BAYI
6 Mei 2019

Radang Tenggorokan Pada Busui, Apakah Berpengaruh Pada Bayi?

Apa bisa menular ke bayi?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Sangat normal bagi setiap ibu menyusui untuk mengalami sakit, misalnya seperti terkena infeksi dan berbagai penyakit medis.

Selain itu, radang tenggorokan termasuk jenis infeksi yang paling sering mempengaruhi kesehatan busui.

Apakah Moms tetap bisa menyusui saat radang tenggorokan? Adakah efek radang tenggorokan ibu menyusui pada bayi?

Terkena Radang Tenggorokan Tetap Bisa Menyusui

Radang Tenggorokkan Pada Busui, Apakah Berpengaruh Pada Bayi 1.jpg

Foto: todaysparent.com

Sangat jarang bagi ibu menyusui untuk dianjurkan berhenti menyusui karena sakit.

Dikutip dari Sciencedirect.com, menurut The Pediatric Clinics of North America, hanya ada dua penyakit yang membuat seorang wanita sama sekali tidak menyusui yaitu HIV dan HLTV-1, yang merupakan rotavirus dari keluarga virus limfotropik manusia.

Sementara untuk sejumlah penyakit lainnya seperti batuk, pilek, radang tenggorokan, flu, demam, dan lain-lain tetap boleh menyusui.

Meskipun terkadang Moms perlu mengonsumsi obat untuk mengatasinya, dokter bisa merekomendasikan obat-obatan yang memang aman dikonsumsi oleh busui.

Tidak Ada Dampak Radang Tenggorokan Terhadap ASI dan Bayi

Radang Tenggorokkan Pada Busui, Apakah Berpengaruh Pada Bayi 2.jpg

Foto: medelabreastfeedingus.com

“Kecuali jika busui bersangkutan merasa tidak bisa menyusui secara fisik karena merasa sangat kesakitan, setiap ibu menyusui bisa tetap menyusui bayinya sementara dia mengalami radang tenggorokan,” kata Elizabeth Mason, perawat persalinan dan konsultan laktasi bersertifikat di New Jersey, seperti dikutip dari Romper.com.

Hanya saja, penting bagi Moms untuk menjaga kebersihan dengan benar, seperti mandi secara rutin, mencuci tangan sebelum menyentuh atau menyusui si kecil, dan sering membersihkan rumah.

“Jika ibu menyusui mengalami radang tenggorokan disertai dengan batuk, mungkin bisa dipertimbangkan untuk menggunakan masker ketika menyusui. Karena radang tenggorokan menular melalui udara, bukan ASI,” jelas Mason.

Menyusui sebenarnya juga sangat membantu dalam mencegah penyebaran virus ke bayi.

Di mana antibodi yang diproduksi tubuh Moms untuk melawan bakteri akan masuk ke dalam ASI dan berpindah ke tubuh bayi.

Mengobati Radang Tenggorokan Pada Busui yang Aman Bagi Bayi

Radang Tenggorokkan Pada Busui, Apakah Berpengaruh Pada Bayi 3.jpg

Foto: ajp.com.au

Pengobatan radang tenggorokan untuk busui tergantung dengan kondisi keparahan Moms.

Berikut ini merupakan beberapa pengobatan yang direkmomendasikan oleh Breastfeeding.ie untuk mengatasi radang tenggorokan pada ibu menyusui:

  • Minum ramuan alami seperti campuran madu, air lemon, dan air hangat, atau cairan hangat lainnya seperti teh untuk menjaga kelembaban tenggorokan Moms.
  • Berkumur dengan air garam juga bisa sedikit membantu meredakan infeksi.
  • Jika radang tenggorokan disertai dengan batuk, cobalah obat batuk yang mengandung gliserin dan madu. Mintalah bantuan apoteker atau dokter untuk memilih obat yang tepat dan aman bagi ibu menyusui.
  • Permen gliserin juga membantu untuk meredakan radang tenggorokan. Tanyakan pada dokter mengenai rekomendasi yang aman untuk ibu menyusui.
  • Untuk radang tenggorokan yang disertai dengan demam, Moms mungkin bisa meminta resep parasetamol atau ibuprofen pada dokter.
  • Jika demam yang Moms alami semakin tinggi atau radang tenggorokan tidak kunjung membaik dxalam beberapa minggu, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan lebih lanjut.

(RGW/CAR)

Artikel Terkait