BAYI
1 Agustus 2019

Serba-Serbi Milk Blister, Jerawat Payudara yang Mengganggu Proses Menyusui

Bentuknya bintik-bintik putih kecil yang berisi susu di sekitar puting ibu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Banyak ibu menyusui mengalami milk blister atau yang juga dikenal sebagai blebs susu atau jerawat payudara saat menyusui. Milk bliter ini adalah bintik-bintik putih kecil, yang terlihat seperti lepuh berisi susu. Hal ini terjadi ketika pori-pori puting tersumbat.

Menurut dr Meutia Ayuputeri, konselor laktasi RS Pondok Indah – Pondok Indah, milk blister merupakan peradangan ringan akibat sumbatan pada kulit puting.

Sumbatan pada kulit puting ini dapat diiringi dengan saluran ASI yang dibelakangnya tersumbat (terasa seperti benjolan). Masalah dalam proses menyusui ini biasanya dialami oleh ibu baru.

Meski berukuran kecil, Moms yang mengalami milk blister akan merasakan sakit yang teramat sangat ketika Si Kecil menyusu dari puting ibu. Rasa nyeri seperti ditusuk jarum akan ibu rasakan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui?

Penyebab Milk Blister

milk blister, bintik-bintik putih pada puting

Foto: todaysparent.com

Milk blister terjadi karena susu dalam saluran susu yang tertutupi oleh epidermis sehingga memicu respons peradangan. Penyebab mendasar dari masalah menyusui ini mungkin karena kelebihan pasokan ASI, sehingga menyebabkan tekanan pada area payudara.

Milk blister dapat terjadi akibat ASI yang mandek di salurannya karena pengosongan ASI yang kurang tuntas,” ucap dr Meutia.

Penyebab lainnya biasa datang dari saluran yang tersumbat. Masalah kancing baju, mengisap, atau lidah bayi dapat menyebabkan lecet karena gesekan pada ujung puting.

Sariawan (ragi), juga bisa menyebabkan bintik ini timbul. Sariawan kadang-kadang muncul sebagai bintik-bintik putih kecil pada puting, tetapi juga dapat muncul sebagai bintik-bintik putih yang lebih besar yang menghalangi satu atau lebih saluran susu.

Jika Moms memiliki lebih dari satu lecet pada saat yang bersamaan, cari tahu penyebabnya. Sariawan pada daerah puting ini sering disertai dengan rasa sakit seperti terbakar dan rasa sakit ini akan memburuk setelah menyusui Si Kecil atau memompa ASI.

Akibat dari milk blister ini, tentu ASI ibu tidak akan keluar dengan lancar.

“Kondisi ini tidak memungkinkan susu mengalir keluar dengan lancar, juga dapat menyebabkan saluran tersumbat dan bahkan mastitis. Jadi, Moms harus segera menanganinya,” kata Pam Davey, doula bersertifikat dan konsultan laktasi terdaftar di Edmonton.

Baca Juga: 3rd Arisan Orami, Ajang Sharing Masalah Menyusui

Mengatasi Milk Blister

milk blister, bintik-bintik putih pada puting

Foto: perawatanbayi.com

Sebelum mengobati, tentu Moms pasti ingin tahu terlebih dahulu caranya agar milk blister ini tidak sampai terjadi.

Mencegah kondisi ini, dr Meutia menyarankan untuk tetap menjaga payudara Moms supaya selalu dalam kondisi lunak. Susui atau perah ASI sebelum payudara penuh.

Namun apabila milk blister terlanjur terjadi, Moms bisa mencoba mengatasi milk blister dengan memecahkan sendiri blister dengan cara digosok handuk atau waslap hangat yang bersih.

“Apabila milk blister sudah terlampau keras dan masih belum bisa pecah setelah digosok, sebaiknya segera ke dokter atau konselor laktasi,” tambah dr Meutia.

Jika bintik pecah setelah melakukan hal tersebut dan susu mengalir lancar melalui pori-pori puting susu, maka tugas Moms selanjutnya adalah menyembuhkan kulit yang terluka.

”Ketika puting susu sedang disembuhkan, oleskan kompres hangat dan basah sebelum menyusui untuk membantu membuka saluran susu, kemudian bilas daerah tersebut dengan larutan garam setelah menyusui dan keringkan dengan lembut,” jelas Pam Davey membagikan pengalaman.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurangi Sakit Punggung saat Menyusui?

Nah, itulah serba-serbi milk blister dan bagaimana menanganinya. Selamat mencoba ya Moms!

Artikel Terkait