KESEHATAN
18 Desember 2019

Seberapa Sering Harus Membersihkan Karang Gigi?

Sebaiknya seberapa sering membersihkan karang gigi? Simak jawabannya berikut
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Sejak masih kecil, kita sudah mengerti bahwa merawat gigi dan mulut adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Ketika seorang anak tumbuh gigi pertama kali sudah dianjurkan untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulutnya.

Cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi setiap harinya yaitu rutin menyikat gigi paling tidak dua kali sehari dan menjaga setiap makanan serta minuman yang dikonsumsi.

Nyatanya, ada berbagai banyak masalah gigi dan mulut yang dapat muncul jika tidak dirawat dengan baik, salah satunya karang gigi.

Penyebab Karang Gigi

membersihkan karang gigi 1.jpg

Foto: freepik.com

Dari mana munculnya karang gigi? Dilansir dari American Dental Association, setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari dapat menimbulkan plak pada gigi, yang bisa menyebabkan gigi berubah warna.

Plak tersebut terbentuk dari sisa makanan yang menumpuk dan bakteri yang dibiarkan terlalu lama.

Akhirnya, plak tersebut membentuk lapisan tipis berwarna kuning atau putih yang menempel di sela-sela gigi, yang menjadi permulaan terbentuknya karang gigi.

Jika sudah terbentuk karang gigi, menyikat gigi bukan menjadi solusi karena dibutuhkan perawatan yang lebih intensif untuk membersihkannya.

Baca Juga: 4 Dampak Buruk Tidak Membersihkan Karang Gigi

Membersihkan Karang Gigi

membersihkan karang gigi 2.jpg

Foto: schmittdental.com

Sebaiknya karang gigi jangan dibiarkan terlalu lama karena bisa menyebabkan gigi berlubang, gingivitis, gusi berdarah, periodontitis hingga gigi tanggal.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Journal of the American Dental Association, membersihkan karang gigi bermanfaat bagi pasien yang memiliki masalah periodontitis.

Teknik membersihkan karang gigi pun baiknya dilakukan oleh dokter gigi, yang disebut scaling gigi. Lalu, seberapa sering baiknya seseorang melakukan scaling gigi?

“Setiap orang punya kebutuhan yang berbeda-beda karena kesehatan giginya yang tidak sama. Rutin membersihkan karang gigi setidaknya setahun sekali. Lebih baik lagi setiap dua kali dalam setahun untuk mencegah setiap perubahan kecil dan bisa menanganinya dengan lebih cepat,” ungkap Dr. Vera W.L. Tang, dokter gigi dari New York.

Menurut Dr. Vera juga, ada baiknya segera periksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi sebelum mengalami keluhan apapun.

Hal ini dilakukan untuk mencegah berbagai jenis gangguan kesehatan pada gigi dan mulut serta memberitahu kebiasaan baik yang dilakukan untuk mencegah masalah pada gigi.

Baca Juga: Membersihkan Karang Gigi pada Anak? Ini Caranya!

Ibu Hamil Membersihkan Karang Gigi

membersihkan karang gigi 3.jpg

Foto: mydrdental.com

Nah, pertanyaan satu ini mungkin sering terlintas di dalam pikiran Moms yang tengah mengandung. Ternyata, seorang ibu hamil juga harus memerhatikan kesehatan gigi dan mulutnya dengan baik, lho!

Perawatan gigi dilakukan sebagai tindakan preventif untuk menghindarkan Moms dari risiko infeksi pada rongga mulut.

Masalah pada rongga mulut bisa mengakibatkan kontraksi sehingga bisa berdampak pada kelahiran secara dini. Ibu hamil ternyata tetap bisa melakukan scaling gigi, namun perhatikan usia kehamilannya, ya.

“Jika ibu hamil ingin membersihkan karang gigi, sebaiknya lakukan saat trimester kedua. Saat trimester pertama, Moms rentan untuk mengalami mual karena pengaruh morning sickness. Ataupun pada trimester ketiga, posisi duduk di dental unit dalam waktu lama mungkin saja membuat Moms merasa tidak nyaman,” ungkap drg. Annisa Sabhrina, dari RSIA Cinta Kasih, Ciputat pada Kulwap Orami Community.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Membersihkan Karang Gigi?

Jadi, ibu hamil tetap bisa menjaga kesehatan gigi dan mulutnya dengan baik melalui tindakan scaling gigi. Selain itu, sebaiknya Moms memerhatikan jenis makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Makanan manis akan lebih mudah membentuk plak pada gigi, sehingga jangan lupa untuk rutin membersihkan gigi setelah mengonsumsinya. Rawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik agar kita dapat mencontohkannya kepada anak, ya!

Artikel Terkait