KESEHATAN
12 April 2019

Sakit Kepala Belakang, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Sakit kepala bagian belakang bisa menjalar ke area tengkuk atau leher
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sakit kepala bisa dialami di beberapa tempat, seperti di atas mata, pelipis, bahkan belakang kepala. Beda area sakit kepala, kemungkinan besar berbeda pula penyebab dan pemicunya. lalu, apa penyebab sakit kepala belakang? 

Dilansir dari healthline.com, inilah 5 penyebab sakit kepala belakang yang perlu Moms ketahui.

1. Arthritis atau Radang Sendi

Foto: healthline.com

Sakit kepala arthritis disebabkan oleh peradangan dan pembengkakan di area leher, sehingga menyebabkan rasa sakit di bagian belakang kepala dan leher. Bahkan sedikit gerakan dapat memicu rasa sakit yang lebih intens.

Sakit kepala ini dapat disebabkan oleh segala jenis artritis, umumnya adalah rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.

Baca Juga: 5 Hal Sederhana Ini Ternyata Dapat Menyebabkan Sakit Kepala

2. Sakit Kepala Cluster

Foto: Unsplash

Sakit kepala cluster adalah jenis sakit kepala yang termasuk langka, orang yang mengalami akan merasa rasa sakit di salah satu sisi kepala, di sekitar mata, dahi, dan pelipis, menurut dr. Stewart Tepper, seorang profesor neurologi di School of Medicine di Dartmouth di Hanover, New Hampshire.

Gejala lain yang juga harus diperhatikan di antaranya, rasa nyeri yang tajam, menembus, dan membakar, kemudian diikuti rasa mual, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara.

3. Neuralgia Oksipital

Foto: Pixabay

Neuralgia oksipital adalah suatu kondisi yang terjadi ketika saraf okpital (saraf yang ada di sumsum tulang belakang sampai ke kepala) rusak akibat radang atau cedera. Neuralgia oksipital menyebabkan nyeri tajam, sakit, dan berdenyut yang dimulai dari pangkal kepala dan bergerak ke arah puncak kepala.

Gejala lain neuralgia oksipital di antaranya rasa sakit di belakang mata, sensasi menusuk tajam yang terasa seperti sengatan listrik di leher dan belakang kepala, sensitivitas terhadap cahaya, dan rasa sakit saat menggerakkan leher.

4. Sakit Kepala Tegang

Foto: everydayhealth.com

Sakit kepala karena tegang adalah penyebab nyeri di belakang kepala yang paling umum. Selain di belakang kepala, nyeri juga dirasakan di bagian kanan kepala.

Sakit kepala tegang biasanya disebabkan karena kelelahan, stres, atau ketegangan pada otot-otot di leher dan rahang. Sakit kepala tegang terasa seperti nyeri yang tumpul dan kencang namun tidak berdenyut.

Baca Juga: Membedakan Macam-Macam Sakit Kepala dan Gejalanya

5. Migrain

Foto: webmd.com

Migrain dapat muncul di lokasi mana pun, tetapi banyak orang mengalaminya di sisi kiri kepala atau di belakang kepala. Migrain ditandai dengan sakit kepala parah dan berdenyut, munculnya aura, mual dan muntah, mata berair, serta sensitivitas terhadap cahaya atau suara.

Sakit kepala migrain umumnya dimulai di sisi kiri kepala, dan kemudian bergerak di sekitar pelipis menuju belakang kepala.

Nah, setelah tahu apa saja yang menjadi penyebab sakit kepala belakang, pastikan Moms mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab yang dialami, ya.

(VAN/IRN)

Artikel Terkait