PROGRAM HAMIL
6 Agustus 2020

10 Sayuran Terbaik untuk Program Hamil

Berikut ini pilihan sayuran untuk program hamil yang bisa Moms coba.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Bagi pasangan yang sedang menjalankan program hamil, banyak hal yang perlu diperhatikan.

Planned Parenthood mengungkapkan, hal penting untuk meningkatkan kesuburan adalah menjaga pola hidup tetap sehat. Langkah ini dimulai dengan menerapkan pola makan yang sehat.

Dilansir dari National Institute of Health, selama kehamilan nantinya Moms membutuhkan lebih banyak vitamin dan mineral seperti asam folat, zat besi, dan kalsium.

Untuk itu, Moms bisa mengonsumsi asupan nutrisi tersebut mulai dari sekarang. Beberapa nutrisi tersebut bisa didapatkan dari berbagai jenis sayur, buah-buahan, dan varian makanan lainnya.

Jenis Sayuran untuk Program Hamil

Sayuran sudah dikenal baik untuk kesehatan. Nah, berikut ini jenis sayuran yang cocok dikonsumsi saat menjalani program hamil, yaitu:

1. Bayam

bayam baik untuk meningkatkan kesuburan

Foto: Orami Photo Stock

Bayam sudah terkenal menjadi salah satu sayuran yang baik untuk meningkatkan kesuburan.

Hal ini karena bayam termasuk ke dalam jenis sayuran berdaun hijau yang menjadi superfood untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

“Salah satu sayuran berdaun hijau yang bernutrisi yaitu bayam. Bayam mengandung banyak vitamin, mineral, fitonutrien yang mendukung proses detoksifikasi alami dan bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan,” ungkap ahli gizi Angelique Panagos.

Selain itu, bayam mengandung zat besi, folat, dan zinc, yang mana merupakan tiga mineral penting bagi Moms yang sedang menanti kehamilan.

Studi dari Gynecologic and Obstetric Investigation mengungkapkan, kekurangan zat besi yang parah memiliki pengaruh signifikan terhadap kesuburan. Kurang zat besi dapat menyebabkan kesehatan sel telur yang buruk sehingga berkurangnya ovulasi.

Untuk itu, tambahkan bayam menjadi sayuran bernutrisi yang mendukung program hamil, ya, Moms.

Banyak cara untuk menyajikannya, bisa dengan dijadikan sup, ditumis, atau dijadikan salad segar yang ditambahkan dengan tomat dan paprika merah.

Baca Juga: 6 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Ibu Hamil

2. Brokoli

brokoli untuk program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Sayuran satu ini juga baik untuk program hamil, baik untuk Moms dan Dads.

Bagi pria, brokoli memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi sehingga membantu alkalinitas saluran reproduksi dan menjaga kualitas sperma.

Brokoli juga kaya akan asam folat. National Health Service mengungkapkan, Moms harus mencukupi asupan folat sebelum dan selama kehamilan. Hal ini untuk mencegah terjadinya cacat lahir atau yang dikenal dengan cacat tabung saraf, termasuk spina bifida.

“Brokoli menjadi salah satu sayuran yang tinggi serat, tinggi vitamin C, dan memiliki kandungan kalium, B6, dan vitamin A. Selain itu, brokoli juga mengandung jumlah protein yang cukup baik,” ungkap Victoria Jarzabkowski, ahli gizi dari Fitness Institute of Texas.

Vitamin C yang terdapat dalam brokoli bisa menjadi sumber antioksidan yang baik untuk tubuh mampu melawan dan menetralkan radikal bebas.

Tentunya hal ini sangat berguna ketika Moms ingin memaksimalkan kesehatan reproduksi.

Brokoli juga mengandung phytochemical yang baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Ada banyak cara untuk mengolah brokoli menjadi sayuran yang lezat. Moms bisa memasaknya menjadi campuran capcay dengan sayuran lainnya, merebusnya, atau menumisnya.

Moms juga bisa menjadikan brokoli panggang sebagai cemilan yang sehat untuk menemani di waktu luang.

3. Asparagus

asparagus sebagai sayuran untuk program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Asparagus adalah sayuran yang penuh nutrisi. Sayuran ini rendah kalori, sehingga menjaga berat badan Moms tetap ideal.

Seperti yang diketahui, kelebihan berat badan bisa menghambat program hamil. Untuk itu, coba konsumsi asparagus sebagai makanan sehari-hari.

Selain itu, asparagus mengandung vitamin K, folat, serta nutrisi penting lainnya seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin B.

Baik Moms maupun Dads, masing-masing bisa mendapatkan keuntungan dari mengonsumsi asparagus untuk meningkatkan kesuburan.

Asparagus yang kaya akan folat penting bagi Moms untuk mengurangi risiko infertilitas dan meningkatkan kemungkinan untuk memiliki kehamilan yang sehat. Bagi Dads, asparagus dianggap sebagai penguat kesuburan dan meningkatkan jumlah sperma.

BioMed Research International mengungkapkan, peningkatan jumlah sperma berarti akan lebih banyak sperma yang berenang menuju sel telur.

Tentunya, hal ini meningkatkan kemungkinan reproduksi dan program hamil dapat berhasil.

Moms bisa menyajikan asparagus dengan memanggang atau menjadi tumis yang lezat. Sup krim asparagus juga bisa dijadikan pilihan agar tidak bosan.

Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria

4. Kale

kale sebagai sayuran untuk program hamil.jpg

Foto: thedailymeal.com

Sayuran berdaun warna hijau tua sudah dikenal memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, termasuk untuk program hamil. Salah satunya adalah sayuran kale.

Studi dari University of Washington mengungkapkan, kale mengandung asam folat dan zat besi sehingga mampu menjadi vitamin prenatal yang tepat. Peningkatan asupan asam folat dan zat besi juga mampu mencegah risiko kemandulan.

Kale juga mengandung mangan, yaitu mineral yang membantu wanita untuk hamil lebih cepat.

Mangan berguna untuk penyerapan kalsium dan regulasi gula darah. Pada akhirnya nanti mangan menjadi mineral yang baik untuk meningkatkan fungsi saraf pada janin.

Kale biasanya dimasukkan ke dalam semangkuk salad yang sehat. Namun, apabila Moms tidak menyukainya, bisa diolah menjadi sup seperti halnya membuat sayur bayam.

Kreasi lainnya yang bisa dicoba adalah menjadikan kale sebagai pasta atau dipanggang menjadi keripik kale. Pastikan Moms tetap memerhatikan kandungan natrium di dalamnya, ya.

5. Paprika

bisa dijadikan berbagai olahan, paprika juga merupakan sayuran untuk program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Moms, tahukah bahwa selama menstruasi, wanita menghabiskan simpanan zat besi karena kehilangan darah.

Untuk itu, penting untuk mencukupi kadar zat besi yang sehat. Nah, paprika yang sering menjadi pemanis dalam salad ini kaya akan vitamin C.

Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi dan menjaga kekebalan tubuh agar lebih stabil.

Dilansir dari laman Eat Right, pola makan kaya zat besi yang berasal dari sayuran dan suplemen mampu menurunkan risiko infertilitas ovulasi.

Infertilitas ovulasi merupakan salah satu penyebab infertilitas. Jadi, tidak ada salahnya untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian.

Selain paprika, Moms bisa mendapatkan asupan vitamin C dari buah-buahan seperti jeruk, lemon, dan beri.

Ada banyak cara untuk mengolah paprika menjadi hidangan yang lezat, seperti mencampurkan ke dalam salad, membuat tumis yang dicampurkan dengan daging ayam atau tahu.

Ayam menjadi sumber protein yang baik dan mengandung asam amino L-karnitin yang diperlukan agar sel sperma mampu berfungsi normal. Nah, jadi gabungan masakan ini baik untuk kesuburan Moms dan Dads, ya.

Baca Juga: Zat Besi dapat Meningkatkan Kesuburan, Ini Kata Ahli!

6. Kembang Kol

Kembang kol menjadi sayuran yang dapat mendukung program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Kembang kol menjadi sayuran yang dapat mendukung program hamil Moms, lho.

Kembang kol mengandung fitonutrien yang disebut diindolylmethane (DIM). Kandungan ini ternyata membantu untuk menormalkan kadar estrogen.

Seperti yang diketahui, terlalu banyak kadar estrogen ternyata dapat memengaruhi kesuburan dan membuat Moms sulit hamil.

Kembang kol, yang masih satu jenis sayuran dengan brokoli menjadi sayur yang kaya serat.

Selain itu, kandungan air di dalam kembang kol sangat banyak sehingga sayuran ini membantu tubuh Moms tetap terhidrasi dengan baik.

Dilansir dari WebMD, kembang kol memiliki sekelompok zat yang disebut glukosinolat.

Zat ini membantu melindungi sel dari kerusakan dan memiliki efek antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri.

Secara garis besar, bisa disebutkan bahwa kembang kol menjaga sistem kekebalan tubuh Moms secara keseluruhan. Hal ini akan turut mendukung program hamil yang sedang dijalani.

Moms bisa mengolah kembang kol menjadi campuran dalam sup atau memanggangnya.

Kembang kol juga bisa ditambahkan ke dalam semangkuk salad yang dilengkapi dengan jenis sayuran lainnya. Sehat dan lezat tentunya, ya Moms!

7. Rumput Laut

ternyata rumput laut punya manfaat sebagai sayuran untuk program hami

Foto: Orami Photo Stock

Moms pernah memasak sup miso? Rasanya tidak lengkap sup miso disajikan tanpa rumput laut, bukan?

Nah, ternyata rumput laut punya manfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk sebagai sayuran untuk program hamil.

Rumput laut kaya akan yodium, mineral yang penting untuk membangun hormon dan persiapan kehamilan.

“Yodium sebenarnya bisa ditemukan dalam makanan hewani, seperti daging, telur, dan susu. Namun, hanya rumput laut yang paling kaya akan yodium. Penting untuk memerhatikan asupan yodium sebagai nutrisi prenatal,” ungkap Grace Goodwin Dwyer, ahli nutrisi dari Nashville.

Tidak hanya yodium, kandungan serat yang tinggi pada rumput laut juga memperkuat kadar gula darah dan menghilangkan kelebihan estrogen di dalam tubuh. Hal ini membantu meningkat kesuburan dan memperbesar peluang kehamilan.

Selain menjadikannya sup, Moms bisa memotong rumput laut menjadi hiasan pada salad. Namun, hati-hati terhadap banyaknya makanan kemasan rumput laut yang ada di pasaran.

Kebanyakan produk tersebut sudah ditambahkan dengan zat tambahan sehingga nutrisinya bisa berkurang.

Sebaiknya tetap mengolah rumput laut sendiri sehingga nutrisinya tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga: Avokad Dapat Meningkatkan Kesuburan? Ini Kata Ahli

8. Terung

terong dipercaya mampu mendukung program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Tumbuhan yang sering dijadikan sayur, berwarna ungu, dan harganya terjangkau.

Ya, terung ternyata bisa menjadi menu sayuran pilihan untuk program hamil.

Terung dipercaya mampu meningkatkan hasrat seksual pada pria dan wanita karena kaya kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan.

“Terung membantu menghilangkan frigiditas dan impotensi pada pria. Selain itu, terung meningkatkan kinerja seksual pada pria dan wanita karena atribut positifnya pada pusat hasrat seksual di otak,” ungkap Dr. Amal Rakha yang berasal dari Mesir.

Nah, ketika libido meningkat, maka hubungan seks menjadi lebih bergairah.

Keintiman antara Moms dan Dads juga semakin terbangun. Hal ini akan meningkatkan peluang kehamilan.

Moms bisa menjadikan terung menjadi sayuran atau dimasak dengan sambal juga rasanya sudah nikmat, ya!

9. Jagung

jagung sebagai pilihan sayur untuk program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Siapa yang bisa menolak semangkuk sup krim jagung? Atau menikmati cemilan jagung rebus yang disajikan dengan keju?

Nah, Moms bisa menjadikan jagung sebagai pilihan sayur untuk program hamil.

Faktanya, sama seperti brokoli dan bayam, jagung menjadi sumber zat besi dan protein yang baik untuk tubuh.

American Journal of Obstetrics and Gynaecology juga mengungkapkan, mengganti sumber protein hewani dengan protein nabati mampu mengurangi risiko infertilitas ovulasi.

Tentunya, hal ini akan meningkatkan kesuburan Moms dan memperbesar peluang kehamilan.

Baca Juga: Gangguan Autoimun Pengaruhi Kesuburan Wanita?

10. Tomat

tomat menjadi sayuran yang wajib dikonsumsi saat menjalani program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Tomat juga bisa diolah menjadi sayuran yang lezat atau dicampurkan dengan jenis sayuran lainnya seperti bayam dan jagung.

Ternyata, tomat menjadi sayuran yang wajib dikonsumsi saat menjalani program hamil.

Tomat mengandung likopen, yang mampu meningkatkan kualitas sperma. Ternyata, infertilitas pria memengaruhi hingga setengah dari pasangan yang sulit mendapatkan keturunan.

Selain itu, tomat juga kaya akan vitamin dan mineral alami, seperti vitamin A dan C. Tomat mengandung asam folat, zat besi, dan zinc yang mana berguna untuk mendukung kesuburan Moms.

Itulah beberapa jenis sayuran yang bisa dipilih untuk mendukung program hamil.

Stanford Children’s Health mengungkapkan, beragam sayuran yang dipilih sebaiknya pilihlah sayuran segar.

Hindari mengonsumsi sayuran kalengan atau sayuran beku yang nutrisinya akan jauh lebih rendah dibandingkan sayuran segar. Selamat mencoba, Moms!

Artikel Terkait