RUPA-RUPA
28 Juni 2016

Single Parent? Be The Best Mom!

Do you know that you're so precious?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh serenata.rosalia
Disunting oleh serenata.rosalia

Memiliki keluarga yang harmonis adalah impian dari setiap pasangan. Hidup bersama dengan orang yang kita cintai merupakan suatu kebahagiaan yang sangat berarti. Tapi, hidup tidak selalu berjalan mulus. Selalu ada saja tantangan dan masalah yang harus dihadapi setiap orang. Dalam sebuah keluarga, mendidik sang buah hati tidaklah mudah, terlebih jika Anda seorang single parent. Tapi, bukan berarti Anda tidak mungkin bisa menjadi seorang ibu yang baik untu anak-anak Anda.

Bersikap positif

Menjadi single parent bukan hal yang buruk, Anda tetap bisa menjadi orangtua yang sukses bagi anak Anda. Tetaplah bersikap positif di depan anak-anak dan buatlah mereka mengerti mengenai beberapa permasalahan dalam hidup. Jangan membicarakan hal-hal yang negatif tentang ayahnya, karena sampai kapanpun anak pasti akan mengangap orangtuanya sebagai pahlawan.

Bukan Kelemahan

Jangan terpengaruh dengan omongan orang atau anggapan negatif tentang single parent. Teruslah hidup untuk masa depan Anda dan anak-anak. Jangan menjadikan kondisi ini sebagai kelemahan dalam mendidik anak. Banyak kisah inspiratif dari seorang orangtua tunggal yang sukses mendidik anak-anaknya. Justru Anda dapat lebih leluasa dalam mendidik anak dan tanpa disadari Anda juga sudah menjadi manusia yang gigih dalam pembentukan prestasi dalam masa depan anak Anda.

Mengatur waktu

Tugas seorang ibu yang masih memiliki pasangan saja akan sangat sibuk mengurus rumah dan keperluan anak, apalagi menjadi seorang single parent? Sebaiknya, buang jauh-jauh anggapan itu. Mulailah mengatur waktu yang efektif dengan sang buah hati, misalnya mengajaknya berbelanja bulanan, memasak, atau berolahraga. Libatkanlah anak dalam aktivitas yang dapat Anda lakukan berdua sehingga anak tidak merasa diabaikan dan merasa selalu dekat dengan Anda.

Ciptakan Komunikasi yang Transparan

Bicaralah dari hati ke hati dengan anak. Anda dapat mencurahkan perasaan Anda dan menanyakan pendapat pada anak Anda. Jadilah teman terbaik untuk anak karena mereka pun sedang melewati masa yang sama dengan Anda, di saat anak melihat temannya liburan dengan orangtua atau ketika orangtuanya pergi mengambil rapor bersama, tentunya momen tersebut juga yang diinginkan sang anak. Buatlah suasana yang nyaman dalam komunikasi, karena anak Anda kelak akan lebih menghargai arti keberadaan orangtua seutuhnya.

Foto: forbes

(DA)

Artikel Terkait