BAYI
11 Juli 2020

Sariawan pada Bayi, Ini Penyebab, Tanda, dan Cara Mengatasinya

Apa tanda dan bagaimana penanganannya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Jika bayi Moms menjadi sangat rewel selama menyusui dan terlihat bercak putih di bagian mulutnya, ia mungkin mengalami infeksi ragi oral yang dikenal dengan sebutan sariawan.

Sariawan merupakan jenis infeksi ragi yang biasanya muncul seperti bercak putih atau kuning, bercak atau luka terbuka yang terjadi di gusi dan lidah bayi pada bagian sisi atau bisa juga atap mulut.

Baca Juga: Tahapan Memelihara Kesehatan Mulut Bayi Baru Lahir Sampai Tumbuh Gigi

Walaupun sariawan pada bayi hanya infeksi ringan, namun dapat membuat anak merasa tidak nyaman atau bahkan menyakitkan bagi bayi dan jika Moms menyusui, bisa saja infeksi tersebut berpindah pada kita.

Agar Moms bisa mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai sariawan pada bayi, simak beberapa penjelasan berikut ini, yuk.

Penyebab Sariawan pada Bayi

sariawan pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun infeksi jamur yang dikenal sebagai sariawan muncul di mulut bayi, infeksi jamur itu mungkin dimulai di saluran kelahiran karena infeksi jamur.

Berdasarkan jurnal dalam U.S. National Library of Medicine, bayi yang baru lahir rentan terhadap infeksi jamur, sebagian besar disebabkan oleh spesies candida.

Candida adalah organisme yang biasanya ditemukan di mulut atau vagina dan biasanya dijaga oleh mikroorganisme lain. Tetapi jika kita sakit, mulai menggunakan antibiotik atau mengalami perubahan hormon (seperti pada kehamilan), keseimbangan bisa terganggu, jadi memungkinkan jamur ini tumbuh dan menyebabkan infeksi.

Baca Juga: Sariawan Berkepanjangan: Benarkah Kanker Lidah?

Sariawan pada bayi paling sering terjadi pada bayi yang baru lahir dan bayi yang berusia di bawah 2 bulan.

Sariawan pada bayi juga dapat berkembang jika payudara ibu tidak dikeringkan dengan benar setelah menyusui dan mengakibatkan jamur tumbuh, sehingga terjadilah infeksi. Sementara itu dot atau botol susu juga dapat membuat bagian dalam mulut bayi terlalu lembap, yang mana merupakan lingkungan yang sempurna bagi jamur untuk berkembang.

Tanda Sariawan pada Bayi

sariawan pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Bercak putih bisa menjadi tanda sariawan, namun juga dapat disebabkan oleh residu susu, yang sering menetap di lidah bayi setelah menyusu tetapi biasanya hilang dalam waktu satu jam.

Untuk mengetahui apakah lidah putih bayi disebabkan oleh susu atau sariawan, coba bersihkan dengan lembut menggunakan kain lembut atau dengan jari yang ditutupi kain kasa. Jika lidah berwarna merah muda dan terlihat sehat setelah dibersihkan, bisa jadi hanya bekas susu.

Jika bercak putih tidak mudah lepas, atau Moms menemukan bercak merah mentah di bawahnya, kemungkinan sariawan, dan Moms harus segera berkonsultasi ke dokter.

Baca Juga: Infeksi Jamur pada Puting saat Menyusui, Bagaimana Mengatasinya?

Bayi yang rewel saat menyusu atau saat menghisap dot juga menandakan adanya sariawan pada bayi.

Mengatasi Sariawan pada Bayi

sariawan pada bayi

Foto: vwhs.org

Karena sariawan mudah kembali menyerang, sebaiknya bayi dirawat. Untuk bayi, dokter mungkin meresepkan obat antijamur (seperti Nystatin), yang dioleskan ke bagian dalam mulut dan lidah beberapa kali sehari selama 10 hari.

Pastikan untuk mengaplikasikannya di semua bercak putih di mulut bayi jika itu adalah obat oles. Namun biasanya dokter juga bisa meresepkan obat oral.

Nah, itulah Moms, serba-serbi sariawan pada bayi. Semoga Moms lebih bijaksana mengatasinya, ya.

Artikel Terkait