KESEHATAN
8 November 2019

Seberapa Berbahayakah Penyakit Kawasaki?

Jika tidak ditangani dengan benar dapat membuat komplikasi berbahaya yang melibatkan jantung
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Apa itu penyakit kawasaki? Dikutip dari webmd.com penyakit kawasaki adalah penyakit yang hampir selalu menyerang anak-anak, kebanyakan dari mereka berusia di bawah 5 tahun. Ini adalah salah satu penyebab utama penyakit jantung pada anak-anak.

Penyakit yang banyak berkembang di Jepang ini memang jarang terdengar di negara Indonesia. Namun dilansir dari tempo.co (6/12/09) di Indonesia, keturunan China berpeluang menderita Kawasaki sekitar 50 per 100 ribu penduduk, sementara warga pribumi 25 per 100 ribu penduduk.

Bahaya Penyakit Kawasaki

Karena melibatkan jantung, penyakit ini termasuk cukup berbahaya. Berikut bahaya penyakit kawasaki yang bisa terjadi pada anak:

Aneurisma

penyakit kawasaki

Dilansir dari National Health Service, peradangan di pembuluh darah yang memasok darah ke jantung (arteri koroner) dapat menyebabkan bagian dinding arteri melemah.

Saat darah melewati bagian dinding arteri yang melemah, tekanan darah menyebabkannya membesar seperti balon. Kondisi ini disebut aneurisma.

Beberapa aneurisma sembuh sendiri dari waktu ke waktu. Tetapi beberapa anak mungkin akan mengalami komplikasi lebih lanjut yang memerlukan perawatan lanjutan dengan spesialis. Hal ini yang perlu diperhatikan sebagai salah satu bahaya penyakit kawasaki.

Baca Juga: Anak Demam dan Ruam Merah? Waspada Penyakit Kawasaki!

Risiko Komplikasi

penyakit kawasaki

Kasus Kawasaki di Indonesia masih sangat awam baik di masyarakat maupun di kalangan dokter.

”90 persen dokter di Indonesia tidak tahu bahaya penyakit Kawasaki, sehingga sering terjadi salah diagnosis,” ungkap Chairman Kawasaki Center, Dr Najib Advani SpA (K).MMed (Paed) pada tempo.co.

Padahal sebenarnya, jika seorang anak yang terserang penyakit kawasaki dapat cepat ditangani dan diberikan obat yang tepat, penyakit ini mungkin saja tidak menimbulkan komplikasi berkepanjangan.

Anak-anak dengan penyakit Kawasaki yang salah diagnosis akan mengalami komplikasi jantung yang semakin parah, seperti:

- Serangan jantung, di mana bagian dari otot jantung mati karena kekurangan oksigen

- Penyakit jantung, di mana pasokan darah jantung tersumbat atau terganggu

- Dalam kasus yang jarang terjadi, aneurisma dapat pecah, dan menyebabkan pendarahan internal yang parah

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatasi Ruam Kulit pada Bayi? Ini Jawabannya

Gejala Penyakit Kawasaki

penyakit kawasaki

Agar tidak terjadi salah diagnosa dan anak yang terserang penyakit kawasaki dapat segera ditangani, Moms harus waspada dengan gejala yang ada.

Berikut gejala penyakit kawasaki:

- Demam tinggi, di atas 39 derajat celcius. Biasanya berlangsung lebih dari 5 hari

- Ruam atau kulit mengelupas. Biasanya ruam meliputi kulit di bagian dada dan kaki, serta area genital atau selangkangan. Terkadang muncul juga di bagian jari tangan dan kaki

- Pembengkakan dan kemerahan di area tangan, pantat, dan kaki

- Kemerahan di bola mata

- Kelenjar membesar, terutama di leher

- Tenggorokan, mulut bagian dalam, dan bibir mengalami iritasi

- Lidah berubah seperti stroberi, dan membengkak

- Nyeri sendi

- Gangguan perut, diare dan muntah

Jika anak Moms mengalami gejala seperti di atas, langsung hubungi dokter untuk penanganan secepatnya.

Baca Juga: Ketahui 5 Tipe Penyakit Jantung Pada Anak

Selain itu, tidak ada pencegahan yang diketahui untuk penyakit Kawasaki. Sekitar satu dari seratus anak dapat menderita penyakit ini untuk kedua kalinya. Orang tua harus tahu bahwa tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegah penyakit ini.

(DH)

Artikel Terkait