KESEHATAN
28 Juni 2019

Seperti Ini Peran Endometrium Pada Kehamilan dan 3 Masalah yang Bisa Terjadi Padanya

Yuk, perluas wawasan tentang organ reproduksi kita, Moms.
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms mungkin sudah familiar dengan istilah endometriosis, salah satu kondisi yang membuat perempuan susah hamil.

Endometriosis merupakan kelainan pada endometrium, yaitu lapisan terdalam pada rahim.

Rahim sendiri terdiri dari tiga lapisan, yaitu perimetrium (lapisan terluar), miometrium (lapisan tengah), dan endometrium (lapisan dalam). Pada situs web Klik Dokter, dr. Fiona Amelia MPH menerangkan bahwa endometrium akan mengalami perubahan sebagai respons dari naik-turunnya kadar estrogen.

Lalu, seperti apa peran endometrium pada kehamilan? Yuk, ketahui lebih dalam, Moms.

Setiap bulan, rahim mempersiapkan tubuh Moms menyambut kehamilan. Caranya, mendekati ovulasi, endometrium akan menebal. Bila pada kurun waktu ovulasi ini Moms dan Dads berhubungan seks dan terjadi pembuahan, maka kehamilan bisa terjadi.

Pascapembuahan, embrio hasil pembuahan akan melekat pada endometrium. Proses ini disebut implantasi. Di sinilah peran endometrium pada kehamilan. Bila implantasi terjadi, Moms tidak akan menstruasi. \

Baca Juga: 5 Masalah Sistem Reproduksi Ini Bisa Menghambat Kesuburan

Sebaliknya, bila pada saat Moms ovulasi tidak terjadi pembuahan, endometrium yang menebal akan meluruh bersama darah yang keluar lewat vagina. Proses ini dikenal dengan siklus menstruasi.

Fungsi endometrium tidak berhenti pada proses pertumbuhan embrio saja. Sepanjang kehamilan, menurut dr Fiona, peran endometrium pada kehamilan masih berlanjut karena endometrium turut membantu pembentukan plasenta yang akan menyuplai nutrisi pada janin.

Namun, terkadang muncul kelainan pada endometrium sehingga mempersulit terjadinya kehamilan. Berikut beberapa contoh masalah pada endometrium yang dapat menghambat kehamilan:

1. Endometrium Terlalu Tipis

Seperti Ini Peran Endometrium Pada Kehamilan dan 3 Masalah yang Bisa Terjadi Padanya

Foto: parenting.firstcry.comDokter

Fiona menyebutkan, endometrium yang tebal dan subur diperlukan agar implantasi dapat terjadi. Endometrium yang normal memiliki ketebalan antara 8 dan 13 milimeter. Umumnya, dokter akan menganggap endometrium terlalu tipis bila ketebalannya di bawah 7 milimeter.

Bila endometrium terlalu tipis, implantasi tidak akan berjalan optimal. Embrio akan kekurangan nutrisi sehingga kehamilan tidak dapat berlanjut. Akibatnya muncul risiko keguguran.

Baca Juga: Penyebab Masalah Kulit yang Muncul Saat Trimester Pertama Kehamilan

2. Hiperplasia Endometrium

Seperti Ini Peran Endometrium Pada Kehamilan dan 3 Masalah yang Bisa Terjadi Padanya 02.jpg

Foto: babycenter.com

Hiperplasia endometrium adalah penebalan dinding rahim. Masalah ini terjadi manakala endometrium tumbuh secara berlebihan. Dokter menduga penyebabnya adalah ketidakseimbangan hormon, yaitu saat kadar estrogen meningkat, namun tidak diimbangi oleh peningkatan kadar progesteron.

Dikutip dari situs web Koran Sindo, Prof DR Dr Med Ali Baziad SpOG (K) menyebutkan penebalan dinding rahim sering dialami oleh perempuan berbadan gemuk dan yang menderita polycystic ovary syndrome (PCOS). Alasannya, kata dokter Ali, kadar estrogen pada perempuan dengan salah satu kondisi tersebut biasanya tidak seimbang dengan progesteron.

Gejala utama hiperplasia endometrium biasanya siklus menstruasi yang tidak teratur atau menstruasi dengan volume darah yang sangat banyak (menorrhagia).

3. Endometrium Tumbuh di Luar Rahim

Seperti Ini Peran Endometrium Pada Kehamilan dan 3 Masalah yang Bisa Terjadi Padanya 03.jpg

Foto: sciencenews.org

Kondisi ini dikenal dengan istilah endometriosis. Dikutip dari yayasan Womens Health, umumnya pertumbuhan abnormal endometrium ditemukan di indung telur, tuba falopi, jaringan yang menahan rahim di tempatnya, dan di permukaan luar rahim. Hingga saat ini, para ahli belum memahami secara pasti faktor apa yang menyebabkan endometrium tumbuh di luar rahim.

Baca Juga: 10 Jenis Makanan Sehari-hari yang Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Kira-kira demikianlah, Moms, peran endometrium pada kehamilan.

(AN)

Artikel Terkait