PROGRAM HAMIL
27 Maret 2019

Sedang Hamil, Wajib Perhatikan 5 Hal Ini Saat Berolahraga

Pastikan Moms perhatikan rambu-rambu berikut agar mendapat manfaat yang maksimal.
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Olahraga memang sangat disarankan selama kehamilan. Selain membantu Moms lebih bugar dan berenergi, olahraga juga membantu mengatasi beberapa keluhan selama kehamilan, seperti mual, kembung, sembelit, dan nyeri punggung.

Namun, tak semua olahraga cocok untuk wanita hamil. Jenis olahraga yang disarankan adalah olahraga low impact yang tidak menimbulkan benturan pada sendi tubuh.

Nah, jika Moms merasa sudah melakukan jenis olahraga yang sesuai untuk kehamilan, Moms wajib tahu juga rambu-rambu yang harus diperhatikan selama berolahraga, sebagaimana dikutip dari americanpregnancy.org dan fitpregnancy.com :

Baca Juga : 7 Jenis Olahraga yang Bantu Persalinan Normal Lebih Lancar

1. Berkonsultasilah dengan Dokter Terlebih Dulu

Jangan langsung mulai berolahraga tanpa berkonsultasi apapun pada dokter.

Meski disarankan, olahraga saat hamil sangat berbeda dengan olahraga yang dilakukan dalam kondisi tak hamil.

Moms harus memulainya dengan sangat lambat dan berhati-hati, serta tidak memaksakan diri.

Dokter mungkin akan menyarankan kelas yoga hamil yang memiliki gerakan lambat dan cocok untuk wanita hamil.

2. Dengarkan Alarm Tubuh

shutterstock 794240977

Tubuh Moms akan memberi sinyal jika olahraga yang dilakukan terlalu berat atau tidak sesuai dengan kondisi kehamilan.

Misalnya, Moms merasa sangat kelelahan atau sesak napas. Ini adalah tanda bahwa bayi dan tubuh Moms tidak dapat memperoleh oksigen sejumlah yang dibutuhkan.

3. Hindari Berolahraga di Cuaca Panas

Selain menghindari cuaca panas, hindari juga berolahraga di medan berbatu atau tanah yang tidak rata saat Moms memilih jogging atau jalan kaki.

Saat hamil, sendi menjadi lebih longgar sehingga mempermudah risiko keseleo pergelangan kaki dan cedera lainnya.

Baca Juga : 6 Olahraga yang Aman Selama Trimester Pertama

4. Hindari Olahraga Beban

shutterstock 432200833

Latihan beban boleh saja dilakukan, tetapi hindari mengangkat beban di atas kepala dan menggunakan beban yang menarik otot punggung bawah.

Olahraga yang fungsinya mengencangkan otot ini hanya boleh dilakukan untuk otot-otot lengan atas.

5. Lakukan Peregangan dan Relaksasi

Sebelum berolahraga, lakukan peregangan untuk melemaskan otot-otot tubuh. Setelah otot-otot siap, barulah Moms boleh masuk ke latihan inti.

Begitu juga seusai berolahraga, lakukan pendinginan untuk mengembalikan ketegangan otot-otot di seluruh tubuh.

(VAN)

Artikel Terkait