KESEHATAN
1 Oktober 2019

Salmafina Sedot Lemak, Ini yang Wajib Kita Tahu Tentang Sedot Lemak

Demi menjaga bentuk tubuhnya, Salmafina melakukan sedot lemak
placeholder

Sumber: instagram.com/salmafinasunan

placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Setelah heboh dengan kabar pindah agama sebelumnya, kini Salmafina kembali menjadi bahan perbincangan publik. Ia diketahui baru saja melakukan sedot lemak, karena tidak percaya diri dengan penampilannya saat ini.

Dilansir dari Liputan 6, alasan dirinya melakukan sedot lemak murni karena berat badannya yang mulai berlebih. Selain itu, faktor kesehatan menjadi alasannya.

Salmafina diketahui melakukan sedot lemak di bagian lengan dan bagian lainnya yang memang terlihat berisi. Hal ini dilakukannya demi menjaga penampilannya.

Menurut Salmafina, penting bagi dirinya untuk menjaga bentuk tubuh, karena dirinya belum memiliki anak. Ia khawatir jika sudah memiliki anak, berat badannya akan semakin bertambah.

Jika berbicara mengenai sedot lemak, pasti ada efek samping yang dihasilkan ketika melakukan hal ini. Moms yang penasaran dan ingin mengetahuinya, coba simak di bawah ini ya.

Cara Kerja Sedot Lemak

sedot lemak

Foto: lazaderm.com

Sedot lemak melibatkan pengisapan lemak melalui tabung khusus yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien, tentunya di bawah anestesi lokal atau umum.

Tujuannya untuk menghilangkan kelebihan lemak dari area yang ditargetkan seperti paha, bagian tengah tubuh, dan di bawah dagu.

Kemajuan dalam prosedur, seperti obat mati rasa yang memungkinkan orang untuk secara aman menyedot lebih banyak lemak, telah meningkatkan hasil dan keamanan bagi pasien.

Beberapa mengatakan bahwa prosedur sedot lemak ini cukup menyakitkan dan hasilnya kurang terlihat. Jadi para ahli merekomendasikan bagi mereka yang ingin melakukan sedot lemak mempertimbangkan hal ini dan lakukan dengan dokter yang berpengalaman, termasuk untuk menerapkan diet sehat sebelum melakukan prosedur.

"Ini bukan prosedur penurunan berat badan, ini adalah prosedur pembentukan tubuh," tegas Dr. Geo Tabbal, kepala residen di Pusat Medis Universitas Texas Barat Daya di Dallas.

Dr Geo Tabbal menambahkan agar kita menginformasikan pada ahli bedah tentang masalah medis potensial, seperti masalah jantung yang parah dan risiko pembekuan darah yang lebih tinggi, mungkin membuat prosedur ini tidak aman.

Efek Samping Sedot Lemak

sedot lemak

Foto: verywellhealth.com

Dilansir dari Web MD, sedot lemak termasuk salah satu operasi kecantikan. Sama seperti operasi kecantikan lainnya, pasti ada efek samping yang dihasilkan.

Efek samping ini bisa berkurang dengan melakukan sedot lemak dengan dokter ahli yang berpengalaman, dan sudah bersertifikat.

Ada beberapa efek samping yang mungkin akan terjadi saat kita melakukan sedot lemak, seperti:

  • perdarahan
  • komplikasi dari anestesi
  • syok (biasanya karena tidak mendapat cukup cairan selama operasi)
  • akumulasi cairan (kantong pembentuk cairan di bawah kulit)
  • infeksi (radang, staph)
  • embolisme lemak (ketika potongan-potongan kecil lemak terlepas dan menghalangi aliran darah)
  • penghapusan lemak tidak merata
  • perubahan sensasi kulit; mati rasa
  • kerusakan saraf, pembuluh darah, otot, paru-paru, dan organ perut

Risiko lainnya adalah terjadinya gumpalan darah di pembuluh darah, yang bisa sangat berbahaya jika hal ini berpengaruh ke bagian lain dari tubuh kita, seperti paru-paru.

Nah, jika Moms berencana melakukan prosedur sedot lemak seperti yang dilakukan Salmafina, sebaiknya ketahui dulu cara kerja dan efek sampingnya. Jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel Terkait