BAYI
19 Mei 2020

Ini Penyebab Sakit Kepala pada Bayi, Catat!

Cari tahu juga tanda dan gejalanya yuk Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh sera
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sakit kepala memang hal yang menyebalkan ya Moms. Kita jadi tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Kita jadi harus minum obat dan istirahat sampai sakit kepalanya mereda.

Pada orang dewasa, sakit kepala tentu bisa dengan mudah terdeteksi. Kita pun tahu bagaimana cara mengatasinya. Namun, bagaimana dengan sakit kepala pada bayi?

Tidak mudah ya Moms mengetahui apakah Si Kecil sakit kepala. Rasa nyeri yang tidak kasat mata ini membuat sakit kepala pada bayi tidak mudah untuk dideteksi.

Baca Juga: Faktor Penyebab Sakit Kepala pada Balita

Sakit Kepala pada Bayi

Perlu Tahu, Ini Tanda Bayi Sedang Sakit Kepala __-1.jpg

Foto: infacol.co.uk

Tapi tenang Moms, ternyata ada beberapa gejala sakit kepala pada bayi yang bisa Moms perhatikan.

Sebagai orang dewasa, kita pasti tidak asing dengan sakit kepala dan seperti apa rasanya sakit berdenyut. Tetapi bagaimana dengan bayi, apakah mereka juga mengalaminya?

Jawaban singkatnya adalah ya, meskipun apa yang mereka alami, mungkin tidak sama dengan apa yang sakit kepala pada orang dewasa. Belum lagi, bagaimana reaksi bayi terhadap sakit kepala bisa sangat berbeda dengan kita ya Moms.

Gejala Sakit Kepala pada Bayi

Perlu Tahu, Ini Tanda Bayi Sedang Sakit Kepala __-2.jpg

Foto: babyology.com

Tanda dan gejala sakit kepala pada bayi ini bergantung pada usia bayi dan apa yang menyebabkan sakit kepala. Misalnya, bayi yang sangat muda tidak akan bisa menyentuh kepala yang sakit untuk menunjukkan rasa sakit.

Di sisi lain, penting untuk diingat bahwa bahkan balita, yang dapat berbicara dan menunjuk, mungkin tidak serta merta menyadari bahwa kepala merekalah yang terluka.

Berikut adalah beberapa tanda bayi sedang sakit kepala yang normal:

  • Menangis
  • Memegang atau berusaha memegang kepala mereka
  • Menjadi mudah tersinggung
  • Kerap bangun di malam hari
  • Memukul kepala mereka
  • Menarik telinga mereka
  • Nafsu makan menjadi buruk
  • Energi Si Kecil rendah
  • Menjadi sensitif terhadap cahaya

Baca Juga: Tak Hanya Migrain, Ini 8 Jenis Sakit Kepala yang Umum Menyerang

Migrain pada Bayi

Perlu Tahu, Ini Tanda Bayi Sedang Sakit Kepala __-3.jpg

Foto: babyology.com

Bayi juga bisa kena migrain lho Moms. Menurut penelitian yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine, Sebanyak 4-10 persen kasus migrain pada anak dialami oleh anak-anak usia sekolah. Tapi, para peneliti juga menemukan kasus migrain pada anak berusia 5-42 bulan.

Ketika sakit pada bayi bertambah parah, bisa jadi dia menderita migrain atau sakit kepala sebagian. Berikut tanda dan gejala tambahan pada bayi yang sedang sakit kepala sebagian atau migrain.

  • Terus-menerus menangis atau menjerit
  • Muntah atau diare
  • Menjadi sensitif terhadap cahaya atau suara
  • Perut terasa sakit atau mual
  • Nyeri meningkat dengan gerakan
  • Hidung dan mata berair

Penyebab Sakit Kepala pada Bayi

Perlu Tahu, Ini Tanda Bayi Sedang Sakit Kepala __-4.jpg

Foto: deardoctor.com

National Headache Foundation melaporkan bahwa penyebab sakit kepala pada bayi antara lain kelaparan, ketegangan fisik, stres, atau radang jaringan pada sinus.

Sakit kepala juga terjadi pada bayi yang sedang tumbuh gigi atau memiliki sakit telinga.

Sementara penyebab lainnya bisa saja karena dehidrasi, pilek, flu, dan bahkan bau yang kuat. Kemudian, stres atau kecemasan, seperti berada di sekitar orang baru atau jauh dari ibu juga bisa membuat bayi sakit kepala.

Selain itu, cedera di kepala, jika mereka terjatuh atau kepalanya terbentur serta kondisi genetik, juga bisa menjadi pemicu Si Kecil sakit kepala.

Dalam kasus yang sangat jarang, sakit kepala dapat disebabkan oleh penyakit yang lebih serius seperti meningitis atau kondisi kelainan di otak.

Baca Juga: Sakit Kepala, Kapan Harus Waspada dan Temui Dokter?

Nah, itulah beberapa penyebab sakit kepala pada bayi dan gejalanya yang perlu Moms ketahui. Jika Si Kecil mengalami salah satu gejalanya, segera konsultasikan dengan dokter ya Moms.

Artikel Terkait