KESEHATAN
30 Mei 2019

Sakit Kaki di Malam Hari, Inikah Tanda Growing Pain pada Anak?

Sakit kaki tanpa gejala di malam hari, bisa jadi anak mengalami growing pain
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms, pernahkah Si Kecil yang masih berusia 8 tahun, tiba-tiba terbangun di malam hari, menangis, dan mengeluh karena kakinya sakit? Bisa jadi Si Kecil sedang mengalami growing pain, di mana menurut situs kidshealth.org, 25-40% anak wajar akan mengalaminya.

Growing pain biasanya terjadi dalam 2 periode, saat anak berusia 3-5 tahun dan kemudian ketika anak berusia 8-12 tahun.

Si Kecil mungkin tak bisa dengan jelas mendefinisikan seperti apa sakit yang dirasakannya. Tapi yang jelas, sakit kakinya seringkali tak membaik ketika Moms memijatnya.

Nah, supaya Moms tak bingung menghadapi Si Kecil yang mengalami growing pain, inilah beberapa hal yang harus Moms ketahui seputar growing pain:

1. Apa itu Growing Pain?

growing pain

Growing pain sendiri merujuk pada ketidaknyamanan yang terjadi di kedua kaki, biasanya di paha bagian depan atau tulang kering, atau kadang-kadang di belakang lutut, dan sering dikaitkan dengan rasa sakit yang semakin intens.

Tapi, bertolak belakang dengan kepercayaan umum, rasa sakit semacam ini tidak selalu terkait dengan pertumbuhan, demikian dikatakan Peter Nieman, seorang dokter anak komunitas di Calgary, dikutip dari todaysparent.com.

Growing pain paling sering terjadi pada malam hari. Tapi, para dokter tidak dapat menentukan 100% apa yang menyebabkan growing pain. "Tetapi, kemungkinan besar kelelahan otot setelah aktivitas fisik yang berlebihan," kata Nieman.

Jadi, growing pain mungkin akan dialami oleh anak perempuan Moms yang suka menari, anak lelaki yang suka berlari-larian, bahkan anak pra remaja yang sudah mulai suka main futsal.

Baca Juga: Yuk Ketahui, 6 Rahasia Supaya Anak Jarang Sakit

2. Tanda dan Gejala Growing Pain

Pixabay

Anak sering mengeluhkan nyeri pada kaki, terutama di malam hari. Rasa sakit bisa berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam, dan biasanya anak akan kembali tidur setelah kaki dipijat atau diusap.

Di area kaki yang ditunjukkan anak sebagai lokasi nyeri, Moms mungkin tidak menemukan tanda-tanda bengkak, kemerahan, atau panas di area tersebut. Dan jika Moms membawanya ke dokter dan melakukan pemeriksaan rontgen, semua akan terlihat normal.

3. Kapan Harus Periksa ke Dokter?

growing pain

Apabila anak Moms merasa tidak nyaman atau sering bangun pada malam hari dan memengaruhi kehidupan dan perilaku mereka, Moms sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Tubuh masing-masing orang berbeda. Siapa tahu ada penyakit lain dengan gejala mirip yang tak tampak oleh mata dan membutuhkan pemeriksaan lebih detail.

Baca Juga: Anak Sering Mengeluh Sakit Perut? Kenali 5 Penyebabnya Disini!

4. Bagaimana Mengatasi Growing Pain?

growing pain

Serangan growing pain tidak berlangsung setiap hari, sehingga Moms tidak akan tahu kapan serangan itu akan terjadi. Tapi, ketika rasa sakit itu datang, Moms bisa membantu meredakan sakitnya dengan cara memijat perlahan area yang sakit, memberinya kompres hangat, atau jika memang sudah tak tertahankan, Moms bisa memberinya analgesik ringan.

Jadi, tak perlu panik lagi jika Si Kecil terbangun di tengah malam dan mengeluh sakit pada kedua kakinya, ya Moms. Itu mungkin saja pertanda bahwa ia sedang bertumbuh menjadi lebih besar dan tinggi.

(VAN/IRN)

Artikel Terkait