GAYA HIDUP
11 Oktober 2019

Simak Moms! Ini Dia Manfaat Hot Yoga

Bisa turunkan berat badan hingga memelihara kulit
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Dalam beberapa tahun terakhir, hot yoga menjadi salah satu jenis olahraga yoga yang cukup popular. Karena, melakukan yoga di suhu panas ini ternyata memiliki banyak manfaat, seperti peningkatan fleksiblitas, penurunan berat badan sampai menyehatkan jantung.

Sesuai namanya, yoga dilakukan dalam ruangan yang dipanaskan di atas suhu ruangan normal. Panas dapat diatur ke apa pun yang diinginkan oleh instruktur yoga, meskipun biasanya antara 80 dan 100 ° F (27 dan 38 ° C).

Sesi hot yoga dapat mencakup berbagai pose, dan waktu setiap kelas akan bervariasi dari studio ke studio. Tidak seperti yoga pada umumnya, yang merupakan latihan yang lebih tenang dan serius, jenis yoga ini sering memasukkan musik dan menyertakan lebih banyak interaksi di antara orang-orang di kelas. Meski berbeda, hot yoga sering disamakan dengan bikram yoga.

Lingkungan yang panas memang dapat membuat latihan yoga lebih menantang atau lebih sulit. Namun, jika dilakukan dengan benar dan aman, hot yoga dapat memberikan banyak manfaat, diantaranya:

1. Meningkatkan Fleksibilitas

Fleksibilitas.jpg

Moms mungkin sudah paham bahwa peregangan setelah kita memanaskan otot-otot lebih aman daripada meregangkan otot-otot dingin.

Ini berarti, lingkungan seperti studio hot yoga dapat membuat pose yoga lebih mudah dan lebih efektif. Panas memungkinkan kita meregangkan otot sedikit lebih jauh dan mencapai rentang gerakan yang lebih besar.

Sebuah studi 2013 Trusted Source of Bikram yoga menemukan bahwa setelah 8 minggu, peserta yoga memiliki fleksibilitas yang lebih besar di punggung bawah, bahu, dan paha belakang daripada kelompok kontrol.

Baca Juga: Selain Melatih Fokus, Ini Manfaat Lain Yoga Untuk Anak

2. Membakar Lebih Banyak Kalori

Hot yoga 2.jpg

Seseorang yang beratnya 160 pon dapat membakar sekitar 183 kalori per jam dengan yoga tradisional. Dengan menambahkan suhu panas dapat membantu kita membakar lebih banyak kalori.

Menurut para peneliti di Colorado State University, pembakaran kalori dapat mencapai 460 pon untuk pria dan 330 pon untuk wanita selama sesi yoga 90 menit. Hot yoga meskipun tidak sekuat sesi Bikram Yoga, juga mampu membakar lebih banyak kalori daripada latihan yoga tradisional.

3. Membangun Kepadatan Tulang

Kepadatan tulang.jpg

Menyangga berat badan selama pose yoga dapat membantu membangun kepadatan tulang. Ini sangat penting untuk orang dewasa yang lebih tua dan wanita premenopause, karena kepadatan tulang menurun seiring bertambahnya usia.

Sebuah studi pada 2014 terhadap wanita yang berpartisipasi dalam Bikram yoga selama 5 tahun, menemukan bahwa wanita premenopause telah meningkatkan kepadatan tulang di leher, pinggul, dan punggung bawah mereka.

Hal ini membuat para penulis penelitian meyakini bahwa Bikram yoga atau hot yoga dapat menjadi pilihan efektif untuk mengurangi risiko osteoporosis pada wanita.

Baca Juga: 6 Pose Yoga untuk Membantu Relaksasi

4. Mengurangi Stres

Meringankan depresi.jpg

Banyak orang beralih ke yoga sebagai cara alami untuk mengatasi stres. Sebuah studi 2018Trusted Source tentang orang dewasa yang stres dan tidak aktif secara fisik, menemukan bahwa program hot yoga selama 16 minggu secara signifikan mengurangi tingkat stres peserta.

Pada saat yang sama, hot yoga juga mampu meningkatkan kualitas hidup mereka yang berkaitan dengan kesehatan, serta kepercayaan diri bahwa kita memiliki kendali atas perilaku dan lingkungan sosial yang ada.

5. Meringankan Depresi

Mengurangi stress.jpg

Yoga dikenal sebagai teknik untuk membantu kita menjadi rileks dan meningkatkan suasana hati. Menurut American Psychology Association, itu juga bisa menjadi terapi yang membantu untuk mengurangi gejala depresi.

Sebagai tambahan, sebuah review pada tahun 2017 yang berasal dari 23 studi berbeda yang berfokus pada yoga sebagai pengobatan untuk depresi, menyimpulkan bahwa yoga adalah cara yang efektif untuk mengurangi gejala depresi.

Baca Juga: Yoga Hamil, Apa Manfaatnya untuk Janin?

6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kesehatan jantung.jpg

Pose yoga yang berbeda dengan panas yang tinggi dapat memberikan latihan jantung, paru-paru, dan otot yang lebih menantang, daripada melakukan pose yang sama di suhu yang lebih rendah.

Menurut sebuah studi tahun 2014, hanya satu sesi hot yoga sudah cukup untuk membuat jantung Anda memompa pada kecepatan yang sama dengan jalan cepat atau sekitar 3,5 mil per jam. Hot yoga juga dapat meningkatkan pernapasan dan metabolisme.

7. Mengurangi Kadar Glukosa Darah

Menurunkan glukosa dalam darah.jpeg

Sementara jenis olahraga apa pun dapat membantu membakar energi dan mengurangi kadar glukosa (gula) yang bersirkulasi dalam aliran darah, hot yoga dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi orang-orang yang berisiko lebih tinggi untuk diabetes tipe 2.

Sebuah studi 2013 Trusted Source 2013 menemukan bahwa program yoga Bikram jangka pendek meningkatkan toleransi glukosa pada orang dewasa yang lebih tua dengan obesitas, tetapi kurang berpengaruh pada orang dewasa muda dan kurus.

Baca Juga: Yoga Mampu Merubah Hidup Anda

8. Memelihara Kulit

Membuat kulit sehat.jpg

Banyak berkeringat adalah salah satu tujuan utama dari yoga panas. Salah satu manfaat dari berkeringat di lingkungan yang hangat adalah dapat meningkatkan sirkulasi, membawa darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke sel-sel kulit. Ini, pada gilirannya, dapat membantu menyehatkan kulit dari dalam.

Singkatnya, hot yoga adalah pilihan yang bagus bagi orang yang ingin terhubung dengan pikiran dan tubuh mereka, seperti semua bentuk yoga lainnya. Perbedaannya murni pada lingkungan.

"Keringat bisa sangat manis bagi banyak orang. Hot Yoga dapat menjadi pilihan bagus bagi mereka yang menyukai intensitas dan mencari cara untuk menghilangkan keringat yang serius,” jelas Jasmine Rausch, ahli terapi yoga bersertifikat, ahli kesehatan perusahaan, dan pendiri Terapi Yoga Root seperti dikutip dari thethirty.whowhatwear.com.

Baca Juga: Prenatal Yoga, Apa Manfaatnya dan Teknik yang Dilakukan?

Hot yoga.jpg

Namun, Rausch menekankan agar moms harus tetap mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk mendapatkan hasil maksimal dari latihan yoga ini tanpa cedera. Dia menyarankan untuk minum air demi menyeimbangkan kelembapan yang membuat tubuh kita berkeringat dan bernafas.

"Saya sarankan memulai hidrasi setidaknya dua jam sebelumnya." Juga, karena panas, itu bukan untuk semua orang. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau rendah, kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya, hamil, rentan terhadap heat stroke, dehidrasi, atau memiliki reaksi buruk terhadap lingkungan yang panas, konsultasikan dahulu dengan dokter Anda sebelum melakukan aktivitas ini,” imbuhnya.

Artikel Terkait