KEHAMILAN
1 Juli 2020

6 Prosedur Persalinan di Era New Normal, Bumil Wajib Tahu!

Semuanya dijamin aman dan terkendali
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sejak pertama kali virus corona (COVID-19) masuk ke Indonesia hingga masa new normal sekarang, rasa cemas tetap menghantui banyak orang. Terutama para ibu hamil yang sebentar lagi akan melahirkan.

Ketakutan akan infeksi COVID-19 dan beredarnya sejumlah informasi kurang tepat di masyarakat terkait persalinan, tak dipungkiri semakin menimbulkan rasa cemas dan khawatir di antara para ibu hamil. Mungkin Moms salah satunya.

Cemas apakah aman melahirkan di rumah sakit, apakah janin akan baik-baik saja, adakah kemungkinan tertular COVID-19, dan lain sebagainya.

Jangan khawatir Moms, menjawab rasa cemas tentang proses persalinan para ibu hamil, pihak rumah sakit telah menerapkan prosedur kelahiran di era new normal ini. Seperti apa prosedur yang diterapkan? Yuk, kita simak penjelasan berikut.

Prosedur Persalinan di Era New Normal

Dipaparkan oleh dr. Eric Kasmara, Dokter Spesialis Kebidanan & Kandungan Rumah Sakit Pondok Indah - Puri Indah, bahwa rumah sakit tempatnya bekerja sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk ibu yang akan melahirkan di era new normal ini.

1. Memisahkan Pasien Suspek Infeksi COVID-19

prosedur bersalin di era new normal

Foto: self.com

Prosedur persalinan di era new normal yang pertama adalah memisahkan pasien suspek infeksi COVID-19 dengan pasien lainnya, termasuk bumil yang akan melahirkan. Ini jadi sangat penting untuk melindungi pasien lain terpapar COVID-19.

Terlebih lagi jika Moms melahirkan di rumah sakit umum dan bukan rumah sakit khusus ibu dan anak, maka pemisahan pasien umum dan ibu yang melahirkan akan dilakukan.

“Akan dilakukan pemisahan antara pengunjung atau pasien dengan gejala suspek infeksi COVID-19 dan yang tidak," ujar dr. Eric.

2. Screening sebelum Persalinan

prosedur bersalin di era new normal

Foto: livescience.com

Bukan hanya itu saja, juga akan dilakukan screening sebelum proses persalinan.

Menurut Centers for Disease Control (CDC) menyebutkan, ibu hamil yang positif Covid-19 harus diisolasi sebelum dan setelah persalinan.

Jika ibu hamil dinyatakan positif corona, maka prosedur perawatan yang dilakukan akan berbeda lagi, persalinan akan dilakukan melalui Sectio-Cesarean.

Selain itu, ibu yang positif corona juga tidak dianjurkan untuk menjalani inisiasi menyusui dini (IMD), dan disarankan untuk memerah ASI untuk diberikan pada bayi melalui botol. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 pada bayi.

3. Petugas Medis dengan APD

prosedur bersalin di era new normal

Foto: healthline.com

Dikarenakan kita memasuki masa new normal sekaligus memasuki masa pandemi COVID-19 yang masih terjadi, para dokter dan perawat juga selalu mengutamakan untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Jadi Moms tidak perlu khawatir ya.

4. Kamar Bersalin dan Ruang Perawatan di Lantai Khusus

prosedur bersalin di era new normal

Foto: blog.mission-health.org

Bukan hanya itu saja, di RS Pondok Indah misalnya, kamar untuk bersalin, ruang perawatan ibu, serta kamar bayi diberi tempat khusus yaitu di lantai 7. Jadi di lantai tersebut tidak akan menerima pasien umum.

Penting sekali bagi rumah sakit memisahkan lantai untuk perawatan ibu dengan perawatan pasien lainnya, untuk mencegah terjadinya infeksi COVID-19.

5. Pembersihan Ruang Bersalin secara Berkala

prosedur bersalin di era new normal

Foto: Orami Photo Stock

Dipisah ruang untuk bersalin dan area pasien umum saja belum cukup. Agar Moms tidak cemas dan merasa aman ketika melahirkan, tempat bersalin juga dibersihkan dengan disinfektan secara berkala. Hal ini dilakukan guna memastikan area rumah sakit selalu steril.

6. Pembatasan Jumlah Pengunjung

prosedur bersalin di era new normal

Foto: unicef.org

Tidak seperti dulu, di masa pandemi COVID-19 dan new normal ini, ibu yang bersalin tidak bisa ditemani oleh banyak orang. Akan diberlakukan pembatasan jumlah pengunjung untuk pasien yang bersalin.

Yang artinya, Moms tidak diperkenankan untuk menerima kunjungan dari siapapun juga selama masa isolasi. Namun bukan berarti ayah tidak bisa mendampingi Moms selama persalinan ya.

Tentu semua hal ini dilakukan agar pasien tidak terlalu banyak berinteraksi dengan orang lain. Sekarang setelah mengetahui semua informasi ini, Moms sudah tidak terlalu khawatir untuk melahirkan di rumah sakit umum kan?

Artikel Terkait