KEHAMILAN
16 Juni 2020

Promil Pasca Alami Kehamilan Ektopik, Terapkan 5 Tips Ini

Waspada kehamilan ektopik berulang!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Setelah harus merelakan calon buah hati karena kehamilan ektopik tentu saja Moms bisa kembali menjalani promil untuk mencoba hamil lagi.

Namun, hamil kembali paska kehamilan ektopik bukanlah hal yang mudah.

Tips Promil Setelah Kehamilan Ektopik

Meskipun begitu, Moms dapat menerapkan beberapa tips promil setelah kehamilan ektopik dari para ahli, seperti di bawah ini.

Baca Juga: Kehamilan Ektopik Bikin Sakit Pada Bahu? Ini Penjelasannya!

1. Ambil Jeda Waktu Yang Cukup Untuk Mempersiapkan Tubuh

Promil Pasca Alami Kehamilan Ektopik, Terapkan 5 Tips Ini 1

Foto: unsplash.com

Meskipun tidak ada bukti yang pasti mengenai berapa lama seorang wanita perlu menunggu untuk kembali menjalani promil setelah kehamilan ektopik, para ahli medis dari The Ectopic Pregnancy menyarankan agar Moms menunggu setidaknya tiga bulan sebelum mencoba hamil lagi.

Bukan tanpa alasan. Masa jeda ini dapat memungkinkan peradangan internal dan memar yang diakibatkan oleh perawatan kehamilan ektopik dapat sembuh secara sempurna.

Selai aspek fisik, masa jeda ini juga berfungsi untuk pemulihan emosional. Karena dalam kebanyakan kasus, kehamilan ektopik sering kali memberikan dampak emosional yang intens bagi para wanita.

Di mana menurut sebuah studi di Journal of Obstetric, Gynecologic, & Neonatal Nursing, dampaknya emosionalnya setara dengan wanita yang mengalami keguguran.

Khusus bagi Moms yang menerima suntukan Methotrexate, diharuskan untuk dapat menunggu sampai kadar hCG turun hingga di bawah 5mIU/mL.

Selain itu, Moms juga perlu mengonsumsi asam folat selama 12 minggu sebelum kembali menjalani promil.

Ini karena Methotrexate diketahui dapat mengurangi tingkat folat di dalam tubuh, yang akan sangat diperlukan untuk perkembangan janin yang sehat.

Obat ini juga mempengaruhi kinerja organ hati, sehingga memberi jeda waktu memungkin tubuh untuk pulih sepenuhnya sebelum harus menerima kehamilan berikutnya.

2. Perhatikan Masa Ovulasi dan Menstruasi

Promil Pasca Alami Kehamilan Ektopik, Terapkan 5 Tips Ini 2

Foto: shutterstock.com

Menurut The Ectopic Pregnancy, Moms sangat mungkin untuk berovulasi dalam waktu 14 hari setelah operasi kehamilan ektopik. Bahkan waktunya bisa lebih cepat jika Moms hanya mendapatkan perawatan Methotrexate.

Maka dari itu, sangatlah penting untuk melacak siklus menstruasi dan ovulasi Moms secara benar. Karena tanpa adanya alat kontrasepsi, kehamilan sangat mungkin terjadi pada tubuh Moms yang mungkin masih belum benar-benar siap.

Penggunaan kondom, menurut sebuah penelitian di BJOG: An International Journal of Obstetric and Gynaecology, merupakan metode yang terbukti cukup efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan ektopik berulang selama masa pemulihan.

Baca Juga: Apakah yang Perlu Diketahui Tentang Kehamilan Ektopik?

3. Pastikan Promil Didampingi Dokter Spesialis Yang Tepat

Promil Pasca Alami Kehamilan Ektopik, Terapkan 5 Tips Ini 3

Foto: freepik.com

“Memiliki kehamilan ektopik menempatkan Anda pada risiko memilikinya kembali. Tetapi kabar baiknya adalah lebih dari setengah dari semua wanita yang pernah hamil ektopik di masa lalu bisa memiliki kehamilan yang normal dan sehat di masa depan,” kata Laura Riley, M.D., direktur bagian persalinan di Massachusetts General Hospital, seperti dikutip dari Parents.

“Kuncinya, berkonsultasilah dengan penyedia layanan kesehatan yang Anda pilih untuk membahas mengenai peluang memiliki kehamilan yang berkembang di tempat yang tepat.”

4. Pilih IVF Sebagai Alternatif

Promil Pasca Alami Kehamilan Ektopik, Terapkan 5 Tips Ini 4

Foto: unsplash.com

Setelah mengalami kehamilan ektopik yang menyebabkan operasi pengangkatan tuba falopi, menurut Alabama Fertility, prosedur bayi tabung atau IVF dapat dipertimbangkan jika Moms ingin kembali menjalani promil.

Karena dengan IVF, embrio dimasukkan langsung ke pusat rahim, sehingga kemungkinan untuk kembali memiliki kehamilan ektopik tergolong rendah. Meskipun risikonya memang tidak 0%.

Selain itu, promil setelah kehamilan ektopik melalui IVF, khususnya bagi yang memiliki masalah kerusakan tuba, memiliki tingkat kebrhasilan yang cukup tinggi.

Baca Juga: Ini Pengertian Hamil Anggur yang Sebenarnya

5. Jadikan Dokter Sebagai ‘Sahabat’ Untuk Mencegah Kehamilan Ektopik Berulang

Promil Pasca Alami Kehamilan Ektopik, Terapkan 5 Tips Ini 5

Foto: pexels.com

HealthyWA menyarankan agar Moms untuk lebih aktif berkonsultasi dengan dokter kandungan atau spesialis kesuburan jika ingin promil setelah kehamilan ektopik.

Selain itu, segera temui dokter jika Moms merasakan atau mengalami hal-hal di bawah ini:

  • Merasakan gejala seperti awal kehamilan
  • Terlambat menstruasi
  • Nyeri perut yang parah
  • Perdarahan menstruasi yang tampak tidak seperti biasanya

Medapatkan pengobatan kondisi medis tertentu yang diduga menjadi faktor risiko juga telah terbukti dapat membantu menurunkan risiko kehamilan ektopik berulang.

Itulah beberapa tips yang dapat Moms coba lakukan jika ingin kembali promil setelah kehamilan ektopik. Semoga segera mendapatkan garis dua.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Hamil Anggur? Simak Penjelasannya di Sini

Artikel Terkait