KEHAMILAN
28 Oktober 2019

Radang Usus saat Hamil: Penyebab dan Cara Penanganannya

Hati-hati terhadap radang usus saat hamil ya Moms
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Penyakit radang usus adalah segala penyakit yang menyebabkan radang pada usus, atau usus besar. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang yang berada dalam keadaan normal.

Bisa juga lho menyerang ibu hamil, meskipun ibu hamil sudah menjaga kesehatannya dengan baik.

Dilansir dari laman Very Well Family, radang usus biasanya terjadi pada trimester pertama dan kedua kehamilan dan disebabkan oleh beberapa faktor.

Di antaranya penumpukan tinja hingga menyebabkan penyumbatan, obstruksi lumen apendiks, batu apendiks, adanya mikroba usus seperti cacing kremi di saluran pencernaan, benda asing yang tak sengaja tertelan, dan infeksi bakteri seperti campak, salmonella atau bakteri shigella.

Baca Juga: Tunda Dulu Program Hamil Saat Radang Usus Melanda!

Memiliki penyakit kronis saat hamil membutuhkan pengawasan yang ketat oleh dokter yang berkualifikasi, tetapi kehamilan dan bayi yang sehat keduanya bisa juga kok.

Gejala yang ditunjukkan biasanya termasuk sakit perut dan kram, diare, tinja berdarah, dan penurunan berat badan.

Lalu bagaimana cara mengatasi radang usus saat hamil?

Konsultasi dengan Dokter Kandungan

radang usus saat hamil

Foto: verywellfamily.com

Dilansir dari jurnal yang diterbitkan oleh Gastroenterology mengenai radang usus saat hamil, risiko radang usus saat hamil mencapai tingkat yang signifikan dan berlipat ganda, termasuk keguguran, kelahiran bayi usia kehamilan yang kecil, kelahiran prematur, kenaikan berat badan ibu yang buruk, dan komplikasi persalinan dan persalinan (misalnya, preeklampsia, solusio plasenta, peningkatan probabilitas persalinan sesar).

Oleh karena itu, disarankan konsultasi dengan spesialis kandungan, jika tersedia, untuk setiap ibu hamil yang menderita radang usus.

Baca Juga: 7 Penyakit Pada Wanita yang Menghambat Kehamilan

Suplemen Gizi dan Diet

radang usus saat hamil

Foto: momjunction.com

Dilansir dari jurnal The Obstetrician & Gynaecologist, kekurangan nutrisi (mis. defisiensi vitamin B12 dan D, malabsorpsi protein dan lemak, status zat besi dan folat rendah) bisa jadi masalah pada radang usus saat hamil.

Kekurangan nutrisi ini bisa diatasi sebelum konsepsi, jika memungkinkan, dan selama kehamilan.

Berhenti Konsumsi Obat-Obatan yang Tidak Penting

radang usus buntu

Dilansir dari US National Library of Medicine berjudul Inflammatory bowel disease in pregnancy, perempuan yang menderita penyakit radang usus saat hamil mungkin ingin berhenti minum obat selama kehamilan karena risiko yang dirasakan membahayakan janin.

Baca Juga: 7 Gaya Hidup Orang Jepang yang Wajib Ditiru Untuk Menjaga Kesehatan

Namun, sangat penting untuk menangani penyakit, dan kekhawatiran akan kejadian obat yang merugikan harus dihilangkan. Manajemen medis penyakit radang usus tidak berbeda pada kehamilan, dengan beberapa pengecualian penting, seperti berhenti konsumsi obat-obatan yang tidak penting.

Itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan saat menderita radang usus saat hamil. Jika Moms mengalami gejalanya, segera konsultasikan dengan dokter ya!

Artikel Terkait