NEWBORN
1 Maret 2019

Power Pumping, Cara Memompa Efektif yang Jadi Solusi ASI Seret

ASI seret? Power Pumping bisa jadi solusi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina
Disunting oleh Dina

Seperti kita ketahui, manfaat ASI untuk bayi tentu sangat besar.

Tetapi apa jadinya jika persediaan ASI ibu tidak mencukupi atau ASI seret?

Apakah ini saat terbaik untuk beralih ke susu formula bayi?

Moms, jangan menyerah, sediakan pompa ASI berkualitas tinggi dan mulailah metode terbaru ini untuk meningkatkan suplai ASI untuk si kecil.
Inilah solusi ASI seret bagi Moms, Power Pumping!

Baca Juga: ASI Seret? Ini Cara Memperbanyak ASI

Apa itu Power Pumping?

power pumping 1

Foto: parentinghub.com

Bahkan dengan bantuan pompa ASI, Moms tetap merasa lelah untuk mengikuti permintaan bayi mereka akan ASI.

Tampaknya pompa ASI tidak membuat perbedaan dalam meningkatkan volume ASI yang mereka hasilkan.

Di sinilah manfaat Power Pumping diterapkan.

Power Pumping, juga dikenal sebagai pemompaan kluster, adalah metode yang sudah diuji coba yang dilakukan oleh banyak ibu menyusui secara eksklusif untuk meningkatkan suplai ASI.

Singkatnya, Power Pumping adalah seperti pompa ASI biasa tetapi bahkan lebih sering.

Menurut Dr. Meta Hanindita, SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, Power Pumping adalah sebetulnya teknik “meniru” frekuensi menyusui pada bayi yang sering mengalami lonjakan pertumbuhan (growth spurt) atau masa-masa ketika bayi lebih sering menyusui.

Selama masa-masa ini, bayi lebih kuat, lebih sering dan lebih lama menyusui yang memicu meningkatnya pelepasan prolaktin dari kelenjar pituitari.

Hormon ini mengandung pesan untuk “memproduksi lebih banyak ASI.”

Baca Juga: 4 Cara Aman Memanaskan MPASI Ini Bisa Diiikuti di Rumah

Bagaimana Cara Kerja Power Pumping?

power pumping 2

Foto: milkbarbreastpumping.com

Power Pumping bukanlah pengganti pemompaan ASI biasa untuk meningkatkan suplai ASI.

Namun, Power Pumping dimaksudkan untuk meningkatkan kemajuan dengan mengganti satu sesi pemompaan reguler dengan alternatif yang dirancang secara strategis.

Karen Mira, penulis parenting dari Singapura, berkata bahwa metode ini bekerja dengan berulang kali mengosongkan payudara, memberi isyarat kepada tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI dan lebih cepat.

Power Pumping sebenarnya dilakukan dan dihentikan dalam rentang waktu satu jam dalam satu hari.

Untuk melakukan metode ini, pilihlah satu jam setiap pagi atau malam hari (misalnya jam 7 pagi) dan gunakan pola pemompaan berikut:

  • Pompa selama 20 menit; istirahat 10 menit
  • Pompa lagi 10 menit; istirahat 10 menit
  • Pompa lagi 10 menit; selesai

Cara ini memberikan waktu 40 menit pemompaan dalam waktu 60 menit.

Di lain waktu di siang hari, gunakan pemompaan ASI seperti biasa.

Beberapa wanita menemukan bahwa menerapkan power pumping pada tiga pagi atau malam berturut-turut sudah mencukupi kebutuhan ASI mereka, sementara yang lain mungkin melakukan power pumping hingga tujuh hari berturut-turut untuk mendapatkan hasilnya.

Namun jangan berkecil hati jika dibutuhkan waktu sedikit lebih lama. Kuncinya adalah ketekunan.

Penggunaan Pompa ASI

power pumping 3

Foto: abc7.com

Karena tidak semua bayi membutuhkan makanan per jam dan tidak semua ibu memiliki persediaan susu yang tinggi, penggunaan pompa ASI sangat dianjurkan.

Pompa ASI bekerja dengan menirukan gerakan mengisap yang dilakukan bayi saat menyusui. Ini biasanya berakibat pada peningkatan suplai ASI.

Pompa ASI elektrik berkualitas tinggi umumnya lebih efektif daripada pompa manual meskipun harganya agak mahal, terutama untuk pompa yang dirancang untuk meniru perubahan panjang, kekuatan dan frekuensi isap yang dihasilkan oleh bayi.

Baca Juga: Exclusive Pumping, Memberi ASI Tanpa Meneteki Bayi

Tips Power Pumping yang Efektif

power pumping 4

Foto: babymama.ph

Lakukan double power pumping untuk hasil yang lebih banyak dan lebih cepat.

Simpan pompa ASI di tempat yang mudah terjangkau kapan saja.

Catat jadwal dengan memiliki jam pompa ASI menggunakan jam atau alarm, sambil sesekali diselingi dengan mengerjakan hobi atau pekerjaan rumah tangga setiap hari.

Tetap rileks dan menikmati waktu Power pumping tanpa meninggalkan pemompaan rutin.

Pernahkah Moms mencoba Power pumping? Ceritakan pengalaman Moms ya.

(ROS)

Artikel Terkait