk Bayi -1.jpg

Foto: Dailymail.co.uk

Menempatkan bayi tidur dekat benda-benda seperti sleep positioner, mainan, bantal dan selimut akan meningkatkan risiko mati lemas secara tidak disengaja dan Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS), kata American Academy of Pediatrics (AAP).

“Ini sangat mengkhawatirkan mengingat tingkat SIDS yang telah mandek selama beberapa tahun,” kata Dr. Sunah Hwang, seorang neonatologis di Boston Children's Hospital and South Coast Hospital.

Menurut FDA, beberapa bayi ditemukan dalam posisi berbahaya di sebelah positioner tempat bayi tidur. Bahkan, ada laporan bayi meninggal setelah ditempatkan dalam salah satu produk tersebut.

Dalam kebanyakan kasus, bayi keluar dari posisi yang telah ditentukan, berguling dan mati lemas karena kekurangan oksigen.

FDA telah mengatur produk bayi yang mengklaim dapat menyembuhkan, mengobati, mencegah atau mengurangi penyakit atau kondisi tertentu pada bayi.

Beberapa perusahaan sleep positioner mengklaim bahwa produknya mencegah SIDS. Tetapi FDA mencatat tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim tersebut.

Beberapa perusahaan tersebut mengklaim dapat membantu meredakan penyakit gastroesophageal reflux (GERD), suatu kondisi yang menyebabkan asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Perusahaan lain mengklaim positioner membantu membantu mencegah sindrom kepala datar (plagiocephaly).

Baca Juga: Posisi Tidur Miring Berbahaya Bagi Bayi, Ini Risikonya

Posisi Tidur Berbahaya untuk Bayi

Hati Hati Posisi Tidur Ini Berbahaya untuk Bayi -2.jpg

Foto: Romper.com

Selain penggunaan sleep positioner, ada juga beberapa posisi tidur yang berbahaya untuk bayi. Salah satunya adalah saat bayi tidur menyamping atau malah tidur tertelungkup.

Hal ini membuat orang tua khawatir bayi tidak bisa bernafas saat tidur atau malah menelan kembali jika muntah saat tidur.

"Saya memberi tahu orang tua bahwa anak mereka memiliki jalan napas normal dan sistem saraf normal, sehingga mereka memiliki mekanisme untuk mencegah muntah masuk ke paru-paru," kata Dr. Ari Brown, seorang dokter anak di Austin, Texas, dan seorang pejabat juru bicara American Academy of Pediatrics (AAP).

Bahkan ketika Moms yakin bahwa bayi berbaring telentang semalaman saat tidur, akan sangat penting untuk menghindari menempatkannya di permukaan yang lembut dan tidak menempatkan barang-barang lain di sampingnya.

Juga hindari tidur di kasur air, sofa, atau kasur empuk.

Kasur yang kuat yang ditutupi oleh tirai tipis yang tidak menjulur adalah tempat tidur paling aman. Jauhkan semua mainan dan boneka selama masa bayi. Gunakan pakaian tidur seperti one-piece sleeper tanpa penutup sebagai alternatif selimut.

Baca Juga: Tidur Bersama Bayi, Jangan Lakukan 5 Hal Ini!

Biasakan Posisi Tidur Terbaik untuk Bayi

Hati Hati Posisi Tidur Ini Berbahaya untuk Bayi -3.jpg

Foto: Shutterstock.com

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar bayi yang tidur telentang, karena itu adalah posisi teraman bagi bayi untuk tidur.

Bukan hanya menghindari SIDS, posisi tidur tersebut tidak berbahaya untuk bayi karena Si Kecil dapat bernafas dengan bebas dan tidak merasa pengap saat beristirahat.

Karena mustahil untuk selalu memantau pergerakkan bayi selama tidur, AAP merekomendasikan agar semua bayi ditempatkan untuk tidur telentang.

Beberapa dokter berpikir bahwa tidur menyamping mungkin menjadi alternatif yang masuk akal agar mudah mengembalikan posisi tidur bayi menjadi terlentang.

Akan tetapi, bukti terbaru menunjukkan bahwa tidur menyamping juga harus dihindari untuk alasan keamanan.

Nah, itulah posisi tidur berbahaya untuk bayi yang perlu Moms ketahui. Biasakan Si Kecil tidur terlentang ya Moms, agar bayi tidak berada dalam posisi tidur yang berbahaya.

Artikel Terkait