3-12 BULAN
11 Februari 2020

5 Sayur Terbaik untuk MPASI Pertama Bayi

Dalam memberikan MPASI pertama bagi Si Kecil tentunya haru bergizi dan kaya akan vitamin
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Orami

MPASI biasanya adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh Moms dan Dads. Apalagi, jika Si Kecil sudah tidak sabar setiap melihat makanan atau melihat orang yang sedang makan.

Tapi, seringkali kita juga bingung ya Moms dalam menyajikan bahan makanan apa yang akan pertama kali diberikan pada Si Kecil.

Baca Juga: Jangan Bingung Dulu, Ini Persiapan MPASI Pertama Bayi

Sayuran untuk MPASI Pertama Bayu

Pada umumnya, sayur dan buah memang menjadi pilihan yang paling tepat, kira-kira sayur terbaik untuk MPASI pertama bayi apa saja ya Moms?

1. Brokoli

sayuran terbaik untuk MPASI pertama bayi.jpg

Brokoli memang sering menjadi pilihan dalam MPASI pertama bayi. Sayuran ini juga memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, mulai dari beta-karoten, vitamin C, zat besi, asam folat, fitonutrien antikanker dan kalium.

Dalam penelitian Nutricion Hospitalaria, orang yang mengonsumsi brokoli dapat buang air besar lebih lancar dibanding orang yang tidak mengonsumsinya.

Kita bisa membuat puree brokoli untuk memulai MPASI 6 bulan, cukup dengan mengukusnya hingga lunak bisa juga ditambahkan kembang kol yang sebelumnya juga telah dikukus, hancurkan dengan diblender kemudian campur dengan ASI atau susu formula.

Jika Si Kecil kurang menyukai rasanya, Moms bisa mengkreasikan dengan sayuran lain yang memiliki rasa manis, salah satunya ubi ataupun labu kuning.

2. Wortel

sayuran terbaik untuk MPASI pertama bayi 2.jpg

Sama halnya dengan brokoli, wortel juga menjadi sayur favorit yang dijadikan sebagai bahan menu MPASI pertama bayi.

Dalam buku Superfoods for Babies and Children, yang ditulis oleh Annabel Karmel, wortel sangat baik untuk makanan pertama bayi, hal ini dikarenakan wortel mengandung beta-karoten, vitamin A, bayi juga akan menyukai rasanya yang manis dan alami.

Dalam buku tersebut juga dijelaskan bahwa wortel yang lebih tua mengandung lebih banyak beta-karoten daripada wortel yang masih muda.

Baca Juga: 5 Buah Terbaik untuk MPASI Pertama Bayi

3. Kentang

sayuran terbaik untuk MPASI pertama bayi 3.jpg

Saat bayi memasuki usia enam bulan, sumber energi yang terkandung dalam ASI sudah tidak cukup dalam memenuhi kebutuhan bayi yang semakin aktif, itulah sebabnya kita harus memberikan makanan yang mengandung karbohidrat.

Maka, tak heran jika kentang juga banyak menjadi pilihan para Moms sebagai MPASI pertama bayi.

Tak hanya kaya akan karbohidrat, kentang juga mengandung vitamin C, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, protein, dan potassium yang bagus untuk nutrisi Si Kecil.

4. Labu Kuning

sayuran terbaik untuk MPASI pertama bayi 4.jpg

Labu kuning ini mudah dicerna dan jarang menyebabkan alergi, pemberian labu kuning di MPASI pertama bayi sangatlah tepat, apalagi labu kuning merupakan sumber beta karoten.

Menurut penelitian oleh American Institute for Cancer Research, kandungan beta karoten pada labu kuning bisa mencegah risiko kanker.

Seperti yang kita ketahui saat ini banyak sekali zat yang dapat memicu kanker, maka buah labu sangat tepat diberikan pada buah hati di MPASI pertamanya agar bisa menangkal kanker.

Baca Juga: Moms, Ini 6 Aktivitas untuk Perkembangan Bayi 4 Bulan

5. Zucchini

sayuran terbaik untuk MPASI pertama bayi 5.jpg

Zucchini mengandung antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan tulang dan kulit. Selain itu, sayuran ini juga kaya akan kandungan serat yang tinggi, mengandung vitamin A, C, K, magnesium, dan fosfor.

Saat mengolahnya pastikan untuk tidak mengupas kulitnya ya Moms.

Nah, itulah jenis sayuran yang bisa Moms jadikan bahan makanan MPASI pertama bayi. Di usia Si Kecil yang baru menginjak enam bulan penyajian yang disarankan berbentuk puree ya Moms.

Saat mengolahnya hindari merebus dengan air, kita bisa mengukusnya sayuran di atas agar kandungan gizinya tidak hilang.

Moms juga harus menghindari bahan makanan ataupun campuran MPASI yang bisa menimbulkan alergi seperti madu, kacang-kacangan, susu sapi, dan ikan laut.

(PSF/ERW)

Artikel Terkait