PERNIKAHAN & SEKS
22 April 2019

Sikap Suami Mendadak Berubah, Apa Penyebab dan Cara Menghadapinya?

Duh kok suami jadi seperti tidak biasanya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Setelah menikah ada banyak tantangan yang mungkin Moms alami. Salah satunya sikap suami yang mendadak berubah.

Moms mungkin merasakan suami mengalami perubahan sikap. Tadinya mungkin terlihat romantis di awal pernikahan, lalu tiba-tiba sikapnya menjadi dingin. Bagaimana ya menghadapi sikap suami yang mendadak berubah?

Perbedaan Karakter dan Kepribadian Suami

shutterstock 742041364

Peter Devries seorang penulis seputar pernikahan mengungkapkan bahwa kita kerap jatuh cinta pada kepribadian seseorang tetapi kenyataannya adalah kita harus hidup dengan karakter.

Kepribadian adalah hal yang ditunjukkan seseorang saat bertemu dengan orang lain.

Cara interaksi seseorang yang menyenangkan disebut dengan kepribadian. Maka tak heran jika Moms pasti jatuh cinta pada kepribadian suami.

Sementara karakter adalah sikap diri suami yang sebenarnya. Karakter adalah hal yang muncul secara spontan dan hal-hal yang ada di dalam pikiran dalam hitungan detik.

Saat menghadapi konflik atau krisis, maka akan muncul karakter diri kita yang sebenarnya.

Baca Juga: 5 Cara Memperbaiki Hubungan dengan Suami Setelah Bertengkar

Ketika Moms dan pasangan merasa cocok di awal pertemuan, artinya yang bertemu adalah kepribadian masing-masing.

Namun, bukan berarti Moms atau pasangan saling menipu. Memang karakter akan muncul secara perlahan seiring berjalannya waktu.

Semakin sering dua orang berkomunikasi, maka akan semakin terungkap hal yang menjadi karakternya.

Hal ini yang terlihat sebagai sikap suami berubah Lalu bagaimana jika ternyata karakter pasangan tidak bisa kita terima? Perubahan inilah yang harus diantisipasi agar pernikahan tetap harmonis.

Baca Juga: Ini 7 Tanda Pasangan Suami-Istri Butuh Konseling Pernikahan

Menghadapi Sikap Suami yang Mendadak Berubah

shutterstock 1057029317

Menurut Devries, kunci komunikasi adalah yang utama. Banyak pasangan yang akhirnya memutuskan untuk berpisah karena tidak bisa membicarakan masalah dalam pernikahan secara terbuka.

Banyak pasangan yang terpicu emosi saat berbicara sehingga membuat keputusan yang gegabah.

Penting bagi pasangan untuk berpikir bahwa menyelamatkan perkawinan jauh lebih penting dibanding memikirkan siapa yang kalah dan menang.

Masalah perubahan sikap juga bisa diatasi dengan kebiasaan baik setiap harinya. Kebiasaan memeluk dan mencium suami setiap pagi misalnya dapat membantu Moms dan pasangan mendapatkan diskusi yang terbuka.

Lalu bagaimana jika suami tidak romantis? Cobalah untuk banyak mengobrol mengenai apa yang diinginkan terutama soal hubungan pernikahan.

Meskipun sulit menghadapi suami yang dingin, Moms perlu berusaha untuk memperjuangkan hubungan tersebut.

Jangan merasa kalah atau merasa terus mengalah karena rasa cinta harus dipupuk setiap hari. Hal ini dilakukan agar perubahan sikap dan munculnya sikap asli suami bisa tertangani dengan baik.

Baca Juga: Suami Mengalami Depresi? Kenali Tanda-tandanya!

Namun, ada beberapa tanda peringatan yang Moms harus waspadai. Ann Smith LPC, LMFT seorang konselor pernikahan mengungkapkan bahwa beberapa peristiwa tunggal yang menunjukkan perubahan sikap suami memang bisa ditolerir.

Perubahan sikap mungkin terjadi sesekali dan menyebabkan pertengkaran. Tapi jika sudah terlihat menjadi suatu pola ada baiknya Moms sedikit mewaspadai kondisi tersebut.

“Perubahan sikap yang sudah menjadi pola menunjukkan bahwa adanya masalah mental atau kondisi yang jauh lebih besar,” ujarnya.

Jika Moms melihat perubahan dramatis lebih dari beberapa minggu sebaiknya segera melakukan aksi. Banyak pasangan yang terjebak pada kondisi ini bertahun-tahun.

Moms bisa meminta bantuan tenaga ahli seperti konselor pernikahan atau psikolog untuk mengatasinya. Kalau Moms sendiri, apakah pernah merasakan sikap suami yang berubah?

(MDP)

Artikel Terkait