RUPA-RUPA
30 April 2020

Rahasia Wuhan Capai Nol Pasien Virus COVID-19, Ini 4 Langkahnya

Wuhan mengambil beberapa langkah penting
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Kota Wuhan di China, yang menjadi lokasi utama penyebaran COVID-19, mengatakan bahwa tidak ada lagi pasien yang terjangkit virus corona. Dengan kata lain, Wuhan telah memiliki nol pasien COVID-19.

Virus COVID-19 ini sendiri bermula dari pasar basah di Wuhan pada Desember 2019, yang selanjutnya menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Berikut penjelasan tentang kondisi Wuhan terkini.

Baca Juga: 9 Istilah Selama Pandemi COVID-19, Moms Sudah Tahu Semuanya?

Cara Wuhan Capai Nol Pasien dan Langkahnya dalam Menangani Pandemi

Mengutip Strait Times, seorang pejabat kesehatan mengatakan pada Minggu (26/4/2020) kemarin bahwa Wuhan kini tidak memiliki sisa kasus COVID-19 di rumah sakitnya.

Lalu, bagaimana cara Wuhan, sebagai daerah asal virus COVID-19, menangani pandemi hingga akhirnya tidak lagi memiliki pasien? Berikut ini penjelasannya.

1. Upaya Staf Medis yang Kompak

Wuhan nol pasien-3

Foto: Orami Photo Stock

Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Mi Feng, mengatakan bahwa keberhasilan dalam menangani pandemi hingga Wuhan mencapai nol pasien ini karena kerjasama dari tim medis di seluruh negeri.

"Berita terakhir, pada tanggal 26 April, jumlah pasien virus corona baru di Wuhan adalah nol, berkat upaya bersama dari Wuhan dan staf medis dari seluruh negeri," katanya.

Sejauh ini, kota Wuhan telah melaporkan 46.452 kasus positif, atau sekitar 56 persen dari total kasus di China, dengan angka kematian 3.869 jiwa.

Baca Juga: 10 Mitos dan Fakta Tentang Virus Corona yang Harus Moms Ketahui

2. Penutupan Akses yang Ketat

Wuhan nol pasien-2

Foto: Orami Photo Stock

Penutupan akses yang ketat nampaknya juga menjadi kunci untuk menekan angka infeksi virus corona, dan kini tidak ada lagi klaim pasien COVID-19 di Wuhan.

Wuhan dan provinsi Hubei melakukan isolasi total pada akhir Januari, dengan penutupan akses jalan, kereta api dan pesawat yang dibatalkan dan penduduk tidak dapat bergerak bebas selama lebih dari dua bulan.

"Ada tempat-tempat yang di luar kendali pada awalnya, dan China membuat keputusan untuk melindungi China dan seluruh dunia. Mengisolasi pasien bisa memutuskan rantai penularan," ujar ahli epidemiologi veteran Bruce Aylward, dari WHO mengutip Vox.

3. Publik yang Sadar Bahayanya Virus

Wuhan nol pasien-3

Foto: Orami Photo Stock

Selain itu, Bruce juga mengatakan bahwa China melakukan sosialiasi yang masif kepada masyarakatnya untuk meningkatkan siaga dalam menghadapi virus corona.

"Kuncinya adalah informasi publik dan populasi yang mendapatkan informasi, menemukan kasus-kasus tersebut, dan dengan cepat mengisolasi mereka (pasien COVID-19). Mengisolasi dengan lebih cepat dapat memutus rantai penularan," jelas Aylward.

Baca Juga: Cara Membuat Jamu Empon-Empon untuk Menangkal Virus Corona

4. Akses Kesehatan yang Mendukung

Wuhan nol pasien-4

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu hal penting yang membantu dalam menekan angka pasien COVID-19 hingga Wuhan kini memiliki 0 pasien adalah akses kesehatan untuk masyarakat yang mendukung.

China mengambil sejumlah langkah untuk menanggapi wabah. Pertama, mereka mengadakan pengujian dan pengobatan gratis. China menyadari bahwa akses kesehatan yang perlu membayar akan menghambat orang yang mencari perawatan.

Selain itu, resep obat ditingkatkan dari yang tadinya sebulan, menjadi tiga bulan untuk memastikan orang tidak kehabisan obat ketika dibutuhkan. China juga membuat sistem pengiriman obat untuk populasi yang terkena dampak.

Itu dia Moms, bagaimana cara Wuhan dalam mengatasi virus corona hingga diketahui nol pasien saat ini. Semoga kondisi juga cepat terjadi di Indonesia, ya.

Artikel Terkait