KEHAMILAN
25 Agustus 2019

Sakit Perut saat Hamil? Tenang Moms, Ini Cara Meredakannya!

Konsumsi makanan kaya serat agar melancarkan proses pencernaan yang melambat selama periode kehamilan
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Nyeri perut selama kehamilan merupakan kondisi normal karena tubuh menyesuaikan diri untuk menampung bayi yang sedang tumbuh dan berkembang.

Ada beberapa penyebab sakit perut yang tidak berbahaya dalam kehamilan. Mengutip dari Parents, berikut penyebab sakit perut selama kehamilan yang normal terjadi.

Penyebab Sakit Perut Saat Hamil

1. Rahim Sedang Berkembang

hamil

"Ketika rahim tumbuh, itu akan menggerakkan usus Anda, yang dapat menyebabkan mual, perasaan penuh pada perut, atau pembengkakan di perut Anda," kata Patrick Duff, M.D., profesor kebidanan dan kandungan di University of Florida di Gainesville.

Untuk mengatasi hal ini, disarankan Moms makan lebih sering, makan lebih sedikit, berolahraga secara teratur, istirahat, dan sering mengosongkan kandung kemih.

Baca Juga: Sakit Perut Bagian Bawah saat Hamil, Adakah Bahayanya?

2. Nyeri Ligamen Bundar

2-Tips Ibu Hamil Menghindari Panas di Dalam Ruangan.jpg

"Kadang-kadang ketika rahim membesar, ia meregangkan ligamen bundar, yaitu dua ligamen besar yang merambat ke depan rahim dan turun ke pangkal paha," kata Dr. Duff.

Dampaknya, Moms bisa merasakan ketidaknyamanan di perut bagian bawah yang menjalar ke selangkangan. Biasanya rasa sakit ini dimulai pada trimester kedua dan akan sembuh dengan sendirinya.

3. Sembelit dan Gas

ketahui 6 penyebab sembelit ftr

Sembelit dan gas sering menjadi hal yang tak terpisahkan dari proses kehamilan. Ini disebabkan oleh progesteron, hormon yang meningkat selama kehamilan, memperlambat seluruh saluran pencernaan, dan memengaruhi proses pencernaan makanan.

Untuk mengatasi sembelit, minumlah banyak air dan makan makanan kaya serat. Jika itu tidak meredakan masalah, konsultasikan ke bidan atau dokter kandungan agar dapat merekomendasikan pelembut untuk feses atau suplemen serat.

4. Kontraksi Braxton Hicks

ibu kontraksi

Kontraksi Braxton Hicks dikenal dengan "kontraksi palsu" yang biasanya terjadi selama trimester kedua atau ketiga kehamilan. Tidak semua calon ibu mengalami kontraksi Braxton Hicks ini.

Dehidrasi dapat memicu kontraksi Braxton Hicks, jadi pastikan Moms minum banyak cairan. Jika kontraksi tetap ada, atau Moms tidak yakin apakah itu Braxton Hicks atau kontraksi sesungguhnya, hubungi dokter kandungan.

Baca Juga: Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu Serta Ciri-cirinya

Cara Meredakan Sakit Perut Saat Hamil

Ini 3 Masalah Kulit saat Hamil yang Bersifat Patologis-3.jpg

Ada cara yang bisa Moms lakukan dalam meredakan sakit perut saat hamil. Setiap penyebab sakit perut saat kehamilan memiliki perawatan yang bisa berbeda.

Mengutip Parents, beberapa tips untuk meredakan sakit perut selama kehamilan termasuk:

  • Makan dalam porsi kecil dan sering
  • Berolahraga secara teratur dalam jumlah sedang
  • Konsumsi makanan kaya serat seperti buah dan sayur
  • Minum banyak air
  • Kosongkan kandung kemih sesering mungkin
  • Istirahat dengan sering

Baca Juga: Ini Bedanya Sakit Perut Saat Hamil yang Normal dan Tidak

Jika sakit perut disebabkan oleh gas, maka Moms perlu untuk mengubah gaya hidup. Cobalah makan beberapa makanan kecil sepanjang hari dan minum banyak air.

Olahraga juga dapat membantu melancarkan pencernaan. Coba selidiki makanan yang memicu gas dan hindari untuk dikonsumsi, misalnya makanan yang digoreng dan berminyak, kacang-kacangan, dan kol. Hindari semua minuman bersoda juga.

Untuk mengurangi atau menghilangkan nyeri ligamen bulat, berlatih untuk bangun perlahan jika Moms dalam posisi duduk atau berbaring.

Melakukan peregangan rutin setiap hari juga merupakan metode yang efektif untuk mengurangi nyeri ligamen bulat.

Artikel Terkait