KESEHATAN
14 Juli 2020

Saling Membandingkan Ukuran Payudara Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Tidak ada dua orang memiliki payudara yang terlihat sama persis.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Amelia Puteri

Payudara datang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Tidak ada dua orang yang memiliki ukuran payudara yang terlihat sama persis, begitu juga dengan bentuknya.

Tetapi sebuah studi baru tentang wanita dan kepuasan payudara menemukan bahwa hal tersebut memengaruhi kesehatan kita, terutama kesehatan mental.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ukuran payudara berbeda. Faktor genetik menjadi faktor utama, namun ada beberapa faktor pendukung lainnya, seperti bobot, kegiatan olahraga, usia, dan kehamilan serta masa menyusui.

Sayangnya, masih banyak perempuan yang membandingkan ukuran payudara miliknya dengan yang lain. Hal tersebut bahkan bisa memengaruhi kesehatan mental kita.

Baca Juga: 7 Bentuk Payudara Wanita, Tidak Selalu Sama!

Pengaruh Ketidakpuasan Ukuran Payudara dan Kesehatan Mental

ukuran payudara-1

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah studi global baru pada jurnal Body Image, banyak wanita yang menunjukkan ketidakpuasannya terhadap payudara mereka sendiri.

Penelitian tersebut menganalisis data dari 18.541 wanita di 40 negara berbeda yang menjawab pertanyaan sebagai bagian dari Survei Kepuasan Ukuran Payudara tentang ukuran payudara ideal mereka, bagaimana perasaan mereka tentang payudara mereka, dan kesehatan payudara secara keseluruhan.

Survei ini menggunakan lebih dari 100 pakar internasional dan mengklaim sebagai studi lintas budaya terbesar untuk melihat citra tubuh yang pernah dilakukan.

Setelah menganalisis data, para peneliti menemukan bahwa hampir 71 persen wanita tidak puas dengan ukuran payudara mereka.

Sebanyak 48 persen mengatakan mereka menginginkan payudara yang lebih besar, sementara 23 persen mengatakan mereka berharap payudara mereka lebih kecil. Hanya 29 persen wanita yang senang dengan ukuran payudara mereka.

Ketidakpuasan ini pun memengaruhi peningkatan tekanan psikologis. Penulis utama studi, Viren Swami, seorang profesor di Universitas Anglia Ruskin, menjelaskan kaitannya.

"Temuan kami menunjukkan bahwa wanita yang tidak puas dengan ukuran payudaranya, cenderung memiliki kebahagiaan yang lebih rendah," ucap Viren Swami mengutip Health.

"Ketidakpuasan akan ukuran payudara sekarang menjadi masalah kesehatan masyarakat di banyak bagian dunia. Ini memiliki konsekuensi penting bagi kesejahteraan psikologis dan fisik wanita," lanjutnya.

Ahli kesehatan wanita Jennifer Wider, MD, mengatakan bahwa ia tidak terkejut jika banyak wanita yang tidak puas dengan payudara mereka, namun dia khawatir tentang kesejahteraan mental mereka.

"Ini dapat menyebabkan rasa malu dan bisa merusak harga diri. Ini bisa merusak kesehatan mental seseorang," ujar Jennifer Wider.

Baca Juga: Bentuk Payudara Berubah setelah Menyusui, Apakah Itu Normal? Ini 3 Tips Menjaga Bentuknya

Pengaruh Ketidakpuasan Ukuran Payudara dengan Kesehatan Fisik

ketidakpuasan ukuran payudara dan kesehatan mental - kesehatan fisik.jpg

Foto: shutterstock.com

Tidak mengejutkan bahwa mayoritas wanita tidak puas dengan payudara mereka, tetapi para peneliti juga menemukan bahwa wanita yang tidak bahagia dengan ukuran payudara mereka lebih cenderung tidak mempraktikkan kebiasaan kesehatan payudara yang baik.

Misalnya, seperti melakukan pemeriksaan payudara sendiri dan merasa yakin bisa mendeteksi perubahan dengan payudara mereka.

"Apa yang mengkhawatirkan adalah jika Anda tidak menyukai sesuatu tentang tubuh Anda, Anda tidak memerhatikannya, dan itu bisa jadi masalah," jelas Janie Grumley, MD, ahli bedah payudara onkologis dan Direktur Margie Petersen Breast Center di Providence Saint John's Center.

"Mereka memiliki potensi untuk melewati skrining kanker dan kehilangan banyak kondisi medis yang dapat diobati," ujar Sherry Ross, MD, seorang ahli kesehatan wanita dan obgyn di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California.

Baca Juga: 7 Jenis Latihan yang Bisa Memperbesar Payudara

Ukuran Payudara Berubah Seiring Waktu

ketidakpuasan ukuran payudara dan kesehatan mental - ukuran payudara.jpg

Foto: shutterstock.com

Saat tubuh kita mengalami perubahan alami, demikian juga payudara kita. Apabila kita mengamati, payudara biasanya berfluktuasi sepanjang bulan dan hal tersebut biasanya terkait dengan siklus menstruasi.

Sebagai contoh, banyak perempuan yang merasa payudaranya "membengkak" atau terasa penuh pada hari-hari menjelang menstruasi.

Ada pula yang merasa payudara terasa berbeda bentuknya saat masa kehamilan atau menyusui. Meskipun payudara beberapa orang kembali ke ukuran sebelum dirinya hamil dan menyusui, namun mereka biasa mengalami perubahan yang berlangsung lama.

Payudara kita sebagian terdiri dari jaringan lemak, sehingga setiap kenaikan atau penurunan berat badan juga dapat memengaruhi ukuran payudara.

Memiliki lebih banyak lemak di tubuh kita bisa menghasilkan payudara yang lebih besar, sementara sedikit lemak bisa berarti payudara yang lebih kecil.

Jaringan payudara juga cenderung mengendur dari waktu ke waktu, sehingga kita dapat melihat ukuran dan bentuk keseluruhan payudara kita berubah seiring bertambahnya usia.

Viren Swami kembali menegaskan jika sudah saatnya perempuan untuk lebih mencintai rupa payudara milik mereka sendiri. Bukan hanya untuk kesehatan mental saja, tetapi juga agar lebih waspada terhadap kesehatan fisik lainnya.

"Berdasarkan temuan kami, kami mendesak wanita untuk lebih fokus pada fungsi payudara mereka, untuk mempertimbangkan dan menghargai fungsi yang mungkin dilakukan payudara, daripada estetikanya," tutup Viren Swami.

Artikel Terkait