PERNIKAHAN & SEKS
17 Februari 2020

Sperma Di Pagi Hari Lebih Berkualitas!

Siapkan alarm untuk seks di pagi hari, karena peluang kehamilan lebih besar di waktu ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Beragam cara serta tips meningkatkan peluang kehamilan mungkin sudah Moms dan Dads coba. Mulai dari menghitung waktu ovulasi, gaya bercinta hingga mengonsumsi ragam makanan yang diklaim dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Rupanya para peneliti juga menemukan waktu tepat bercinta untuk meningkatkan peluang kehamilan, yaitu sperma di pagi hari. Yuk cek ulasannya berikut ini.

1. Sperma di Pagi Hari

sperma di pagi hari

Foto: simplemost.com

University Hospital Zurich, Swiss, melakukan penelitian terhadap 12.245 sampel semen dari 7.068 orang berusia antara 25-40 tahun.

Para peserta ini tengah menjalani perawatan kesuburan dengan pasangan mereka yang dikumpulkan di universitas antara 1994-2015. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas semen dalam sperma berbeda setiap jam-nya dalam satu hari dan bulan dalam setahun.

“Sample semen yang dikumpulkan pagi hari sebelum jam 7:30 pagi menunjukkan bahwa konsentrasi sperma, total jumlah sperma dan morfologi normal berada pada tingkat tertinggi, dengan statistik yang signifikan,” ungkap ketua penelitian ini, Dr Brigitte Leeners dari Departmen Endokrinologi Reproduksi, University Hospital Zurich, seperti dikutip dari thesun.co.uk.

Baca Juga: Jangan Ragu untuk Berhubungan Seks di Pagi Hari, Ini 7 Keuntungannya

2. Peluang Kehamilan di Musim Dingin

iStock_35035058_4x3.jpg

Foto: parents.com

Tidak hanya meneliti sperma di pagi hari, penelitian yang dilakukan oleh University Hospital Zurich ini juga meneliti bagaimana musim memengaruhi peluang kehamilan.

Penelitian dalam jurnal Chronobiology International ini menemukan bahwa konsentrasi sperma dan total jumlah sperma yang diambil pada musim semi mengalami peningkatan yang signifikan.

Tidak diketahui pasti apa penyebab fenomena musim semi lebih memberi peluang kehamilan, namun kemungkinan adanya fakta bahwa “Panas dapat memberikan dampak negatif pada kualitas sperma,” ungkap perawat kebidanan, Risa Klein, seperti dikutip dari romper.com.

Baca Juga: Destinasi Wisata Musim Dingin Di Asia yang Wajib Dikunjungi

3. Tidak Ada Waktu yang Sempurna

sperma di pagi hari

Foto: fertilitytips.com

Meski penelitian telah membuktikan sperma di pagi hari memiliki jumlah semen yang lebih baik untuk meningkatkan peluang kehamilan, namun motilitas sperma rupanya lebih meningkat di sore hari.

Hal ini terungkap berdasarkan studi di tahun 2006 yang diterbitkan Research Gate. Peningkatan motilitas sperma di sore hari, menandakan bahwa sperma berenang lebih baik di sore hari dibandingkan pagi hari. Dengan adanya bukti-bukti ini, ahli kesuburan sekaligus Direktur Medis di klinik kesuburan New Life, Surrey, Amin Gafar memberikan pandangannya.

Menurutnya, apapun masalahnya, perbedaan waktu berhubungan seks sebenarnya tidak banyak mengubah peluang kehamilan. Contohnya: jika jumlah sperma di pagi hari 87 juta, sedangkan di malam hari 86 juta sperma. Hal ini mungkin terdengar seperti penurunan besar, tapi sebenarnya hanya mengalami 1% penurunan.

Baca Juga: Simak 4 Cara Alami Tingkatkan Jumlah Sperma Agar Cepat Hamil

“Daripada khawatir mengenai waktu untuk berhubungan seks, fokuslah untuk memiliki gaya hidup sehat. Kurangi alkohol, dan bagi seorang perokok, cobalah untuk berhenti.

Makan seimbang, diet bervariasi dan jaga berat badan sehat juga akan membantu sperma dalam kondisi prima,” ungkapnya, seperti dikutip dari babycentre.co.uk.

Artikel Terkait