KEHAMILAN
29 Maret 2020

8 Rempah yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Hindari Ya!

Bisa menyebabkan komplikasi kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dunia selalu penuh dengan keajaiban. Sebelum adanya pengobatan modern yang menjadi pusat perhatian, orang akan menggunakan rempah alami untuk melawan penyakit dan tetap menjadi sehat.

Tetapi seiring berjalannya waktu, obat-obatan sintetis semakin populer, dan obat-obatan herbal menghilang begitu saja. Akan tetapi, hari ini untungnya rempah alami kembali menjadi hits sehingga banyak orang yang kembali mengambil manfaatnya.

Walaupu begitu, saat Moms hamil penggunaan rempah masih diragukan. American Pregnancy Association, mengungkapkan ada baiknya ibu hamil tidak menggunakan serta mengonsumsi rempah tanpa berbicara dengan dokter kandungan terlebih dulu.

Baca Juga: 3 Rempah Dapur Ini Dapat Membantu Agar Cepat Hamil

Rempah yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Beberapa rempah mungkin mengandung agen yang dikontraindikasikan pada kehamilan. Rempah dapat mengandung zat yang dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, kontraksi uterus atau cedera pada janin.

Lalu, apa saja yang rempah yang dilarang untuk ibu hamil? Simak ulasannya di bawah ini!

1. Saw Palmetto

Saw Palmetto

Saw palmetto berasal dari pohon palem kecil, asli AS bagian timur, telah digunakan untuk nyeri panggul kronis, gangguan kandung kemih, penurunan gairah seks, rambut rontok, ketidakseimbangan hormon, dan kanker prostat.

Akan tetapi, saw palmetto ini merupakan rempah yang dilarang untuk ibu hamil. Karena, bila dikonsumsi secara oral dapat memicu aktivitas hormonal yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan.

2. Ephedra

Ephedra

Ephedra adalah tanaman semak yang menyerupai tanaman asli Asia tengah dan Mongolia. Tanaman ini juga tumbuh di AS barat daya. Di Tiongkok, orang telah menggunakan ephedra selama berabad-abad untuk meredakan pilek, demam, flu, sakit kepala, asma, hidung tersumbat dan mengi.

Di luar penurunan berat badan jangka pendek, efektivitas efedra lemah, dan menurut Health Harvard, satu efek samping yang diketahui adalah peningkatan kadar gula darah.

Selama kehamilan, ini dapat menyebabkan diabetes gestasional. Karena itu, rempah ini dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil.

3. Black Cohosh

black-cohosh.jpg

Black cohosh adalah tanaman asli Amerika Utara. Saat ini, orang menggunakan black cohosh sebagai suplemen makanan untuk hot flashes dan gejala menopause lainnya.

Sementara penelitian dan data sangat terbatas, black cohosh juga telah digunakan untuk mengurangi kram menstruasi dan untuk menginduksi persalinan.

Tetapi penelitian dari National Center for Complementary and Integrative Health menunjukkan bahwa black cohosh mungkin berbahaya bagi bayi yang belum lahir. Akibatnya, disarankan untuk menghindari.

Selain itu, black cohosh tidak boleh dicampurkan dengan blue cohosh (Caulophyllum thalictroides), yang memiliki efek berbeda dan umumnya tidak dianggap aman.

Black cohosh kadang-kadang digunakan dengan blue cohosh untuk merangsang persalinan, tetapi penggunaan ini dikaitkan dengan efek samping yang parah pada setidaknya satu bayi baru lahir.

Baca Juga: Bolehkah Minum Jamu Tradisional Saat Hamil?

Rempah Lain yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Lalu, dilansir dari momjunction, tambahan rempah yang harus dihindari selama kehamilan lainnya yaitu:

1. Roman Chamomile

Konsumsi Roman Chamomile bahkan dalam jumlah obat dapat meningkatkan risiko keguguran

2. Pennyroyal

Penggunaan pennyroyal selama kehamilan tidak aman. Ini dapat menyebabkan keguguran dan kematian janin karena kerusakan otak dan hati

3. Yohimbe

Ramuan itu dapat menyebabkan keracunan dan membahayakan kehidupan bayi yang belum lahir.

4. Pau D'arco

Dosis besar ramuan ini bisa menyebabkan bahaya selama kehamilan.

5. Passionflower

Passionflower menawarkan sejumlah manfaat kesehatan. Tetapi selama kehamilan penggunaannya harus dihindari

5 Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Bisa Berbahaya

Lebih jelasnya, Food and Drugs Administrastion mendesak ibu hamil untuk tidak mengonsumsi rempah tanpa berbicara dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

Moms juga ada baiknya untuk berkonsultasi dengan ahli jamu yang terlatih dan berpengalaman (atau profesional lain yang dilatih untuk bekerja dengan jamu) jika Moms ingin mengonsumsi jamu.

Artikel Terkait