KEHAMILAN
19 September 2019

Simak Waktu yang Dibutuhkan Selama Proses Bayi Tabung Berikut Ini

Kesabaran adalah kunci. Maklum, waktu yang dibutuhkan untuk menjalani proses bayi tabung lumayan lama, Moms!
Artikel ditulis oleh Ryo
Disunting oleh Ryo

"Empat minggu merupakan waktu yang dihabiskan dalam siklus bayi tabung atau atau In Vitro Fertilization (IVF), yakni setelah semua pengujian yang diperlukan selesai. Waktu tersebut belum termasuk waktu tunggu untuk tes kehamilan dimana memakan waktu 10 hari hingga dua minggu,"kata Christina Dias,RN, Manajer Fertility News di Reproductive Medicine Associates of Connecticus (RMACT).

Sementara, Dr Carolina Sueldo, spesialis fertilitas endokrinologi reproduksi di Miami, Florida, memaparkan,” Treatment IVF secara penuh bisa memakan waktu sekitar dua bulan. Jangka waktu yang dibutuhkan tergantung pada seberapa cepat atau seberapa baik tubuh seorang ibu, merespons berbagai obat yang diperlukan untuk perawatan.”

Baca Juga: 5 Selebritis Ini Mendapatkan Anak dari Bayi Tabung

Banyak Langkah

Unknown.jpeg

Foto: verywellfamily.com

Dalam proses IVF, tambah Sueldo, akan banyak langkah yang harus dijalani. Langkah pertama adalah pemblokiran siklus menstruasi alami. Lanjut ke pengendalian kelahiran hormonal melalui suntikan hormon. Nah, proses ini Moms, bisa berjalan beberapa minggu.

Selanjutnya, kita masuk ke stimulasi ovarium. Di proses ini, Moms akan menyuntik diri sendiri sekitar satu hingga tiga kali sehari. Proses ini bakal dimonitor dengan ketat, untuk memastikan sel telur tumbuh sebagaimana mestinya.

Nah, saat benar-benar matang, sel telur tersebut akan diambil. Tepatnya 34-36 jam setelah suntikan Human Chorionic Gonadotropin (HCG) dilakukan. Setelah pengumpulan sel telur dilakukan, pembuahan harus langsung dijalankan.

Baca Juga: Ingin Ikut Program Bayi Tabung? Ini 5 Hal yang Harus Kita Pahami

Transfer Embrio

ivf-1.jpg

Foto: geneticliteracyproject.com

Setelahnya, Moms harus menunggu beberapa hari sampai terbentuk embrio berkualitas baik untuk dipindahkan ke rahim.

"Transfer embrio merupakan prosedur sederhana yang tidak memerlukan anestesi apa pun. Embrio akan dimasukkan dalam kateter lunak dan ditempatkan di rongga rahim melalui serviks,"kata Sueldo.

Setelah itu, Moms akan menunggu sekitar 10 hari, kurang lebih, untuk melihat apakah embrio yang sudah dimasukkan bisa tertanam di dalam rahim.

Karena prosesnya panjang, ya sabar saja ya, Moms. Jangan sampai stress, agar hasilnya sukses!

Baca Juga: Kenapa Harus ke Psikolog Saat Program Bayi Tabung?

(RYO/DIN)

Artikel Terkait