BALITA DAN ANAK
11 September 2019

Sering Memberikan Makanan Pedas Untuk Balita, Apa Efeknya?

Sebaiknya batasi asupan makanan pedas untuk balita
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Sesekali memberikan makanan pedas untuk balita itu memang baik, tapi ada efek negatif yang tidak boleh diabaikan kalau Si Kecil terlalu banyak atau terlalu sering makan pedas.

Seperti dikatakan oleh Vandana Seth RD., ahli gizi dan juru bicara Academy of Nutrition of Dietetics, mengenalkan makanan pedas berbahan rempah sejak dini itu memang baik untuk meningkatkan napsu makan dan metabolisme serta mencegah balita jadi picky eater.

Namun mengingat saluran pencernaan balita masih sensitif dan belum berkembang dengan sempurna, perhatikan juga efek negatif dari terlalu memberikan makanan pedas untuk balita berikut ini ya, Moms.

1. Masalah Pencernaan

Sering Memberikan Makanan Pedas Untuk Balita, Apa Efeknya 1.jpg

Hoiannow.com

Jangankan bagi balita, orang dewasa yang terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas juga biasanya akan mengalami masalah pencernaan ya, Moms.

Namun seperti dikutip dari situs inquisitr.com, terlalu sering memberikan makanan pedas untuk balita bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti mual, muntah, gastritis, diare parah, naiknya asam lambung, serta sakit perut.

Baca Juga : 3 Fakta dan Mitos Pengaruh Makanan Pedas Terhadap ASI

2. Serangan Jantung dan Gangguan Pernapasan

Sering Memberikan Makanan Pedas Untuk Balita, Apa Efeknya 2.jpg

Parents.com

Menambahkan sedikit bubuk cabai kedalam makanan memang membuat rasanya lebih lezat dan kaya, tapi Moms tidak boleh terlalu sering memberikannya pada balita.

Seperti dilansir oleh majalah Smithsonian, bubuk cabai mengandung konsentrat capcaisin yang bila dikonsumsi terlalu banyak oleh balita bisa menjadi neurotoksin alias racun saraf.

Mengonsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak bubuk cabai bukan hanya akan membuat balita merasa kepanasan, tapi juga bisa membuat kulit dan membran lendir membengkak, muntah dan diare, bahkan serangan jantung yang berujung meninggal dunia.

Moms juga harus menjauhkan Si Kecil dari dapur saat memasak dengan bubuk cabai dan bubuk rempah lain karena menghirupnya bisa membuat saluran pernapasan menyempit sehingga balita tidak bisa bernapas.

Baca Juga : Kapan Waktu Tepat Bayi Boleh Makan Pedas dan Daging?

3. Mengganggu Fungsi Pengecap pada Lidah

Sering Memberikan Makanan Pedas Untuk Balita, Apa Efeknya 3.jpg

Romper.com

Membiarkan balita sesekali mengecap makanan dengan saus sambal itu boleh kok, Moms. Namun ada baiknya dibatasi agar tidak terlalu sering dan pedasnya tidak terlalu intens.

Sebuah artikel ilmiah yang dimuat dalam International Journal of Toxicology menyebutkan kalau terlalu sering makan saus sambal bisa mengurangi sensitivitas pengecap pada lidah.

Studi lain yang dirilis oleh Molecular Cell Research juga menemukan kalau kandungan capcaisin yang cukup banyak dalam saus sambal bisa mematikan sel pengecap pada lidah.

Untuk menghindari efek negatif di atas, balita berusia di bawah 2 tahun sebaiknya hanya mengonsumsi makanan dengan rasa pedas yang berasal dari paprika atau rempah aromatik ringan seperti kayu manis dan pala.

Bagaimana pengalaman Moms dalam memberikan makanan pedas untuk balita kesayangan di rumah?

(WA/CAR)

Artikel Terkait