BALITA DAN ANAK
31 Agustus 2020

Sakit Perut pada Anak: Penyebab, Jenis, Gejala, dan Pengobatannya

Kenali gejala, penyebab dan cara tepat menanganinya yuk Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms, total 30% anak di bawah 15 tahun pernah mengunjungi dokter paling tidak sekali seumur hidup, dan, kebanyakan keluhannya sakit perut.

"Sakit apapun yang dialami anak seperti infeksi telinga atau radang usus buntu juga dapat membuatnya menderita sakit perut," kata Robyn Strosaker, M.D., dokter anak di Rainbows Children and Baby Hospital di Cleveland.

Tricky-nya, masalah sakit perut juga mengganggu kegiatan sekolah. Jadi, Moms harus tahu gejala dan penyebab sakit perut pada anak.

Baca Juga: 7 Bahan Alami untuk Mengobati Sakit Perut

Penyebab Sakit Perut pada Anak

anak sering mengeluh sakit perut hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Ada tiga alasan utama yang menyebabkan sakit perut pada anak.

Pertama, jika ada organ di dalam perut yang terkena iritasi, seperti gas yang membuat perut kembung. Ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan sakit di bagian perut.

Kedua, jika otot di perut menjadi tegang, seperti saat anak mau muntah, dia akan merasakan sakit perut. Ketiga, sakit di bagian tubuh lain, namun perut juga merasakan efeknya.

Apa yang membedakan dari ketiga jenis sakit perut di atas ialah, seberapa dalam sumber rasa sakitnya.

“Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan seberapa parah sakit yang diderita anak, maka Anda harus membawa anak ke dokter,” kata Dr Strosaker.

Baca Juga: Sering Mengeluh Sakit Perut, Apakah Mungkin Balita Sakit Maag?

Jenis Sakit Perut pada Anak

Flu Perut Pada Anak

Foto: Orami Photo Stock

Ini dia, Moms, jenis-jenis sakit perut yang rawan terjadi pada buah hati

1. Gastroenteritis/Flu Perut

Dikutip dari jurnal Clinical and Experimental Gastroenterology, hal ini disebabkan oleh bakteri, parasit, dan virus yang menyebabkan infeksi hingga membuat perut terasa sakit.

Gejala yang timbul ditandai dengan kondisi pencernaan anak yang tidak baik, seperti anak terkena diare atau disentri. Sakit perut pada anak jenis ini akan hilang jika infeksinya berkurang.

Untuk mengurangi infeksi, Moms bisa menggunakan kantung air hangat yang ditempelkan di perutnya. Jangan pernah memberikan obat sebelum berkonsultasi ke dokter.

2. Gas di Perut

Meski kelihatannya tidak berbahaya dan konyol, tetapi gas berlebih di perut bisa membuat anak susah tidur, dan akibatnya dia menjadi rewel atau gampang marah. Gas bisa membuat perut anak terlihat menggembung.

Moms bisa mengetahui apakah ada gas atau tidak di perut anak dengan cara memencet pusarnya. Jika ada suara berongga yang keluar, berarti perut anak dipenuhi gas.

3. Penyakit Usus

Jenis sakit perut pada anak ini adalah kondisi serius yang kronis, di mana perut anak sensitif terhadap makanan tertentu atau perut mengalami stres.

Gejala yang timbul biasanya ditandai dengan diare yang sebentar muncul lalu hilang, lalu timbul kembali, atau sembelit selama beberapa waktu.

4. Intususepsi

Jenis sakit perut pada anak ini juga merupakan kondisi serius pada anak, yang membuat satu bagian ususnya terlipat dan menembus bagian perut yang lain. Hal ini membuat anak merasakan sakit yang berat di area perut.

Bila terjadi pada bayi, dia akan menangis kencang tanpa alasan yang bisa diketahui. Bila anak lebih besar, dia akan terlihat kuyu dan lemas.

Gejala yang timbul biasanya sakit perut yang berlangsung selama 12 jam dan terus menerus tanpa henti. Tinja yang keluar memiliki bercak darah atau lendir berwarna merah.

Perut anak akan terlihat bengkak, dan kemungkinan anak muntah bisa terjadi. Bila ini terjadi, langsung bawa anak ke dokter karena kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera.

5. Radang Usus Buntu

Dikutip dari American's Academy of Physician's Assistants, usus buntu kadang menjadi bengkak dan membuat anak mengalami sakit perut. Gejala yang timbul melibatkan demam dan muntah-muntah.

Penyakit ini hanya bisa ditangani oleh petugas medis profesional. Bawa anak Anda ke dokter segera, siapa tahu ia membutuhkan operasi.

6. Ovarium atau Testis yang Terpilin

Lingkaran testis atau ovarium kadang bisa terpilin sendiri. Hal ini mengakibatkan pembuluh darah mengecil dan menyumbat aliran darah ke testis dan ovarium.

Gejala sakit perut pada anak yang timbul ialah sakit parah di bagian perut bawah, dan biasanya terjadi setelah melakukan aktivitas fisik yang berat. Sakit yang dialami bisa sangat parah hingga anak tidak mampu duduk.

Bila terjadi pada testis, kantung semar anak akan terlihat berbeda dari biasanya. Segeralah bawa anak ke dokter jika dia mengalami gejala seperti tersebut di atas.

Baca Juga: Ini Bedanya Sakit Perut Saat Hamil yang Normal dan Tidak

Cara Mengatasi Sakit Perut pada Anak

mengatasi Sakit perut pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Tidak perlu langsung membawa anak ke dokter ketika Si Kecil mengalami kondisi sakit perut pada anak ya, Moms. Ada beberapa cara alami yang bisa dicoba untuk mengatasi sakit perut pada anak. Cek di bawah ini, yuk.

1. Minum Teh Kamomil

Menurut Andrew Weil, pemimpin di bidang kedokteran integratif, Moms disarankan untuk memberi anak secangkir teh kamomil hangat (satu cangkir air per kantong teh).

"Teh kamomil adalah obat rumahan yang sangat baik untuk mengobati sakit perut pada anak yang tidak rumit karena memiliki sifat anti-inflamasi dan obat penenang, yang semuanya dapat berkontribusi untuk mengurangi ketidaknyamanan perut," kata Dr. Weil.

Kamomil melemaskan otot saluran pencernaan bagian atas, meredakan kontraksi yang memindahkan makanan melalui perut dan usus kecil, tentu ini akan meredakan kejang dan kram perut.

2. Beri Minuman Jahe

Tidak apa-apa memberi anak soda saat perutnya sakit, asalkan soda itu adalah ginger ale, tetapi teh jahe segar akan memberikan manfaat yang lebih baik karena penuh dengan jahe (dan lebih sehat).

Bahan utama jahe adalah gingerol, antioksidan kuat yang membantu menurunkan produksi radikal bebas dan potensi kerusakannya pada tubuh. Bahan ini juga mengurangi mual dan ketidaknyamanan karena sakit perut pada anak.

Selain itu, sifat anti-inflamasi jahe meningkatkan cairan pencernaan dan menetralkan asam lambung.

Baca Juga: Bisa Dipakai Memasak, Ini 6 Langkah Cara Menanam Jahe

3. Coba Kompres Hangat

Salah satu solusi paling aman dan efektif untuk sakit perut pada anak adalah menggunakan kompres hangat. Hal terbaik tentang kompres hangat adalah tidak memiliki efek samping dan dapat diberikan sebagai bantuan cepat.

Jika Moms menggunakan bantal pemanas, pilih tingkat panas yang paling rendah dan letakkan di perut anak kita.

Tapi jangan letakkan secara langsung. Jika Moms tidak memiliki bantal pemanas, gunakan botol berisi air hangat; bungkus dengan kain dan kompres hangat sudah siap.

Pastikan bantal pemanas atau botol air yang digunakan hangat dan tidak panas. Moms tentu tidak ingin menyakiti anak dong. Kompres hangatini sangat efektif. Panasnya akan membantu mengendurkan otot dan meredakan sakit perut Si Kecil.

4. Berikan Anak Sesuatu dengan Rasa Peppermint

Teh peppermint juga menyegarkan dan dapat meredakan sakit perut.

"Peppermint telah terbukti memiliki efek menenangkan pada otot perut," kata Dr. Sears. Menurut University of Maryland Medical Center, peppermint memiliki kemampuan untuk meningkatkan aliran empedu yang digunakan tubuh untuk pencernaan.

Jika anak menolak untuk minum teh, permen peppermint, walaupun tidak kuat, juga dapat menenangkan perutnya (jangan berikan permen ini kepada bayi atau anak kecil, karena dapat menimbulkan bahaya tersedak).

5. Beri Anak Makan Yoghurt dan Makanan Probiotik Lainnya.

Makanan probiotik juga dikenal dapat membantu meredakan sakit perut pada anak. Misalnya, yoghurt yang mengandung probiotik dapat meredakan diare dan kram .

Yoghurt juga penuh dengan bakteri baik yang mengkompensasi hilangnya mikroba di usus.

Biji fenugreek juga membantu mengobati sakit perut pada balita. Giling segenggam biji fenugreek, tambahkan yoghurt, dan berikan kepada anak Moms jika dia mengalami sakit perut.

Daripada memberinya makanan berat, berikan dia khichdi atau nasi putih. Khichdi ringan pada perut dan akan meredakan sakit perut anak.

Baca Juga: 5 Resep dan Manfaat Yogurt untuk Anak

6. Tawarkan Teh Herbal

Teh herbal juga dikenal dapat meredakan sakit perut pada anak. Parut jahe dan biarkan terendam dalam air hangat selama beberapa waktu. Kemudian saring dan berikan kepada anak Moms jika sudah berumur dua tahun atau lebih.

Jika usianya di bawah dua tahun, Moms bisa mengoleskan jus jahe di sekitar area pusarnya.

Kita juga bisa memberinya secangkir teh dengan beberapa daun mint dan beberapa tetes jus lemon di dalamnya, karena ini membantu meredakan sakit perut pada anak.

Mint dapat membantu menghilangkan bakteri berbahaya dari usus sementara lemon dapat membantu mengatasi sembelit. Namun, sebelum memberikan teh herbal kepada anak, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ya Moms.

7. Beri Anak Madu

Madu adalah sumber karbohidrat, gula, dan antioksidan yang baik. Dapat diberikan kepada bayi dengan menambahkannya ke dalam teh herbal atau air hangat yang diminum Si Kecil.

Anak-anak juga suka memakannya dengan cara yang sederhana. Namun, jangan berikan madu kepada anak jika ia berusia kurang dari dua tahun.

8. Pijat Anak dengan Lembut

Saraf dan otot yang sakit di area perut dapat diredakan dengan meningkatkan sirkulasi darah di sekitarnya dan ini dapat dengan mudah dicapai dengan memberikan pijatan lembut.

Dengan menggunakan telapak tangan dan jari-jari kita, pijat lembut dengan gerakan melingkar searah jarum jam di sekitar area pusar anak ya, Moms. Memijat dari dagu ke bawah ke bagian bawah perut juga bisa meredakan nyeri.

9. Cobalah Pijat Refleksi Kaki

Ada banyak saraf di tangan dan kaki kita yang jika ditekan ringan dapat memberikan efek terapeutik pada area tertentu di tubuh, dan meredakan sakit perut pada anak.

Pegang kaki kiri anak dengan telapak tangan kanan Moms. Dengan tangan kiri kita di bawah bola kakinya, berikan tekanan yang stabil menggunakan ibu jari.

Berikan tekanan pada lengkungan tengah kaki kirinya selama satu menit dan ulangi ini 4-5 kali. Lakukan ini sebelum waktu makan untuk efek langsung.

Baca Juga: Ini Cara Pijat Bayi yang Tepat Menurut Dokter Anak, Yuk Pelajari!

10. Sajikan Makanan Hambar

Jika anak Moms masih memiliki nafsu makan meskipun perutnya sakit, biarkan dia makan sedikit makanan biasa, seperti roti panggang, pasta, oatmeal, yogurt, nasi, dan saus apel. Hindari saus, rempah, atau bumbu.

"Makanan hambar tidak terlalu mengiritasi perut dan lebih mudah dicerna daripada makanan pedas atau berminyak," kata Dr. Strosaker.

Menurutnya makanan ini tidak hanya lebih kecil kemungkinannya untuk menyebabkan muntah, tapi juga akan membantu saluran gastrointestinal (GI) kembali ke fungsi normal lebih cepat.

11. Lakukan Diet Makanan

Apakah perut anak Moms sakit karena sembelit? Michael Roizen, penulis bersama YOU: Raising Your Child, bersama dengan Ellen Rome, dan Mehmet Oz, membuat akronim yang mudah, untuk membantu anak diet makanan.

"Sesuai namanya diet CRAP, itu singkatan dari buah-buahan dengan serat yang dapat bertindak secara alami 'melonggarkan': ceri, kismis, aprikot, dan plum," kata Dr. Roizen.

Jika anak usia sekolah mendapatkan kurang dari lima porsi buah sehari, berikan dia setengah cangkir buah-buahan ini, tiga sampai lima kali sehari.

"Untuk anak-anak di bawah empat tahun, pintar menghaluskan makanan ini untuk mengurangi risiko tersedak," tambahnya. Balita harus makan setengah cangkir.

Nah, sekarang Moms tahu kan, apa saja penyebab, jenis, dan gejala sakit perut pada anak. Semoga bisa menghadapinya dengan baik, ya, Moms!

Artikel Terkait