TRIMESTER 2
4 Oktober 2019

Sering Kesemutan Saat Hamil, Apakah Ini Normal?

Moms, kehamilan menyebabkan banyak perubahan yang terjadi pada tubuh kita. Banyak ibu mengalami kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan saat hamil. Salah satunya kesemutan.
Artikel ditulis oleh Ryo
Disunting oleh Ryo

Kesemutan biasa dialami oleh ibu hamil. Mungkin tidak berbahaya, tetapi menimbulkan rasa tidak nyaman dan juga dapat mengganggu aktivitas ibu hamil.

“Ya, itu adalah bagian dari berkah kehamilan. Karena itu merupakan gejala kehamilan yang umum, kata Sarah Prager, MD, asisten profesor di Departemen Obstetri dan Ginekologi di University of Washington.

Baca Juga: Sering Kesemutan di Seluruh Tubuh, Ada Apa Ya?

Apa Sih Penyebab Kesemutan Saat Hamil?

247088-1600x1030-causes-numbness-tingling-during-pregnancy.jpg

Foto: lovetoknow.com

Kesemutan normal terjadi saat kehamilan. Kesemutan atau dalam bahasa medis dikenal dengan nama paraestesia, umumnya terjadi di bagian kaki dan tangan ibu hamil.

Kesemutan disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke bagian tubuh tertentu. Saraf pada bagian tubuh tertentu ini juga mengalami kekurangan darah, sehingga mencegah saraf mengirimkan sinyal penting ke otak. Hal ini kemudian membuat saraf mengalami sensasi mati rasa dan kesemutan.

“Banyak wanita mengeluh tentang sering kesemutan di malam hari atau ketika mereka pertama kali bangun di pagi hari.Kemungkinan karena pembengkakan yang menekan saraf di pergelangan tangan, dan cenderung memburuk saat kehamilan berlangsung." Tambah Dr. Sarah.

Moms, berkurangnya aliran darah pada bagian tubuh tertentu dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah karena meningkatkan volume cairan pada tubuh ibu hamil seiring dengan banyaknya darah yang diproduksi oleh ibu.

Baca Juga: Mengulik Penyebab Kesemutan dan Cara Tepat Menghilangkannya

Kedua, karena perkembangan janin yang semakin besar dan berat, yang juga dapat menghambat aliran darah ibu. Sebab lain adalah karena ibu mengalami tekanan darah rendah, sehingga mengurangi aliran darah ke bagian tubuh tertentu.

Tekanan darah rendah ini dapat terjadi ketika volume darah lebih rendah dibandingkn dengan volume pembuluh darah, biasanya terjadi di awal-awal kehamilan.

Terhambatnya aliran darah ini biasanya terjadi ketika Moms berada pada satu posisi dalam waktu lama, seperti terlalu lama duduk, terlalu lama berdiri di satu tempat, dan lainnya.

Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil untuk lebih banyak bergerak agar Anda terhindar dari kesemutan.

Satu hal lagi. Kesemutan selama kehamilan juga dapat disebabkan oleh Carpal Tunnel Syndrome (CTS), dan ini terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan. Sindrom ini terjadi saat terdapat penumpukan cairan (edema) pada jaringan di pergelangan tangan. Pembengkakan karena penumpukan cairan ini kemudian akan menekan saraf pada tangan dan jari, sehingga Moms akan merasakan mati rasa dan kesemutan.

Kesemutan yang berlangsung lama saat hamil juga bisa menjadi pertanda bahwa Moms sedang menderita diabetes saat kehamilan (diabetes gestasional).

Sebaiknya segera periksakan ke dokter bila Moms merasakan kesemutan dalam waktu yang lama.

Mencegah Kesemutan Saat Hamil

shutterstock_720828169.jpg

Foto: parents.com

Salah satu hal yang dapat dilakukan guna mencegah kesemutan adalah dengan menjaga berat badan. Konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan melakukan olahraga secara teratur. Jangan lupa, batasi konsumsi garam, gula, dan minyak. Serta minum banyak air putih.

Moms sebaiknya juga mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 tinggi untuk mendukung kesehatan sistem saraf.

Satu lagi, untuk menghindari kesemutan, sebaiknya Moms terus bergerak dan jangan berada pada satu posisi dalam jangka waktu yang lama. Pastikan sirkulasi darah mengalir dengan lancar hingga ke kaki.

Baca Juga: Waspadai Gangguan Ini Saat Kesemutan di Tangan

(RYO/DIN)

Artikel Terkait