RUPA-RUPA
16 Juli 2019

Kabar Duka di Hari Pertama Sekolah, Siswa Taruna di Palembang Meninggal Saat Orientasi

Penyebabnya belum diketahui, namun ditemukan luka memar pada korban

Sumber: tribunsumsel.com/melissa

Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Hari pertama masuk sekolah harusnya bisa menjadi hari yang membahagiakan, karena akan berkumpul bersama teman-teman lagi setelah sekian lama menjalani liburan.

Sayangnya hal ini tidak berlaku untuk seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna Palembang, Sumatera Selatan. Hari pertama sekolah yang membahagiakan tidak akan pernah bisa ia rasakan.

Mengutip dari Liputan6, siswa bernama Delwyn Berli Julindro ini meninggal dunia saat mengikuti masa orientasi siswa di sekolahnya.

Siswa berusia 14 tahun ini telah mengikuti Masa Orientasi Mahasiswa (MOS) sekolah sejak 1 minggu terakhir setelah ia lulus SMP.

Baca Juga: Perlukah Anak Masuk Sekolah PAUD Terlalu Dini?

Sempat Dibawa ke Rumah Sakit

1140-hospital-sign.imgcache.revf2bb1cb4c0f694ab41e60e4980efd88e.jpg

Dilansir dari Liputan6, sebelum meninggal, Delwyn sempat dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh pengobatan. Sayangnya nyawa korban sudah tidak tertolong lagi dan meninggal dunia di RS Myria, Palembang, sekitar pukul 04.00 WIB.

Orang tua dari Delwyn, Berce, mengaku baru tahu bahwa sang anak dibawa ke rumah sakit setelah dihubungi oleh sekolah tempat anaknya menjalankan MOS, bahwa sang anak sudah dibawa ke rumah sakit.

Begitu sampai di rumah sakit, ia mengaku terkejut karena sang anak, Delwyn, sudah terbujur kaku di rumah sakit tersebut. Hingga sekarang, penyebab kematian Delwyn ini masih belum diketahui.

Ada Luka Memar di Bagian Lutut

1296x728_bruise-colors-H1.jpg

Mendapati sang anak meninggal dunia tanpa alasan yang jelas, Berce tidak menerima begitu saja. Apalagi ia menemukan ada luka memar pada bagian lutut kiri Delwyn. Hal inilah yang membuat kecurigaannya pun muncul.

Berbekalkan ini, Berce langsung melaporkan kejadian ini kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Resor Kota Palembang. Ia ingin kasus kematian anaknya bisa diusut sampai tuntas, hingga penyebab kematiannya diketahui.

"Yang diperiksa adalah pihak sekolah, karena mereka yang menggelar kegiatan. Ada tiga siswa teman korban juga kami periksa," ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, dilansir dari Kompas.com.

Baca Juga: Ternyata Begini Tradisi Hari Pertama Sekolah Di Berbagai Negara

Setelah melaporkan kejadian ini, olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi mata pun dilakukan. Sayangnya belum ditemukan apa penyebab kematian Delwyn Berli Julindro.

Kini keluarga Delwyn harus menunggu hasil forensik kedokteran. Apakah benar penyebab kematian Delwyn diakibatkan karena MOS yang ia jalani, atau tidak.

Dikutip dari Kompas.com, diketahui sebelumnya Delwyn berjalan kaki sejauh 8,7 kilometer dalam kegiatan MOS tersebut. Namun, ia mendadak pingsan saat berjalan di parit.

Artikel Terkait