KEHAMILAN
8 Oktober 2019

Sempat Dialami Irish Bella, Ini Bahaya Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil

Bisa menyebabkan persalinan prematur

Sumber: instagram.com/_irishbella_

Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kehamilan pertama Irish Bella memang bisa disebut sedikit banyak mengalami beberapa masalah. Sebelum bayi kembar pertama pasangan ini meninggal, Irish Bella sempat mengalami pendarahan hingga akhirnya harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Dilansir dari situs Suara.com, dokter sempat mengindikasi adanya infeksi saluran kemih (ISK) di kehamilannya yang masih 6 bulan tersebut.

Namun setelah melakukan rawat inap seperti yang disarankan, tidak terjadi apa-apa dan semuanya kembali pada keadaan aman.

Baca Juga: Macam-Macam Infeksi Saluran Kemih, Bisa Berpengaruh ke Ginjal!

Infeksi ini memang sering terjadi selama kehamilan karena perubahan saluran kemih pada ibu hamil. Saat rahim ibu membesar, maka peningkatan berat ini dapat menghalangi drainase urine dari kandung kemih, sehingga menyebabkan infeksi.

Sebagai informasi, ini dia bahaya infeksi saluran kemih pada ibu hamil. Simak ya Moms.

Menyebabkan Infeksi Ginjal

isk pada ibu hamil

Dilansir dari situs American Pregnancy Association, jika tidak diobati, ISK pada ibu hamil dapat menyebabkan infeksi ginjal. Lalu infeksi ginjal ini nantinya dapat menyebabkan persalinan dini, yang membuat berat badan lahir anak rendah.

Jika infeksi ginjal selama kehamilan tidak segera mendapat penanganan yang tepat, dapat menyebabkan komplikasi yang serius bagi ibu dan bayi dalam kandungan, selain dari persalinan prematur.

Seperti mengalami infeksi dalam aliran darah yang dapat dengan cepat menyebar ke organ lain (sepsis) dan pneumonia.

Baca Juga: Pneumonia Saat Hamil, Apa Bahayanya Bagi Janin?

Menurut Dr. Michele Hakakha, dokter kebidanan dan ginekologi, jelas ketiga komplikasi ini bisa berbahaya, itulah sebabnya urin Moms diperiksa pada setiap kunjungan pranatal dan jika infeksi terdeteksi, antibiotik akan segera diberikan.

Pertumbuhan Bakteri dalam Urin

isk pada ibu hamil

ISK pada ibu hamil sangat tinggi risikonya, dimulai pada minggu ke-6 dan memuncak selama minggu ke 22 hingga 24, sekitar 90 persen ibu hamil mengalami dilatasi ureter sampai melahirkan (hidronefrosis kehamilan).

Dilansir dari situs American Family Physician, peningkatan volume kandung kemih dan penurunan tonus kandung kemih, bersama dengan penurunan tonus ureter, berkontribusi terhadap peningkatan stasis urin dan refluks ureterovesikal.

Baca Juga: Mengetahui Kondisi Kesehatan Lewat Warna Urine

Hingga 70 persen ibu hamil mengalami glikosuria, yang mendorong pertumbuhan bakteri dalam urin. Peningkatan progestin dan estrogen kemih dapat menyebabkan penurunan kemampuan saluran kemih bagian bawah untuk melawan bakteri penyerang.

Jadi, tetap berhati-hati selama kehamilan ya Moms.

Artikel Terkait