NEWBORN
31 Juli 2019

Rambut Bayi Rontok, Normalkah?

Warna dan tekstur rambut bayi juga berubah seiring dengan berjalannya waktu
Artikel ditulis oleh Andra Nur Oktaviani
Disunting oleh Dina Vionetta

Menjadi orang tua baru merupakan hal yang membahagiakan sekaligus kadang menegangkan. Banyak perubahan atau perkembangan pada Si Kecil yang baru pertama kali Moms dan Dads alami. Salah satu yang Moms dan Dads perlu persiapkan sebagai orang tua baru adalah masa di mana rambut bayi rontok.

Ya, jangan kaget saat tiba-tiba rambut bayi rontok atau mengalami kebotakan di bagian tertentu ya Moms. Dalam rentang usia tertentu, kondisi rambut bayi rontok sangat wajar terjadi dan tidak menandakan masalah yang serius.

Cek sampai pada kondisi seperti apa rambut bayi rontok menandakan masalah serius dan apa saja penyebab dari kondisi rambut bayi rontok ini.

Rambut Bayi Baru Lahir Rontok

rambut bayi rontok. normalkah

Rambut bayi baru lahir hingga usia 6 bulan sangat wajar mengalami kerontokan. “Ini adalah respon fisiologis yang normal dan beberapa ahli mengaitkannya dengan penurunan hormon kehamilan secara mendadak yang membuat kebotakan di beberapa bagian kulit kepala bayi hingga rontok sama sekali,” ungkap Heidi Murkoff, penulis What to Expect When You’re Expecting, seperti dikutip dari whattoexpect.com.

Sama seperti gigi susu yang lepas dan akan tumbuh lagi, rambut bayi rontok akan berkurang dan akan kembali tumbuh. “Jangan khawatir, saat ulang tahun pertamanya, rambut bayi akan penuh kembali. Ditumbuhi dengan rambut bayi yang sangat berbeda dari segi warna hingga tekstur dengan rambut bayi ketika lahir,” ungkap Dr. William Sears, seperti dikutip dari parenting.com.

Baca Juga: Rambut Bayi Rontok? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Lain Rambut Bayi Rontok

rambut bayi baru lahir rontok

Selain masalah hormonal, ada juga beberapa penyebab lain rambut bayi rontok yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Apa saja? Yuk kita cari tahu Moms!

1. Posisi Kepala Bayi yang Sama

Saat kepala bayi tidur di posisi yang sama terus menerus, maka rambut bayi rentan rontok dan mengalami kebotakan akibat tekanan di bagian yang sama. Hal ini juga ditandai dengan bentuk kepala bayi peyang atau rata di bagian belakang.

2. Tinea Capitis (Ringworm)

Infeksi jamur yang mengakibatkan rambut bayi rontok. Indikasi dari kondisi ini adalah rambut bayi yang pitak tidak merata dengan tekstur bersisik yang berwarna kemerahan.

Baca Juga: Kapan Sebaiknya Rambut Bayi Dipotong untuk Pertama Kalinya?

3. Trichotillomania

Kondisi dimana bayi yang sudah berusia beberapa bulan sering menarik atau memutar-mutar rambut bayi secara kasar. Hal ini dihubungkan dengan gangguan obsessive-compulsive yang memiliki karakteristik rambut bayi pitak dan panjang rambut yang bervariasi.

4. Trauma

Saat rambut bayi sudah mulai panjang dan Moms ingin menguncirnya atau memberinya bando, pastikan tidak terlalu kencang. Karena folikel rambut bayi sangat rapuh dan rentan menyebabkan rambut bayi rontok.

Jika Moms menemukan tanda-tanda rambut bayi rontok karena empat kondisi di atas, maka Moms perlu melakukan konsultasi lebih mendalam dengan dokter anak.

Jadi Moms tidak perlu kaget lagi jika rambut bayi rontok. Karena di enam bulan pertamanya, rambut bayi rontok adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

(GS)

Foto: {ixabay.com, Pexels.com

Artikel Terkait