KEHAMILAN
19 Oktober 2019

Simak Cara Mencegah Stretch Marks di Tiap Trimester

Stretch mark adalah gangguan umum selama kehamilan.
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Stretch mark berkembang pada sembilan dari sepuluh kehamilan, biasanya pada bulan keenam atau ketujuh.

Garis-garis merah muda di sekitar perut, payudara, atau pinggul ini terjadi ketika kolagen dan elastin, serat yang membuat kulit kencang, meregang dan patah selama kehamilan karena tekanan kenaikan berat badan yang cepat.

Ibu hamil memiliki peluang terbaik untuk mengurangi tampilan stretch mark ketika masih baru. Setelah bekas luka memudar menjadi putih, stretch mark sangat sulit diobati.

Apakah sebagian besar ibu hamil mendapatkannya?

Sebagian besar tergantung pada kehamilan dan genetika, kata dokter kulit Dendy Engelman, MD.

Jika ibu atau nenek mengalami stretch mark, maka sang ibu juga cenderung mendapatkannya meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah stretch mark.

Yuk, simak cara mencegah stretch mark di tiap trimesternya

Trimester Pertama

applying-body-body-lotion-286951.jpg

Setelah tes kehamilan positif, mulailah melembabkan area di mana tanda peregangan paling mungkin terjadi, yaitu perut, punggung bagian bawah, payudara, dan pinggul.

Stretch mark terjadi ketika serat tepat di bawah permukaan kulit pecah karena tekanan kenaikan berat badan yang cepat.

Pelembab membantu menjaga elastisitas kulit, sehingga mengurangi kemungkinan robek ketika tubuh Anda mulai mengembang, kata Debra Jaliman, MD, seorang dokter kulit di New York City.

Di pagi hari, olesi krim yang memberikan hidrasi tambahan.

Di malam hari, tambahkan beberapa tetes minyak yang menyehatkan kulit ke dalam bak air hangat sehingga bisa melembabkan tanpa mengangkat jari.

Cara lain untuk mempertahankan kulit adalah mengendalikan berat badan sesuai dengan rekomendasi dokter.

Trimester Kedua

Jika sudah mengupayakan yang terbaik, santai saja, ketahui bahwa ibu hamil memiliki peluang terbaik untuk mengurangi strecth mark mereka ketika masih baru, kata Dr. Jaliman.

Pilihlah produk yang telah diuji dalam studi klinis secara signifikan meminimalkan jaringan parut.

Perlu diingat bahwa ibu hamil harus rajin menerapkannya setiap hari, dan mungkin perlu waktu hingga satu bulan untuk melihat peningkatan.

Setelah Bayi Tiba

Bekas luka lebih terlihat pada kulit lunak, jadi sekaranglah saatnya untuk memasukkan serum pengencang ke dalam rutinitas.

Pilihlah produk yang aman digunakan saat menyusui dan mengandung bahan alami Centella asiatica, alias daun pegagan, yang menawarkan efek mengencangkan kulit.

Setelah melahirkan, stretch mark biasanya memudar menjadi rona perak dan mungkin hampir tidak terlihat seiring waktu.

Tetapi, jika masih tidak senang dengan penampilannya, konsultasi ke dokter kulit mungkin bisa membantu.

(TPW/DIN)

Artikel Terkait