2-3 TAHUN
11 Oktober 2019

Siap Berkarier Lagi? Simak 4 Tips Interview Kerja untuk Ibu dengan Anak

Yakinkan pewawancara Moms antusias untuk ingin kembali bekerja dan mempertajam keahlian
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms mungkin sudah merasa mampu untuk kembali bekerja karena Si Kecil sudah cukup besar dan bisa dirawat sementara oleh nenek atau menggunakan jasa asisten rumah tangga.

Namun, dalam proses wawancara untuk mendapatkan pekerjaan, mungkin akan jadi cukup menantang. Apalagi Moms sudah lama tidak mengasah kemampuan untuk bekerja kantoran, atau sulit menjawab pertanyaan wawancara dengan bijak.

Karenanya, penting untuk meyakinkan calon atasan agar fokus pada bakat dan keterampilan Moms.

Mengutip dari Chron, berikut ini tips menjawab interview kerja untuk ibu dengan anak.

Baca Juga: 10 Strategi Meningkatkan Performa Saat Interview

1. Ungkapkan Alasan dengan Jujur

interview kerja-1.jpg

Moms akan ditanyakan pertanyaan wawancara yang umum seperti, "Mengapa Anda meninggalkan pekerjaan terakhir Anda?"

Jika Moms kembali bekerja setelah cuti panjang untuk merawat anak-anak, jelaskan alasan mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya.

Jangan biarkan pewawancara bertanya-tanya apakah keputusan untuk menjadi orang tua di rumah karena tidak dapat menemukan pekerjaan.

Berikan pewawancara jawaban yang jujur, seperti, "Saya mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya untuk menjadi ibu bagi anak-anak saya sampai mereka mencapai usia sekolah. Saya senang bisa menghabiskan waktu itu dengan anak-anak saya. Sekarang saya siap untuk masuk kembali ke dunia kerja."

Pewawancara akan menghargai kejujuran yang Moms utarakan.

2. Tetap Mengasah Keahlian

interview kerja-2.jpg

Pewawancara biasanya ingin tahu bahwa pengetahuan dan keahlian Moms tidak berhenti selama absen dari dunia kerja.

Karenanya, penting untuk menjelaskan bagaimana cara Moms mempertahankan keterampilan dan keahlian yang dimiliki selama merawat anak.

Contohnya dengan membaca artikel atau jurnal perdagangan, menyumbangkan waktu untuk organisasi amal, dan melakukan penelitian atau menulis artikel tentang profesi atau hobi.

Yakinkan pewawancara bahwa keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki Moms adalah yang terkini.

Baca Juga: 4 Keahlian yang Harus Dikuasai Sebelum Menikah

3. Pertimbangkan Fleksibilitas

interview kerja-3.jpg

Jika Moms mencari pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel, tanyakan kepada pewawancara opsi fleksibilitas apa saja yang tersedia.

Sebelum bertanya tentang aturan kerja yang fleksibel, pewawancara harus tahu bahwa Moms memiliki pengaturan yang tegas dalam merawat anak.

Sehingga, jam kerja fleksibel tidak mengganggu pekerjaan, dan Moms dapat dinilai sebagai karyawan yang profesional.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Stres Sebagai Working Moms

4. Kinerja Masa Lalu

interview kerja-4-2.jpg

"Hanya karena Anda meninggalkan tempat kerja untuk melahirkan, tidak berarti standar akan dinaikkan untuk masuk kembali," jelas David Jones, psikolog organisasi dan sumber daya manusia melansir Chrone.

Jelaskan tentang kinerja masa lalu sebagai bukti keterampilan yang dimiliki, berikan contoh nyata dari pekerjaan dan tunjukkan antusiasme untuk kembali ke dunia kerja.

Pewawancara akan melihat bahwa Moms punya minat untuk melanjutkan kualitas pekerjaan yang dilakukan sebelum meninggalkan dunia kerja.

Itu dia Moms, 4 tips interview kerja bagi ibu dengan anak. Semoga sukses kembali ke dunia kerja!

(AP/DIN)

Artikel Terkait