KEHAMILAN
14 April 2020

Sauna Saat Hamil, Amankah?

Relaksasi memang dibutuhkan oleh ibu hamil, tapi jika amankah sauna saat hamil dilakukan?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Bagi banyak wanita hamil, duduk di sauna sepertimya merupakan cara yang bagus untuk meredakan nyeri otot yang berkaitan dengan kehamilan.

Penting untuk berhati-hati saat memilih sauna untuk relaksasi dan menghilangkan rasa sakit.

Sauna dapat menyebabkan hipertermia, yang suhu tubuhnya sangat tinggi.

Menurut Organization of Teralogy Information Service (OTIS), suhu tubuh 101º F ke atas dapat meningkatkan kekhawatiran selama kehamilan. Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan risiko cacat lahir pada bayi perempuan yang mengalami peningkatan suhu tubuh selama trimester pertama kehamilan.

Baca Juga: 3 Pertolongan Pertama Bila Bayi Tersiram Air Panas

Sauna Saat Hamil Tidak Dianjurkan

sauna saat hamil amankah.jpg

Foto: floatandrestore.com.au

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa menjadi terlalu panas di sauna tidak dianjurkan selama kehamilan.

Ada berbagai jenis sauna, dan setiap sauna diprogram untuk mempertahankan suhu dan tingkat kelembaban yang berbeda.

Sebelum memilih untuk menggunakan sauna selama kehamilan, yang terbaik adalah berkonsultasi dahulu dengan dokter.

ACOG merekomendasikan agar Moms menghindari penggunaan sauna selama kehamilan untuk memastikan suhu tubuh Moms tidak menjadi terlalu panas. Menghilangkan stres dan nyeri otot masih penting selama kehamilan. Berikut ini beberapa ide untuk membantu Moms lebih rileks.

  • Mandilah dengan air hangat
  • Manjakan diri dengan pijat dari seorang profesional atau pasangan
  • Lakukan latihan pernapasan yang akan Moms gunakan selama persalinan

Baca Juga: Tidak Selalu Demam, Ini 5 Penyebab Kepala dan Tubuh Bayi Terasa Panas

Risiko Sauna Saat Hamil

sauna saat hamil amankah 2.jpg

Foto: infraredsaunacenter.com

Panas yang ekstrem dan konstan adalah masalah utama dengan menggunakan sauna saat hamil.

Walaupun panas ini mungkin menenangkan dan terasa nyaman, mungkin tidak aman untuk calon bayi.

Ketika bayi dalam kandungan, mereka tidak dapat mengatur suhu tubuh mereka. Ini berarti bahwa mereka tidak dapat mentolerir panas sauna yang ekstrem.

Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa bayi terkena suhu tinggi (seperti bak mandi air panas atau sauna) selama trimester pertama mengalami komplikasi serius pada otak dan/atau sumsum tulang belakang.

Mungkin juga paparan terhadap panas ekstrem dapat menyebabkan atau berkontribusi pada keguguran atau cacat lahir seperti cacat septum ventrikel dan paten ductus arteriosus. Penelitian sedang berlangsung.

Panas sauna yang ekstrem selama kehamilan bahkan dapat menyulitkan beberapa kondisi medis yang ada.

Baca Juga: Pendarahan Implantasi di Awal Kehamilan, Berbahayakan?

Amankah Sauna Saat Hamil?

sauna saat hamil amankah 3.jpg

Foto: gsota.com

Jika Moms sudah berkonsultasi dengan dokter melakukan sauna saat hamil, batasi jumlah waktu yang Moms habiskan saat sauna hingga 15 menit atau kurang.

Beberapa dokter merekomendasikan untuk menghindari sauna sepenuhnya selama kehamilan. Bahkan waktu terbatas di sauna dapat menyebabkan komplikasi untuk bayi.

Moms harus segera meninggalkan sauna jika mulai merasa pingsan atau mual. Ini mungkin pertanda tubuh Moms terlalu panas.

Penting juga untuk dicatat bahwa tidak semua sauna sama. Beberapa disimpan pada suhu yang berbeda dan dipanaskan secara berbeda.

Semua faktor ini dapat memengaruhi jumlah waktu yang dibutuhkan tubuh Moms untuk memanaskan hingga suhu yang mungkin berbahaya bagi bayi.

Artikel Terkait